![RE PUBLISH : MY CUTE BOY FRIEND [ REMAKE ]](https://asset.asean.biz.id/re-publish---my-cute-boy-friend---remake--.webp)
" Ouch, itu sakit ! " Erang Kuro kesal, pasalnya sang adik mencubit lengannya dengan kuat.
" Hm, tidak peduli bagaimanapun caranya suatu hari nanti aku pasti akan membawamu terbang ke atas langit !" Ucap Nana yakin
" Eh, baiklah ! Kalau begitu, suatu hari nanti aku akan membawamu menyelam kedasar laut !" Sahut Kuro membalas perkataan sang adik.
" Hm, janji! "Ucap Nana mengangkat jari kelingkingnya, Kuro yang melihat itu tersenyum dan terkekeh pelan.
" memangnya kau anak kecil?" Ejek Kuro pada sang adik yang bersikap kekanakan.
" Urgh, siapa peduli!!" Kesal sang adik menanggapi ejekan sang kakak.
" Haha, iya-iya! Janji ! " Jawab Kuro sambil mengikat kedua jari kelingking mereka, Nana tersenyum puas melihat sang kakak menanggapi tingkahnya.
" Oh ya Kuro, apa kamu tahu dimana aku menyimpan permataku ?" Tanya Nana pada sang kakak.
" Eh,bukankah kamu tidak membawa permata apapun saat pindah kemari?" Gumam Kuro sembari memiringkan kepalanya, mencoba mengingat kembali apa mungkin sang adik menyimpan permata di kediaman mereka?
" Ah, aku lupa !" Ucap Nana menepuk dahinya, gadis itu menghempaskan tubuhnya dalam pelukan sang kakak.
" Memangnya kenapa?" Tanya Kuro bingung, tidak biasanya sang adik mencari benda seperti permata. biasanya juga pistol atau berkas yang dia cari.
" Aku sudah janji akan memberikan hadiah untuk kucing kecil, jadi apa yang bisa aku buat?" Tanya Nana pada sang kakak, kini Nana berada di pangkuan Kuro dengan lengan Kuro yang melingkar di pinggangnya, sedangkan Nana duduk manis dengan tenang disana.
" Hm, bukankah kamu punya sisa kain?" Tanya Kuro sembari mengingat apa yang ada distudio milik Nana.
" Ah, itu sudah terlalu kecil! Hanya terisa beberapa potongan kecil! " Jawab Nana kesal, bibirnya tertekuk ke bawah membuat Kuro gemas dengan tingkah adiknya yang sedang manja ini.
" Hm,bagaimana kalau buat pita untuk jepit rambut?" Tanya Kuro sembari menatap iris rubi sang adik, berharap saran kecil nya bisa membantu.
" Jepit rambut ya? Rambut kucing kecil juga panjang, boleh juga! " Sahut Nana menerima ide sang kakak dengan tanggapan positif.
" Kalau begitu ayo kita buat!" Ajak Kuro pada sang adik.
" Boleh! " Ucap Nana keluar dari pelukan Kuro dan mulai beranjak bangun.
.
.
.
Mereka kembali kedalam dan bergegas menuju studio desain milik Nana. setibanya didalam ..
" Ah, kalian sudah kembali!" Ucap Lisa menyambut keduanya di ruang tengah.
" Hm," Nana hanya tersenyum pasi, emosinya masih belum stabil saat ini.
" Hahh, anak ini lama-lama semakin menjadi?" Keluh Lisa menggeleng pelan, tak kuasa menghadapi tingkah si kembar.
Kuro menemani Nana membuat beberapa Hiasan rambut untuk para gadis dikelas mereka, waktu berlalu dan malam semakin larut, hingga beberapa lama kemudian...
.
__ADS_1
.
.
" Hah, akhirnya selesai!" Seru Nana merenggangkan tubuhnya yang lelah.
" Eh,sudah selesai ya? " Tanya Kuro yang terbangun dari tidurnya.
" Hm, thanks Kuro! " Seru Nana tersenyum kecil.
" Bukan masalah besar! Oh ya, besok pagi kita ada rapat!" ucap Kuro mengingatkan sang adik.
" Hm.." Sebuah deheman sebagai jawaban dan Nana keluar dari studio, kemudian beranjak pergi menuju ke kamarnya.
.
.
.
Pagi ini dikediaman Yuuki benar-benar berbeda dengan hari biasanya,hari-hari biasanya dimulai dengan teriakan dari si kembar, tapi pagi ini dimulai dengan suasana rapat yang mencekam dari para anggota Yuuki.
06:30 AM
" Lucy cepat bawakan laptopku !" Pinta Nana pada pelayannya.
" Hima, dimana aku meletakkan berkas rapat hari ini?" Tanya Kuro pada Himawari yang entah berada dimana saat ini, sedangkan Kuro kini berjalan menuju ke ruang makan dengan terburu-buru.
" Tuan muda ini berkas rapatnya !" Ucap Himawari yang baru tiba, dan memberikan berkas pada Kuro.
