Rebirth Of The Queen

Rebirth Of The Queen
Bab 37 Pertemuan Yang Tidak Terduga


__ADS_3

Setelah kejadian itu semua sudah baik baik saja. Hubungan Kaisar Maximilian dan Everlyn semakin membaik.


Saat ini mereka sedang sarapan bersama di ruang makan. Suasana ruang makan cukup hening karena hanya ada suara dentingan sendok. Emang setiap makan kita tidak ijinkan berbicara saat makan.


Setelah selesai makan Elizabeth mulai pembicaraannya.


" Max hari ini apa aku boleh pergi ke kota bersama Everlyn dan Leonardo." kata Elizabeth yang meminta ijin kepada Kaisar Maximilian.


Memang sejak kejadian sebulan yang lalu Elizabeth sudah memanggilnya dengan nama itupun karena paksaan dari Kaisar itu sendiri.


" Tidak." kata Kaisar Maximilian dan Leonardo secara bersamaan.


Membuat Elizabeth dan Everlyn cemberut karena rencana yang mereka susun semalam bisa gagal. Karena sepasang Ayah dan Anak yang cukup posesif.


" Kumohon ijinkan aku pergi Max." kata Elizabeth yang membujuk Kaisar Maximilian dengan menampilkan puppy eyes nya.


" Kumohon Kak." kata Everlyn yang juga membujuk Axello.


Sedangkan Leonardo sendiri hanya mengoceh sambil memakan buah semangka nya dengan penuh semangat. Tidak mempedulikan sepasang Ibu dan Anak yang sedang membujuk Kaisar dan Pangeran Mahkota.


Kaisar Maximilian memijit pelipisnya melihat kelakuan Elizabeth yang sangat keras kepala. Begitu juga dengan Axello yang masih takut setelah mengingat kejadian Elizabeth yang di dorong oleh Emilia. Sejak saat itu dirinya berjanji akan selalu melindungi ibundanya dan adik adiknya.

__ADS_1


Kaisar Maximilian menghela nafasnya lelah.


" Kamu boleh pergi..." kata Kaisar Maximilian yang belum selesai berbicara karena Elizabeth memotongnya terlebih dahulu.


" Benarkah terima...." kata Elizabeth yang merasa senang ketika dia akan berjalan ke kota.


" Tapi kamu harus membawa 30 prajurit." kata Kaisar Maximilian yang memberi syarat kepada Elizabeth.


Sontak hal itu membuat Elizabeth hampir terkena serangan jantung dadakan. Bagaimana bisa dirinya membawa prajurit sebanyak itu memangnya dirinya akan pergi berperang.


" Tidak perlu Max. aku cuma mau pergi ke kota bukannya berperang." kata Elizabeth yang menolak syarat dari Kaisar Maximilian.


" Tidak kamu harus membawa 30 prajurit menemani mu atau tidak pergi sama sekali." kata Kaisar Maximilian dengan tegas.


...****************...


Sekarang ini Elizabeth sedang berada di kereta kuda bersama Everlyn. Awalnya dia ingin mengajak Leonardo tetapi sayangnya dia tertidur. Setelah kekenyangan memakan sarapannya.


" Eve kamu ingin membeli apa nanti?" tanya Elizabeth kepada Everlyn.


Everlyn mengetuk dagunya dan memiringkan kepalanya sambil berpikir. Setelah beberapa menit kemudian akhirnya Everlyn pun menjawabnya.

__ADS_1


" Eve ingin membeli gaun, pita, dan mungkin membeli kue." jawab Everlyn dengan semangat.


" Baik bagaimana jika kita membuat gaun kembar apa Eve mau?" tanya Elizabeth yang mengusulkan idenya.


Everlyn yang mendengar usulan dari Elizabeth langsung menatapnya berbinar.


" Mau...mau Eve mau gaun seperti mama." jawab Everlyn dengan semangat.


Elizabeth hanya tertawa sambil memandangi sekitar kekaisaran dari balik jendela kereta. Menurutnya tidak buruk juga bahwa dirinya memasukin dunia novel. Karena sekarang dirinya memiliki tujuan baru yaitu membahagiakan keluarga barunya.


Setelah berjalan hampir 2 jam akhirnya Elizabeth sampai di pusat kota. Elizabeth turun dibantu oleh salah satu kesatria begitu juga dengan Everlyn.


" Kalian bisakah berjalan sedikit jauh di belakang kami." kata Elizabeth yang memintanya.


Awalnya para prajurit ragu tetapi setelah menerima bujukan dari Ratu mereka. Akhirnya mereka menyetujuinya.


Elizabeth berjalan sambil memegang tangan Everlyn sampai tanpa sengaja dirinya menabrak seseorang hingga terjatuh. Elizabeth yang panik langsung menolong orang itu.


" Nyonya apa anda baik baik saja?" tanya Elizabeth sambil mengulurkan tangannya.


Orang itu mendongak kepalanya ke atas memperlihatkan wajahnya yang membuat Elizabeth terkejut sambil memundurkan langkahnya.

__ADS_1


" Nenek....


Continue....


__ADS_2