
Ceklek....
Ketika pintu di buka semua tamu yang menghadiri pesta langsung mengalihkan pandangannya. Membuat Elizabeth sedikit gugup tanpa sadar mengeratkan tangannya kepada Kaisar Maximilian. Kaisar Maximilian yang mengetahui Elizabeth tampak grogi langsung menatap tajam semua tamu.
Ketika melihat tatapan tajam dari Kaisar Maximilian membuat semua tamu langsung membungkuk hormat sambil gemetar. Kaisar Maximilian langsung berdehem mengisyaratkan untuk memberitahu kepada prajurit tentang kedatangan nya. prajurit yang berada di depan pintu pun langsung memberitahu kedatangan anggota kekaisaran.
YANG MULIA KAISAR MAXIMILIAN BRILIANTON,RATU ELIZABETH BRILIANTON, PANGERAN MAHKOTA AXELLO BRILIANTON, PUTERI EVERLYN BRILIANTON, DAN PANGERAN LEONARDO BRILIANTON TELAH HADIR.
Semua tamu masih membungkuk hormat tanpa berani mengangkat kepala mereka. Mereka takut seketika kepalanya akan melayang dari tubuhnya.
" Apa kamu baik baik saja Elizabeth?" tanya Kaisar Maximilian dengan lembut.
Membuat Elizabeth terkejut tapi dia langsung membalikan ekspresi nya dan menatap Kaisar Maximilian dengan senyum lembutnya.
" Saya baik Yang Mulia." jawab Elizabeth yang masih tersenyum seakan menyakinkan bahwa dirinya baik baik saja.
" Jika ada seseorang yang menganggu ibunda nanti pasti akan Axello hukum." kata Axello yang mencoba menenangkan Elizabeth sambil menatap tajam para tamu.
__ADS_1
Elizabeth bergidik ngeri mendengar perkataan dari Axello, menurutnya apa ini jika seseorang hadir di antara keluarga di kenal semua orang tirani.
" Hei Ayah dan Anak sama saja, sama sama kejamnya bahkan sekarang para tamu pada ketakutan mendengar perkataan dari Axello tadi." batin Elizabeth sambil memandang para tamu.
Elizabeth hanya menatap Axello dengan tatapan yang lembut .
" Terima kasih Pangeran." kata Elizabeth mengucapkan terima kasih, membuat pipi Axello bersemu merah sambil memandangi Kaisar Maximilian dengan bangga.
Membuat Kaisar Maximilian merasa jengkel karena merasa di kalahkan oleh Axello, tetapi sekarang bukan waktu yang tepat untuk membalasnya.
Akhirnya Kaisar Maximilian berjalan menuruni tangga dengan sebelah tangan memegang Elizabeth dan sebelah lagi menggendong Leonardo yang sedari tadi tidak berhenti mengoceh, setelah berada di singgasananya Kaisar Maximilian membuka sambutan acara.
Setelah itu Kaisar Maximilian turun dari singgasananya untuk menyambut para tamu termasuk juga Axello yang akan menjadi Kaisar berikutnya tentunya ia harus bisa pandai bersosialisasi, sedangkan Everlyn berbicara bersama dengan teman-teman sebayanya, sekarang Elizabeth merasa tenang melihat sifat Everlyn yang sudah sedikit berubah dirinya mau membuka hatinya untuk orang lain, meskipun hubungan Everlyn dan Kaisar Maximilian masih sedikit canggung.
Sekarang Elizabeth hanya duduk diam di singasana miliknya bersama dengan Leonardo yang berada di pangkuannya.
" Apa kamu senang Leo?" tanya Elizabeth dengan suara lembutnya.
__ADS_1
Membuat suasana aula pesta sedikit ricuh karena para tamu yang pada membicarakan dirinya.
Lihatlah apa itu Ratu Elizabeth yang di kenal sombong dan tidak peduli pada anak-anak nya.
Sepertinya itu cuma hanya rumor belakang, buktinya sekarang Ratu sangat dekat pada anaknya.
Elizabeth hanya diam tidak menanggapi perkataan pedas dari para tamu, mungkin para tamu sedikit terkejut melihat perubahan sifat Elizabeth, dirinya mengerti karena Ratu Elizabeth di kenal sebagai orang yang sombong yang selalu membuat masalah.
" Biarkan saja anggap saja para ibu-ibu yang suka bergosip." batin Elizabeth sambil memutar bola matanya malas.
Akhirnya Elizabeth memutuskan mengajak Leonardo makan, Elizabeth turun dari singgasananya menuju stan makanan ketika Elizabeth sedang memilih makanan, tiba tiba ada seseorang yang sedang menepuk pundaknya dengan pelan, ketika Elizabeth membalikan badannya dirinya terkejut melihat seorang pria paruh baya yang menatap dirinya tajam.
Orang itu...
Merupakan....
Duke Davildom
__ADS_1
Continue....