RE PUBLISH : MY CUTE BOY FRIEND [ REMAKE ]

RE PUBLISH : MY CUTE BOY FRIEND [ REMAKE ]
The Party


__ADS_3

" Hahh, baiklah! Sini kubantu!" Ucap Kuro mengambil pengering rambut yang dibawa Nana, kemudian mengeringkan rambut sang adik. Butuh 30 menit bagi Kuro mengeringkan rambut Nana.


" Sudah! Kamu bisa ganti pakaian di dalam, aku akan ganti disini!" Ucap Kuro yang mengeringkan rambutnya sendiri.


" hm" Nana masuk ke ruang ganti yang ada, gadis itu akan mengenakan gaun yang telah dibawakan Luciffer tadi siang, sebuah gaun panjang tertutup dengan lengan panjang yang terbelah memberikan kesan elegant, yang didukung dengan rambut lurus yang di urai panjang ditambah dengan Jepit rambut yang terkesan sederhana , dipoles make-up yang natural membuat Nana terlihat sangat sempurna, dia memberikan kesan elegant dan sederhana.


" Kuro, apa kamu bisa masuk?" Pinta Nana pada sang kakak yang berada di luar.


" apa kamu sudah selesai Nana?" Tanya Kuro, yang membuka pintu. Dia melihat sang adik yang begitu manis


tengah kesulitan menaikkan resleting dipunggungnya.


" Apa kamu bisa membantuku?" Pinta Nana yang menyerah untuk menaikkan resleting itu sendiri.


" Hahhh.. "Kuro berjalan mendekat, hendak membantu sang adik menaikkan resletingnya. Akan tetapi, saat dia akan menarik resletingnya, Kuro melihat punggung Nana yang penuh dengan luka akibat sayatan dan cambukan, yang dia alami selama berada di Queens. Kuro menatap luka itu dan menyentuhnya perlahan.


" Jangan salahkan dirimu, Kuro..." Ucap Nana, begitu merasakan tangan Kuro menyentuh lukanya


" Urgh.." Kuro menyandarkan kepalanya ke bahu Nana.


" Maaf, tunggulah sebentar lagi! Hanya beberapa minggu lagi, aku janji!" Gumam Kuro yang memeluk tubuh sang adik dari belakang.


" Hahh..." Nana menyentuh kepala kuro yang tengah bersandar dibahunya, mengusapnya perlahan guna menyalurkan rasa aman.


" Aku sudah bilang jangan salahkan dirimu!" Ucap Nana yang kemudian berbalik dan memeluk Kuro. Setelah Kuro tenang, dia menaikkan resleting gaun Nana dan membantu sang adik menata rambutnya.


" Hei,kenapa kamu menata rambuku?" Protes Nana, Nana sebelumnya membiarkan rambutnya terurai panjang. Gadis itu menghapus cat rambutnya, rambut pirang yang biasa terlihat kini berubah menjadi rambut perak yang bersinar indah. Kuro sedikit merapikan rambut Nana, dan memakaikan hiasan rambut yang sederhana.


" Sudah selesai!" Ucap Kuro begitu selesai menatap rambut sang adik.


" Ini indah!" Ucap Nana memuji usaha sang kakak.


" Hm, ayo pergi!" Ajak Kuro pada sang adik.

__ADS_1


Mereka bergegas pergi karena mereka sudah terlambat, perjalanan terasa panjang karena jalanan kota yang ramai. Setibanya di villa mereka menjadi pusat perhatian para wartawan, mau bagaimanapun seorang pria turun dari Buggati Chiron keluaran terbaru, Kuro turun dan membukakan pintu untuk Nana. Seketika semua orang terpana dengan kecantikan Nana.


Mereka berdua berjalan masuk, dan semua BodyGuard dan penjaga di kediaman Yuuki turun dan mengamankan jalan. Hal itu sontak membuat para wartawan semakin terkejut, saat mereka melangkahkan kaki kedalam tiba-tiba listrik mati dan sontak mebuat keributan, pada saat itu Kuro segera berlari mencari sinyal yang diberikan oleh Himawari dan mengganti kalung Lisa dengan kalung rancangan Nana, tidak lama setelah Kuro selesai, Luciffer menyalakan


kembali listriknya.


"Ah, maaf atas ketidak nyamanan yang terjadi semuanya!" Ucap Tony mencoba menenangkan para tamu yang nampak panik. Saat semua orang mulai tenang, Luciffer kembali dan berjalan menuju ke arah Tony, pada saat itu juga keributan terjadi sekali lagi


" Eh, Nyonya! Apa anda mengganti kalung anda?" Tanya Luciffer bepura-pura bingung, pasalnya kalung yang digunakan oleh Lisa berubah.


" AHH?" Semua orang lantas melihat ke arah kalung Lisa, mereka semua terkejut kalung Lisa sebelumnya adalah salah satu kalung limited edision milik *Chainell*. The Blue Birthday! * yang dipesan khusus oleh Lisa untuk acara ini.


" Ah, kalungku! " Ucap Lisa terkejut begitu kalungnya berubah menjadi kalung lain yang lebih indah. Akan tetapi dikala keributan yang terus terjadi, Nana dan Kuro terus berjalan dengan santainya. Hingga mereka berada di tengah aula.


