
Rani terbangun, sembari menatap ke arah jam dinding, jam menunjuk pukul 5 pagi.
"Sudah subuh. Aku harus bangun, shalat subuh."
Setelah Rani melaksanakan shalat subuh, Rani kembali istirahat sejenak. Rani mengambil ponselnya, dan mengirim pesan buat kekasihnya Burhan. Ternyata sewaktu dia mau menulis pesan, ada pesan masuk di ponselnya, rupanya Burhan duluan yang memberi kabar.
"Pagi sayang. Sudah shalat subuh nya."
"Sudah sayang. Kalau kamu?" Rani pun balik mengirim pesan ke Burhan. Namun kiriman itu langsung di jawab Burhan, seperti biasa. Burhan kalau sudah selesai shalat subuh pasti Burhan mencari ibunya. Kemungkinan ada yang bisa Burhan lakukan untuk ibunya.
Akhirnya Rani, terlelap sembari menunggu balasan Burhan, dengan ponsel diatas tubuhnya. Tak terasa matahari sudah bersinar terang.
"Ya Allah, ini jam berapa ya. Aku harus mandi dan siap siap mengucapkan selamat buat ayah ku. Hari ini kan ultah ayah."
Rani pun segera bangkit dari tempat tidurnya, dan segera mengambil handuk untuk mandi. Usai Rani mandi, Rani mengenakan baju dan berhias yang cantik. Karena Rani mau terlihat cantik di hari ultah ayahnya. Rani pun segera keluar dan bertanya dengan pak Rahmat penjaga rumahnya, sudah ada belum kiriman paket. Kan janjinya jam 8 akan di kirim.
"Pak, ada paket belum yang datang."
"Belum Non."
"Aduh kemana ya. Katanya sebelum jam 8, paket di antar. Beneran pak belum datang."
"Benar Non"
Rani pun mencoba menelpon bagian toko tepat Rani mesan kue kemaren.
"Tut"
"Tut."
Tak lama handphone Rani diangkat.
"Halo."
"Iya Eni bakery."
"Iya, saya mau tanya pesanan kue ultah saya kemaren, sudah diantar belum?"
"Udah mbak, mungkin masih di jalan."
"Oh gitu ya. Ya udah makasih mbak."
""Oke. Sama sama."
Rani pun sedikit lega mendengar paketan nya udah dalam perjalanan, karena Rani tak sabaran ingin mengucapkan selamat buat ayahnya.
"Pak kalau paketan udah datang, tolong kasih kan sama Bi Atun ya. Ntar Rani bilang juga sama Bi Atun."
"Iya Non."
__ADS_1
Rani kembali masuk lagi ke kamar, karena Rani tidak mau sampai bertemu ayahnya langsung. Karena Rani ingin melihat ayahnya hari ini langsung dengan memeluk ayahnya dan langsung memberikan ucapan selamat ulang tahun. Jadi Rani sementara bersembunyi dulu di kamarnya.
"Oh lupa bilang sama Bi Atun." Rani kembali keluar kamar dan menemui bi Atun.
Tak di sangka di dapur, Rani tidak menemukan Bu Atun ,namun yang ada cuma Bi Ina dan Bi Lastri.
"Bi Ina,. kemana Bi Atun ya?"
"Nggak tau Non. Memang nya ada apa Non."
"Sini Bi. Kalau Bi Atun ada nanti, bilang tolong ambil paketan sama Pak Rahmat di depan ya."
"Iya Non. Kalau Bi Atun, masih belum ada nanti Bi Ina jadi yang ambilnya, terus Bi Ina kasihkan sama Non."
"Oh ya udah Bi. Terima kasih ya."
"Sama sama Non."
Rani pun senang, karena dirumah ini selain Bi Atun, Rani juga masih suka sama Bi Ina. Kalau sama Bi Lastri, Rani betul betul kurang menyukainya, karena Bi Lastri adalah pembantu yang genit suka merayu dan mengganggu ayahnya Rani.
Rani sungguh tak sabar menunggu paketan datang, karena Rani takut keburu ayah nya memanggil. Dan kejutan untuk ayah nya jadi tidak suprise lagi untuk ayahnya. Karena yang ada di benak Rani, ketika melihat ayah nya pertama kali adalah ucapan selamat ulang tahun yang keluar untuk ayahnya.
