
BRUK....
Tubuh Elizabeth terjatuh dan berguling di tangga sampai akhirnya ia tidak sadarkan diri dengan darah menggenang di bawah gaunnya.
Victoria seketika merinding melihat kondisi Elizabeth ia takut Kaisar Maximilian akan marah kepadanya saat ia ingin kabur. Tiba-tiba Victoria mendengar suara teriakan tidak jauh dari tempatnya berdiri.
" ELIZABETH." teriak Kaisar Maximilian yang terkejut melihat Elizabeth yang sudah jatuh tergeletak di bawah tangga dengan darah menggenang di bawah gaunnya. Melihat itu tentu saja membuat perasaan Kaisar Maximilian khawatir. Ia langsung turun dari tangga menuju ke tempat Elizabeth tanpa memperdulikan keadaan Ibundanya yang masih syok.
Saat sudah berada di dekat Elizabeth ia langsung menepuk pipi isterinya supaya sadar tetapi sepertinya upaya nya tidak berhasil.
" CEPAT PANGGILKAN DOKTER DAN TANGKAP WANITA YANG MELUKAI ISTERI KU." teriak Kaisar Maximilian yang memberikan perintahnya.
Para prajurit istana langsung menangkap Victoria yang masih terpaku di berdiri ia tidak melawan saat prajurit itu membawanya. Ia hanya memandang Kaisar Maximilian yang sedang menggendong Elizabeth dan membawanya pergi dari hadapannya.
__ADS_1
Sedangkan saat ini Kaisar Maximilian sedang panik di depan pintu kamarnya karena Dokter sedang memeriksa kondisi Elizabeth.
" Papa...papa." kata Leonardo yang tiba-tiba datang di hadapan Kaisar Maximilian dengan tatapan sedih.
Kaisar Maximilian melihat kehadiran Leonardo yang berdiri dihadapannya langsung menggendong nya. Sedangkan pengasuhnya dibuat tubuhnya bergetar karena melihat tatapan dari Kaisar Maximilian yang sangat menakutkan.
" Bagaimana pangeran bisa berada di sini?" tanya Kaisar Maximilian dengan tajam.
" Maafkan saya Yang Mulia. Pangeran menangis ingin bertemu dengan Ratu." jawab Pengasuh Leonardo dengan menundukkan kepalanya sambil bergetar ketakutan.
Memang kadang-kadang Elizabeth menyuruh pengasuh Leonardo untuk merawat anaknya sementara ia bekerja bersama dengan Reina. Tenang saja Elizabeth sudah menyeleksi siapa saja yang berhak menjadi pengasuh putera masih nya itu.
Tidak beberapa lama Dokter tersebut keluar membuat Kaisar Maximilian langsung berjalan mendekat sambil menggendong Leonardo yang asik dengan dunianya sendiri.
__ADS_1
" Bagaimana keadaan Ratu?" tanya Kaisar Maximilian dengan datar meskipun tidak bisa menyembunyikan perasaan khawatir nya.
Sedangkan Dokter tersebut menundukkan kepalanya dan menggelengkan kepalanya.
" Maafkan saya Yang Mulia. Saya tidak bisa menyelamatkan bayi yang berada di kandungan sang Ratu dan saat ini keadaan Ratu sedang koma." jawab nya sambil terus menunduk kepalanya.
Mendengar hal itu membuat Kaisar Maximilian merasakan sedih karena tidak bisa menyelamatkan anaknya dan Elizabeth. Tapi yang lebih membuat nya takut adalah kehilangan Elizabeth. Kaisar Maximilian berjanji ia akan menghukum ibunya dengan berat. Ia tidak peduli walaupun Victoria adalah ibu kandungnya sendiri. Kaisar Maximilian tidak akan membiarkan orang yang mencelakai Elizabeth selamat darinya.
" Kamu boleh pergi dan pastikan kamu membuat Ratu sadar jika tidak kamu tahu apa yang akan saya lakukan." kata Kaisar Maximilian sambil menatap Dokter itu tajam.
Mendengar itu Dokter tersebut hanya bisa mengangguk kepalanya ia takut apa yang akan dilakukan oleh Kaisar Maximilian, jika ia tidak bisa menyelamatkan nyawa Ratu Elizabeth.
Setelah mengucapkan hal itu Kaisar Maximilian langsung memasuki kamarnya ia langsung menatap Elizabeth dengan sedih melihat keadaannya saat ini. Kaisar Maximilian berjalan mendekati dan duduk di samping nya ia tidak menghiraukan Leonardo yang saat ini sedang memandangi nya dengan bingung.
__ADS_1
Melihat wajah pucat Elizabeth lebih dekat Kaisar Maximilian langsung murka ia berjalan keluar dari kamarnya menuju tempat.....
Continue.....