
Setelah kejadian siang tadi dengan terpaksa Elizabeth di suruh istirahat lagi selama 2 hari karena punggung nya terluka, kelamaan Elizabeth merasa bosan akhirnya memutuskan untuk berjalan-jalan keluar.
Tetapi ketika Elizabeth membuka pintu kamarnya ia terkejut melihat Axello yang sudah di depannya dengan di temani Everlyn yang menggendong Leonardo.
" Ibunda mau kemana! bukannya seharusnya ibunda beristirahat di dalam kamar?" tanya Axello sambil memandangi Elizabeth dengan tajam.
Membuat Elizabeth meneguk ludahnya dengan kasar.
" Oh tidak." batin Elizabeth yang kesal.
Akhirnya Elizabeth tidak jadi keluar dari kamarnya dia selalu di awasi oleh Axello dan Everlyn yang sedang bermain dengan Leonardo.
" Ibunda sudah sehat apakah sekarang ibunda boleh keluar ya?" tanya Elizabeth yang protes ia sama sekali tidak bisa bergerak bebas.
" Tidak." jawab Axello dengan singkat.
Elizabeth hanya bisa menghela nafasnya lelah melihat tingkah posesif dari Axello, Elizabeth berpikir bagaimana caranya dirinya bisa keluar untuk sekedar berkeliling istana.
" Ayolah Pangeran biarkan ibunda mu ini keluar dari kamar nanti ibunda akan buatkan Ayam Crispy kesukaan Pangeran." kata Elizabeth yang berusaha membujuk Axello.
Axello sedang menimbang penawaran dari Elizabeth.
" Baiklah." kata Axello menyetujui penawaran dari Elizabeth.
Elizabeth langsung turun dari tempat tidurnya sambil memandang Axello dengan mata berbinar.
__ADS_1
" Benarkah?" tanya Elizabeth sambil tersenyum.
Melihat tingkah Ibundanya yang lucu Axello hanya mengangguk dengan wajah yang merona.
YEAH....
Teriak Elizabeth sambil melompat lompat riang membuat Axello dan Everlyn ternganga melihat tingkah Elizabeth seperti anak kecil.
" Kyhaa...kyhaa." kata Leonardo yang tertawa sambil bertepuk tangan.
Tetapi ketika asik melompat lompat Elizabeth merasakan sakit pada punggungnya.
" Aduh...." kata Elizabeth sambil merintih kesakitan.
Axello dan Everlyn terkejut mendengar rintihan dari Elizabeth.
" Mama." kata Everlyn yang juga berlari menghampiri Elizabeth.
" Cepat panggil dokter." perintah Axello Kepada Everlyn.
Everlyn dan berlari keluar kamar memanggil dokter, Axello hanya melihat Elizabeth dengan pandangan khawatir dirinya mengingat kejadian saat Emilia mendorong Elizabeth hingga terjatuh timbullah perasaan marah dirinya berjanji akan menghukum Emilia lebih berat lagi jika Ibundanya sampai terluka parah.
Tidak lama kemudian datanglah Dokter Smith yang merupakan dokter pribadi anggota kekaisaran.
" Salam Pangeran." kata Dokter Smith sambil membungkuk hormat.
__ADS_1
" Cepat periksa ibunda jika sampai ibunda saya terluka parah saya pastikan anda tidak akan melihat matahari besok." kata Axello yang memberi perintah sekaligus mengancam dokter Smith.
Membuat Dokter Smith meneguk ludahnya dengan kasar dan akhirnya dia hanya mengangguk tetapi ketika dia ingin memeriksa Elizabeth ada seseorang yang membuka pintu kamar secara kasar.
BRAK....
Ternyata Kaisar Maximilian yang membuka pintu dengan keras, ia di beritahu sama Oliver mengenai kejadian yang di alami Elizabeth tanpa pikir dua kali dia berjalan menuju kamar Elizabeth dan meninggalkan semua pekerjaannya.
Ketika masuk ke kamar Elizabeth, Kaisar Maximilian melihat Dokter Smith yang ingin memegang tubuh Elizabeth, entah kenapa timbulnya perasaan cemburu melihat Dokter Smith.
" Jangan menyentuh R.a.t u." kata Kaisar Maximilian sambil menekan katanya.
Elizabeth dan Dokter Smith hanya menganga terkejut ketika mendengar perkataan dari Kaisar Maximilian yang tidak mengijinkan Dokter Smith menyentuhnya.
" Tetapi Yang Mulia jika saya tidak menyentuh Ratu bagaimana saya bisa mengetahui penyakitnya." kata Dokter Smith yang mencoba memberitahu.
Akhirnya Kaisar Maximilian hanya mengangguk mengijinkan Dokter Smith untuk memeriksa tetapi sekali kali dia membentak Dokter Smith membuat pemeriksaan lebih lama, setelah kondisi Elizabeth dinyatakan baik baik saja dan hanya perlu istirahat.
Membuat Elizabeth bisa bernafas lega, Elizabeth menatap Kaisar Maximilian dengan tatapan memelas.
" Bolehkah aku keluar sekarang." kata Elizabeth dengan puppy eyes nya membujuk Kaisar Maximilian mengijinkan dirinya keluar.
Tetapi sayangnya Kaisar Maximilian tetap tidak berpengaruh.
" Tidak." jawab Kaisar Maximilian dan Axello secara bersamaan.
__ADS_1
" Pasrah saja." batin Elizabeth.
Continue....