Tak lama dari Rani masuk kamar, terdengar suara pak Rahmat masuk ke rumah, dan bertanya kemana Bi Atun.
"Atun, Atun. Ina kemana Atun ya?" Pak Rahmat mencari Atun
"Atun nggak ada, mas l. Ada apa?" BI Ina menjawab
"Oh ya pak." Jawab Bi ini, karena Bi Ina sudah dititip pesan sama Rani. BI Ina langsung mengantarkan kepada Rani.
Dari bilik kamar Rani mendengar suara pak Rahmat mencari Bi Atun, dan menyerahkan paketan itu kepada Bi Ina untuk dititipkan kepada Bi Atun
"Itu sepertinya suara Pak Rahmat ya." Benak hati Rani berkata. Rani beranjak keluar, ternyata Bi Ina sudah mengarah ke kamarnya Rani.
"BI. Itu paket Rani kan?"
",Iya Non." BI Ina sambil menyerahkan paketan itu kepada Rani.
Rani segera mengambilnya dan langsung membukanya, Setelah itu Rani langsung bersiap siap menuju ke ruang tamu yang dekat dengan kamar ayahnya. Rani pun memanggil ayahnya supaya ayah nya keluar dari kamar.
"Ayah."
"Ayah."
Ayah Rani langsung keluar dari kamarnya tak disangka ayahnya melihat Rani memegang sebuah kue ultah yang sudah di nyalakan lilinnya.
"Happy Birthday ayah. Semoga panjang umur, sehat selalu. I love u."
"Terima kasih sayang.," Sambil meniup lilin, mata ayah Rani seakan berkaca kaca.
__ADS_1
Ayah Rani tak menyangka diusia nya yang sudah 50 an, anak nya masih mengucapkan hari kelahirannya, dan rasa haru ayah Rani bercampur sedih, karena biasanya ada istrinya yang selalu mendampingi mereka.
"Sekarang ayah potong lilinnya."
Ayah Rani memotong kue, yang diberikan Rani. Dan semua yang berada di rumah mendapat bagian semua dari kue ultah ayahnya Rani, Dan semua assisten yang ada di rumah Rani. turut menikmati kebahagiaan hari ini.
"Oh iya ayah. Rani punya kado buat ayah. Rani sambil menyerahkan kado nya ke ayah Rani.
Perlahan lahan ayah Rani membuka kado spsial dari anaknya Rani.
"Apa ya ini, Bismillah." Ayah Rani begitu senang nya ketika menatap lukisan yang penuh makna dari anaknya.
"Indah kan ayah lukisannya?"
"Ini siapa yang melukisnya."
"Ayo tebak siapa?"
"Ya ayah mana tau sayang. Tapi ayah pulang filing klu yang melukis ini kamu, secara ayah tau anak ayah juara melukis."
"Ayah betul sekali. Siapa dulu anak ayah?
"Alhamdulillah. Makasih ya sayang. Atas kejutan nya buat ayah. Pokok nya hari ini ayah traktir semua yang ada dalam rumah ini. Kita jalan semua."
"Benarkah ayah. Bibi semua, Pak Somad sama Pak Rahmat di ajak semua."
"Betul. Kita liburan hari ini."
" Terima kasih tuan." Semua para assisten rumah tangga Rani semua nya diajak ayah Rani liburan.
"Mana Adi. Bilang panggil tuan. Di suruh periksa mobil. Pastikan kondisi nya baik dan aman."
"Baik tuan."
Semua seisi rumah Rani tampak bahagia. Mereka dapat traktiran gratis oleh tuan rumah mereka. Bahkan ikut meriahkan kegembiraan ayah Rani.
Terutama ayah Rani merasakan kebahagiaannya bersama anaknya dan para assisten rumahnya yang setia menjaga rumahnya.
Akhirnya mereka kembali ke kamar masing masing dan mempersiapkan diri untuk liburan mereka.
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
Jangan lupa di tunggu ya.
Like
Komen
Vote
__ADS_1
Hadiah🌹🌹
🤗🤗🤗🙏🙏🙏🤗🤗🤗