" Nona biar saya rapikan rambut anda lebih dahulu!" ucap Luciffer menarik paksa Nana dan mendudukkan tubuh nonanya dikursi.
" Tuan muda ini Jas anda! " Seru Himawari yang menyiapkan jas Kuro sedari tadi.
" Nana kamu ambil alih rapat kerjasama dengan Klien, biar aku yang urus proyeknya! "Jelas Kuro yang membuat Nana memicingkan matanya.
" Bodoh, aku akan mengurus proyeknya, kamu tangani rapat dengan Klien! Aku bisa menangani beberapa rapat sekaligus, akan memakan banyak waktu jika aku bicara dengan Klien!" Sungut Nana yang tidak terima dipaksa berdebat dipagi hari.
" Baiklah, ini! " Ucap Kuro mengalah, dia melempar berkas rapat ke Nana yang ada diseberang meja.
" Hah, ini benar-benar melelahkan! " Gumam Luciffer yang diangguki oleh Himawari.
" Hm, berhenti mengeluh dan cepat siapkan semuanya !" Titah Nana yang sama lelahnya dengan Luciffer
" Hah...hahh...hahhh..., semuanya sudah siap Nona ! Tuan ! " Ujar Luciffer yang sudah kewalahan menyiapkan rapat pagi ini.
.
.
.
Beberapa lama waktu berlalu dan semua sudah disiapkan dengan baik, Nana dan Kuro memulai rapatnya dengan tidak santai, keduanya melempar ribuan kalimat pedas pada bawahan dan kliennya, membuat para pelayan di mansion itu menghela nafas pelan.
__ADS_1
" Baiklah ayo mulai saja !" Ujar Kuro tidak sabar
Mereka langsung memulai rapatnya, Kuro bicara dengan Klien mereka satu per satu. sementara Nana langsung memulai 3 rapat sekaligus dari 3 negara yang berbeda
____________________________________________________________________________________________
" Selesai! Ini keputusanku! "
" Baiklah presdir Lin, senang bekerja sama denganmu! "
" Aku mau kalian mengganti rancangan proyek ini, dan aku tidak ingin anggarannya melebihi 3M !"
" Maaf Direktur Lucas, tapi sepertinya Kontrak ini memberatkan K7 dan menguntungkan kalian?"
" Aku mau ini, ini, ini, dan ini! Selain itu kita tidak akan mengeluarkan desain lain untuk Fashion week ! "
" Kurangi anggaran dana untuk menunjang para koruptor itu dan hilangkan jejak mereka "
" Maaf Manager Yin, tapi kalian telah menipu kami karenanya kami membatalkan kontrak kerja dengan kalian! "
" Naikkan gaji dan tunjangan para pegawai untuk libur musim dingin dan berikan mereka hadiah !"
____________________________________________________________________________________________
**07:30 AM **
" Uargh !..." Lisa yang bangun dari tidur, segera turun untuk menyantap Sarapan, akan tetapi setibanya di ruang makan. Lisa malah mendapati kedua anaknya yang sedang berteriak penuh amarah?
" Eh, keramaian apa ini ?" Tanya Lisa sambil menggaruk kepalanya bingung.
" Ah, Nyonya ! Itu..Nona muda dan Tuan muda sedang ada rapat " Jawab Luciffer ragu, pasalnya kondisi ruang makan saat ini benar-benar kacau karena Tuan dan Nonanya benar-benar mengubah suasana ruang makan yang tenang menjadi mencekam.
" Hhahhh...pagi-pagi begini sudah bising dengan rapat? Dasar, ayah dan anak sama saja! " Gumam sang ibu kesal. Lisa memilih untuk melangkahkan kakinya dan mendudukkan tubuhnya di salah satu kursi yang kosong.
Mendengar percakapan antara Lisa dan Luciffer membuat konsentrasi Nana dan Kuro terganggu, sehingga membuat Nana terpaksa memberikan Kode pada Luciffer.
" Ah, apa Nyonya ingin sarapan ?" Tanya Luciffer pada nyonya besarnya itu.
" Hm! " Jawab Lisa pada akhinya dengan acuh
Setelah memakan waktu 1 jam Nana berhasil menyelesaikan 9 rapat yang harusnya dia selesaikan dalam waktu 3
jam dengan mengahadap dan membagi konsentrasi pada 3 rapat yang diadakan sekaligus, sementara Kuro berhasil menyetujui 2 kerjasama dengan beberapa perusahaan penting dan menolak 3 kontrak yang merugikan perusahaan.
____________________________________________________________________________________________
" Hah, aku tidak peduli bagaimanapun Tender ini harus kita dapatkan! " Ucap Tony yang tiba-tiba turun dari lantai atas, tony saat ini tengah mengadakan rapat dengan Video Call
____________________________________________________________________________________________
" Hahh, baguslah.... Semuanya sedang sibuk, karena itu biar aku saja yang menyantap Sarapan !" Gerutu Lisa kesal.
" Sstt..."
__ADS_1