
Setelan bisa mencari alasan keluar rumah lagi. Rani menuju ke arah rumah Burhan. Burhan juga sudah lama menunggu Rani. Rasa tak sabar nya menggebu tak sabar bertemu.
"Rani mana ya, kok belum ada kabar. Dia jadi tidak ke sini." Tanya Burhan dalam hati nya.
"Han. Kamu nunggu siapa kok sepertinya gelisah betul."
"Rani, Bu. Katanya mau ke sini."
"Udah sabar aja kok. Mungkin dia udah dalam perjalanan ke sini. Kenapa tidak kamu jemput saja?"
"Katanya dia yang mau kesini Bu. Aku di suruh menunggu saja."
"Ya udah. Kamu sabar aja."
Tak lama dari ibu dan Burhan membicarakan Rani. Mobil Rani pun datang.
"Itu sepertinya mobil Rani."
"Kok ibu tau itu Rani."
"Ya, Rani dulu kan sering beli gado gado sama ibu pakai mobil itu."
"Oh iya iya. Lupa Bu."
"Hemmm." Ibu nya Burhan tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.
Burhan pun segera keluar menyambut kedatangan Rani.
"Maaf ya sayang. Aku datangnya sore."
"Tidak apa apa kok, yang penting masih datang. Aku kan maklum kamu lagi sibuk ultah ayahmu."
"Makasih sayang udah mengerti."
"Gimana acaranya sukses."
"Aku senang banget Han. Hari ini selain acara ultah ayahku. Aku bertemu bunda, dan bunda bergabung di acara ayah. Bunda juga tidak membenci ayah. pokoknya aku senang banget."
"Alhamdulillah. Kalau begitu selamat ya."
"Iya sayang. Aku berharap suatu hari saat ayah dan bundaku bisa bersatu kembali. Aamin."
"Aamin. Oh ya Rani besok kamu jadi berangkat ke Jakarta."
"Jadi Han. Aku harus kembali ke Jakarta dan sudah 4 hari aku tidak mengikuti kuliah."
"Aku pasti merindukan mu lagi sayang."
"Kamu juga Han. Jadi kamu berangkat ke Kalimantan nya?"
Burhan terdiam sejenak. Tapi untuk saat ini Burhan belum bisa menjawab iya atau tidak. Karena Burhan bingung meninggalkan ibunya sendiri. Tapi Burhan juga memang harus berangkat demi kehidupan nya yang lebih baik.
"Han. Kok kamu diam. Aku nanya lho."
"Belum tau Ran. Aku bingung meninggalkan ibu sendiri. Pokoknya kalau aku berangkat pasti aku kasih kabar kok."
"Iya udah. Kamu pikir pikir saja lagi. Semangat ya."
"Iya sayang."
Karena begitu senang Burhan bertemu Rani sampai lupa mempersilahkan Rani masuk kerumahnya.
"Oh iya karena senang nya ketemu sama kamu, aku jadi lupa nyuruh kamu masuk." Burhan tersenyum malu.
"Kamu tuh memang sih." Balas Rani bercanda.
"Ya ya. Silahkan masuk permaisuri ku."
__ADS_1
"Tuh kan mulai lagi."
"Nggak mau ya, jadi permaisuri ku."
"Mau lah. Tapi nggak sekarang kan." Rani menjawab sambil tersenyum malu.
"Aku ambil minum buat kamu dulu ya."
"Han. Ibu mana?"
"Kangen ya sama ibu. Tuh ibu di dapur?"
Rani menemui ibu Burhan, seperti biasa Rani dengan ibu Burhan memang sudah akrab. Karena sebelum dekat dengan Burhan Rani sering membeli gado gado ibunya. Jadi Rani sudah tak sungkan lagi kalau berhadapan dengan ibu Burhan.
"Bu. Lagi apa?"
"Eh nak Rani. Baru nyampai ya sayang. Ini ibu lagi motong motong daun ini, kan buat bungkus gado gado."
"Ibu sudah jualan gado gado lagi."
"Ya sayang "
"Rani kangen dengan gado gado ibu. Rani beli 2 bungkus ya Bu."
"Iya sayang. Bentar lagi ibu bungkus kan gado gado nya."
"Bu besok Rani berangkat lagi ya ke Jakarta. Ibu jaga kesehatan ya."
