PESONA SINGLE DADDY (Derita Istri Ketiga 2)

PESONA SINGLE DADDY (Derita Istri Ketiga 2)
BAB 50 AKHIR CERITA ( TAMAT )


__ADS_3

Arya menyadari jika cinta seorang wanita itu berbeda-beda, mempunyai pemahaman serta jalan takdir serta benak hati dalam pekanya sebuah perasaan dan nalar pikirannya yang membentuk jalannya hati. Definisi antara sebuah arti cinta dan kasih sayang yang sejati. Sebuah arti kesetiaan yang tulus terlahir alami jauh didasar hati yang terdalam. Niatan tulus dari hati, sebuah penantian dalam setia meskipun raga tak kerap ada bersamanya. Namun sebuah kesetiaan terbentuk dan terletak didalam hati.


Tetapi Rasa cinta seorang wanita sulitlah di tebak. Tidak ada yang tahu persis isi hati mereka yang sebenarnya, bahkan wanita itu sendiri. Perjalanan cinta Arya yang penuh liku, ia jadikan sebuah pelajaran bagaimana menghargai, mencintai ketulusan hati cinta seorang wanita, terlebih dari sang istri dan pada dasarnya tidak satu wanita pun yang mau cintanya diduakan dengan wanita lainnya.


Seperti halnya juga Abi, ia berusaha mempertahankan cintanya pada Utari, tetapi sang istri begitu acuh hingga merasa harga dirinya sebagai suami tidak ada artinya. Jiwa petualangnya merasa tertantang untuk mencari seseorang yang bisa menghargai cintanya dan pada akhirnya wanita yang mengerti dirinya adalah Kalina. Cinta Kalina memang salah, sudah mencintai suami orang lain. tetapi Cinta tidak pernah salah hanya saja Waktunya tidak tepat. Kalina benar-benar mencintai Abi, hingga ia rela melakukan apapun, merelakan dirinya di cap sebagai wanita murahan dan sebagainya.


Mungkin Utari sudah terlambat menyadari jika yang terbaik adalah Abi, Ia menyesal sudah menyia-nyiakan cinta tulus seorang Abi Sanjaya yang terkenal begitu peduli dengan keluarga dan sesama.


Ya ... penyesalan memang datang terlambat. Kini di masa tuanya Utari hanya bisa menyibukkan diri dengan hobi dan bermain dengan cucu-cucunya dan merasakan kesepian disaat malam tiba. Bagaimana pun sejatinya ia ingin ada seseorang yang menggenggam tangannya dan memeluknya di kala tidur.


Sedangkan Putra sama halnya dengan Utari, ia begitu merasa bersalah dan hanya bisa memandangi sang istri yang saat ini terbaring sakit di rumah sakit, Hatinya baru merasakan setelah membaca semua isi buku dairy istri pertamanya. Sungguh cinta seperti apa yang diberikan Lisa untuknya. Hingga membuat Putra yang terkenal dingin bisa menangis. Putra memandangi foto semasa mereka masih di bangku sekolah SMA hingga foto Lisa duduk sendirian di sebuah ayunan di rumah yang dulu sering mereka tempati saat masih pengantin baru. Semua tersusun rapi di setiap momennya.


“Paman, Sudah. Percuma menangisi semuanya. Sudah terlambat menyadari cinta Bibi Lisa,” ujar Arya yang sedang menjenguk Lisa di rumah sakit. Lisa mendadak di larikan ke rumah sakit oleh kedua asisten rumah tangga saat selesai pesta pernikahan Aira.


Putra masih terdiam memandangi wajah sang istri. Mengusap pipinya dengan lembut sambil mengenang masa-masa muda.


"Lisa, Maafkan aku. Aku memang egois sedari dulu. Aku memang melarangmu ini dan itu, bahkan aku sudah melarangmu untuk mengajar sebagai guru. Padahal itu adalah kesenanganmu, Maafkan aku sudah menduakanmu, menduakan cintamu selama 25 tahun,” batin Putra.


"Papa!” Bima dan istrinya masuk kedalam ruangan di ikuti Aira dan Aldo. Arya dan Putra menoleh kearah mereka.


"Papa, Mama Lisa kenapa?” tanya Aira saat di dekat brankar Lisa.


“Mama Lisamu, sakit. Selama ini Mamamu menyembunyikan penyakit kankernya dari papa.” Putra tak kuasa menahan air matanya. ia tertunduk dan terus menggenggam tangan Lisa.


“Kanker?” gumam Aira tidak percaya.