" Apa anda kehilangan kalung anda, Nyonya Yukki?" Tanya Nana, sambil memainkan kalung milik sang ibu di tangannya.


" Ah, Nathalia! Kamu ini benar-benar iseng!" Ujar Lisa yang seketika tenang melihat kalungnya berada di tangan sang putri.


" Hehe.." Kuro dan Nana terkekeh sembari memasang senyum jahil mereka.


" Tidak mau! Kalung ini buatku saja, selain itu aku sudah membelikan yang lebih mahal untuk Mama! Dan juga, *The Blue Brithday *akan sangat cocok dengan gaunku!" Ujar Nana yang mengarahkan kalung itu kelehernya.


Seketika semua orang memperhatikan gaun yang di pakai Nana dengan seksama, gaun berwarna biru laut dengan kombinasi hitam keunguan bak langit malam yang sangat indah membuat semua orang takjub akan gaun itu.


" Ah, itu kan! *Night sky*" Ucap salah satu tamu yang familliar dengan gaun milik Nana.


" Eh, bukankah itu merupakan koleksi dari desainer yang terkenal itu?  " Sahut tamu lainnya


" Hm, aku dengar hargannya mencapai 3 Milliard! " sambung tamu yang lain.


" NATALIA YUKKI! Kembalikan kalung mama sekarang!" Pinta Lisa sembari menahan amarah, tak ingin mempermalukan dirinya ataupun sang putri.


" Hahh..., jadi Mama lebih memilih kalung seharga 500 juta, dibanding *The Heart's * yang dibuat Seven seharga 3M ?" Tanya Nana yang murung.

__ADS_1


" Hm, Mama memesan kalung yang cocok dengan gaun yang diberikan Papa untuk Mama!" Lisa mengeluh tak terima sang anak mempermainkannya.


" Hahhh, Mama bodoh! Menurut mama apa ini?" Tanya Nana sambil menunjukkan struk pembelian gaun yang dibeli oleh Kuro


" Eh, Mama tidak memperhatikannya?" tanya Kuro tak percaya sang ibu benar-benar ceroboh.


" Gaun itu, aku sengaja memesannya pada Seven hanya untuk Mama, bukankah Mama terlihat sangat cantik dengan itu ?" Ucap Kuro berpura-pura sedih disaat yang bersamaan, mengundang atensi para tamu lain untuk menikmati drama keluarga.


" Ah, sayang! Jadi, kamu yang membelikan gaun ini?" Tanya Lisa terkejut, dia benar-benar ceroboh tidak memastikan hal ini lebih dulu.


" Ah, bukankah itu?  *The little Red Tulip garden? *!" Seru salah satu tamu begitu memperhatikan gaun yang Lisa kenakan dengan lebih detail.


" Hm, nyonya benar ! Gaun ini di keluarkan semingu yang lalu oleh Seven, aku sengaja memilih gaun ini karena makna yang ditorehkan dalam pembuatan gaun ini, untuk cintaku pada Nyonya Yukki!" Seru Kuro menjelaskan hal-hal yang pada aslinya tidak ada kebenarannya, hanya mengubah suasana mnecekam untuk menaikkan citra mereka.


" Hm, aku bahkan sengaja meminta Seven untuk membuat kalung yang serasi dengan gaunnya!" Sambung Nana yang membuat para tamu semakin terkejut, pasalnya sangat sulit untuk menemui Seven secara pribadi, apalagi memintanya membuat barang secara pribadi.


" Ah, sayang!!!" Lisa memeluk si kembar penuh haru, tak percaya dengan apa yang dilakukan oleh putra dan putrinya untuk menyenangkan dirinya.


" Wah, Tuan muda dan Nona muda Yukki begitu menyayangi Nyonya Lisa!" Ucap salah seorang tamu disana.


" Hm, bahkan mereka membelikan hadiah yang sangat mahal untuk Nyonya Lisa!" Sahut tamu lainnya


" Lalu, apa arti dari kalung itu Nona Yuuki??" Tanya salah seorang dari mereka. Semua tamu terkejut dengan pernyataan Kuro dan membuat mereka sontak bertanya tentang kalung yang diberikan Nana pada Lisa, pada akhirnya Nana menyerah dan memberitahu mereka semua tentang kalung itu


" Hahh, baiklah! ini adalah *The Heart's !* kalung ini dibuat dengan Rubby, karena Rubby merupakan simbol kebanggaan dari keluarga ibukku, *The Red Rubby eye's *!" Jawab Nana menjelaskan secara singkat.


Pesta kemudian dilanjutkan dengan penuh kesenangan dan kemeriahan, pada saat pesta hampir selesai, Tony mengumumkan kembalinya Raymond, dan mengumumkan bahwa Yukki Grup akan diserahkan ke tangan Raymond, semua orang bertepuk tangan untuk ide Tony. Walau ada beberapa yang kecewa karena bukan si kembar yang memimpun Yuuki Grup.


10:43 PM


Pesta selesai, semua orang kembali kekediaman mereka. Nana dan Kuro meminta Lucy dan Hima untuk membereskan semua dekorasi pesta dan membersihkan rumah. Tony membawa Lisa kembali kekamar dan


istirahat, sementara Raymond kembali kekamarnya.

__ADS_1


" Hahh, hari ini benar-benar melelahkan bukan?"


__ADS_2