"Hati hati ya sayang. Jaga diri baik baik di sana.".
"Ya Bu. Rani ke depan lagi ya."
"Ya sayang. Oh iya kamu sudah di buatkan minum sama Burhan."
"Han. Rani bawakan minum nya. Kamu ini."
"Nggak apa apa Bu. Rani juga nggak lama kok. Karena Rani bilang sama ayah cuma sebentar keluarnya."
"Oh begitu ya. Berati tunggu ibu bungkus gado gado nya dulu. Sebentar ya."
"Iya Bu. Nggak apa apa kok. Rani tunggu kok."
Burhan dan Rani kembali duduk ke ruang tamu. Rani mengambil teh yang dibuat Burhan untuk nya.
"Maaf ya sayang. Cuma secangkir teh."
."Nggak apa apa kok. Aku udah bertemu kamu sudah hilang rasa haus dan lapar."
"Kamu sudah bisa gombal ya." Burhan tersenyum senang walaupun Rani sedikit gombal ke Burhan.
Setelan selesai motong motong daun..Ibu Burhan ke warungnya kembali. Untuk membungkus kan Rani gado gado untuk di bawa pulang. Setelah selesai membungkus ibu Burhan kembali menemui Rani dengan membawa bungkusan gado gado.
"Ran. Ini gado gado kamu."
"Makasih Bu. Ini Bu uangnya."
"Nggak usah. Sekarang kalau untuk kamu gratis. Kamu kan sebentar lagi jadi menantu ibu."
"Makasih Bu. Aamin."
"Sama sama sayang. Ibu ke warung lagi ya."
"Ya Bu."
Setelah 2 jam lamanya Rani main kerumah Burhan, Rani bersiap mau pulang karena sudah lama dia pamit keluar sama ayahnya. Takut ayahnya marah. Apalagi besok Rani sudah berangkat lagi ke Jakarta.
"Han. Aku pamit pulang ya. Nanti ayah marah aku lama. Apalagi sampai magrib kembalinya.
__ADS_1
"Ya sayang. Besok hati hati di jalan ya. Semoga selamat sampai tujuan. Maaf aku tak bisa ngantar."
"Nggak apa apa. Kan aku diantar ayah besok. Kamu juga jaga diri ya. Kabari aku kalau kamu jadi berangkat."
"Pasti sayang."
Rani pamit juga ke ibu Burhan yang lagi berada di warungnya.
"Bu. Rani pamit pulang ya."
"Iya sayang. Hati hati dijalan ya."
"Sekalian Rani pamit buat besok Bu. Rani nggak bisa mampir lagi."
"Ya nggak apa apa sayang. Kamu jaga diri dan hati hati di sana. Semoga selamat sampai tujuan."
"Iya Bu."
Rani masuk ke mobilnya dan melambaikan tangan nya kepada ibu dan Burhan. Kemudian melajukan mobilnya mengarah pulang.
"Aku akan selalu merindukanmu." ada pesan masuk dari hp Rani. Dan dibukanya pesan itu Burhan.
"Aku juga sayang." Rani membalas pesan Burhan dengan tersenyum senang.
Rani tiba di depan rumahnya. Dan pak Rahmat pun membuka kan pintu pagar.
"Selamat sore Non."
"Sore, pak."
Rani memasukkan mobilnya ke dalam garasi. Setelah mobilnya siap di parkir Rani keluar dari mobilnya. Dan masuk kerumahnya. Ayah Rani masih terduduk di depan sambil nonton tv.
"Sore ayah. Ini Rani bawa gado gado buat ayah."
"Terima kasih sayang. Gimana pekerjaan kamu udah beres."
"Udah dong ayah."
"Baguslah. Besok gimana jadi kamu berangkat."
"Jadi ayah. Tapi Rani belum beli tiket pesawat. Kelupaan tadi siang."
"Ya udah. Sekarang kamu beli."
Rani pun membuka handphonenya dan mencari tiket pesawat.
"Jam berapa kamu mau berangkat besok."
"Pagi aja ayah. Biar sore bisa istirahat. Jadi besok kuliahnya udah fit kembali."
"Ya kamu carilah tiketnya sekarang."
"Iya ayah."
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
Jangan lupa di tunggu ya.
Like
Komen
Vote
Hadiah🌹🌹
🤗🤗🤗🙏🙏🙏🤗🤗🤗
__ADS_1