__ADS_1


"Kanker rahim stadium akhir dan sudah tidak bisa disembuhkan. Hanya menunggu keajaiban.” Putra mengusap air matanya. Ia benar-benar tidak menyangka istrinya itu pintar menyembunyikan penyakitnya dan tidak mau merepotkannya dan mengganggu kebahagiaan suami dengan istri keduanya.


“Pa, kita bisa bawa mama ke Singapore, disana akan mendapatkan penanganan yang lebih baik,” ujar Aldo pada putra.


“Kondisi Lisa tidak memungkinkan untuk dibawa kesana, Aldo.”


"Kita bisa membawa dengan heli, Pa! Setidaknya kita mencobanya.”


“Kamu benar. Iya! Kamu benar.” Putra kemudian melihat Arya, Arya pun mengerti maksud Putra.


"Baiklah aku akan berbicara dengan dokter dan mengurusi semuanya. Ayo Aldo!”


Arya dan Aldo bergegas bertemu dokter untuk meminta agar di izinkan membawa Lisa ke luar negeri untuk pengobatan lebih lanjut.


Sementara itu Abi dan Kalina tengah sibuk mempersiapkan pameran pertama untuk disain jas dan pakaian miliknya. Acara tersebut juga di hadiri Utari dan disainer lainnya. Semua orang juga sudah mengetahui jika Abi dan Utari sudah berpisah dan Abi menikah dengan Kalina. Utari melihat karya Kalina yang tak kalah bagus pun hanya tersenyum tipis. Sementara Abi sesekali melihat ke arah Utari begitu juga Utari. Abi mencuri pandang hanya untuk memastikan kondisi Utari sudah membaik atau belum. Ia bersyukur Utari sudah bisa tersenyum seolah menerima kenyataan.


"Tidak perlu.”


"Kenapa!”


“Tidak apa-apa.” Abi tersenyum kemudian menggenggam tangan Kalina. Kalina tersenyum memandangi Abi. Ia tahu Abi melakukan itu hanya agar ia tidak cemburu. Padahal Bagi Kalina tidak masalah jika hanya sekedar bertanya kabar. Tapi Abi tetap lah Abi yang akan selalu mementingkan orang yang selalu menghargai dan mencintainya dengan tulus.


Sementara itu Utari sedang berbincang dengan seorang pria yang tertarik dengan disain jas dan gaun pengantin rancangan miliknya.


"Terima kasih, tuan atas pujian Anda untuk karya saya. Saya sangat terharu.” Utari tersenyum pada pria yang seumuran dengan Abi.

__ADS_1


"Ya ... Saya tertarik dengan disain gaun Anda nyonya. Saya akan merekomendasikan untuk anak saya yang tiga bulan lagi akan menikah.”


"Oh ... silahkan tuan, saya merasa terhormat dan bangga jika putri tuan mengenakan gaun pengantin dari butik dan disain saya. Saya akan memberikan yang terbaik.”


"Bukan hanya tertarik dengan disain Anda, Nyonya. Saya juga tertarik dengan Anda. Bagaimana kalau kita minum teh sore ini.”


"Ouh, Em ... maaf tuan. Sore ini saya harus secepatnya pulang. Sahabat saya sedang di rawat di rumah sakit. May be next time.” Utari tersenyum sedikit malu, sebab pria tersebut pandangan begitu intens seolah memang ingin tahu lebih dalam tentang Utari.


"Baiklah, Boleh saya meminta nomor ponsel Anda?” tanya pria tersebut sambil menyodorkan ponselnya pada Utari.


"Oh, sure! Tentu saja!” Utari kemudian mengambil ponsel pria tersebut dan mengetik nomor ponselnya.


"Sudah tuan, kalau begitu saya permisi.” Utari kemudian meninggalkan pria tersebut.


"Utari sepertinya kau lupa padaku. Aku Reno, teman SMP mu dulu!” gumam Reno melihat Utari berjalan keluar menuju backstage.


Abi dan Kalina tersenyum melihat Utari berbicara dengan pria tersebut. Pria tersebut Juga sudah bertemu dengan Abi dan Kalina. Abi lega jika pria yang tak lain tak bukan adalah teman semasa Utari sekolah SMP dilu ingin mendekati Utari. itu Artinya Utari tak lagi kesepian di masa tuanya.


***


TAMAT.


TERIMA KASIH SUDAH MENGIKUTI CERITA MAS ARYA. DAN MAAF SAMPAI DISINI YA. MUNGKIN KALAU SEMPAT AKU BUATKAN EKSTRA PART-NYA.


LANJUT KE CERITA

__ADS_1


CINTA TERHALANG RESTU.


__ADS_2