Rebirth Of The Queen

Rebirth Of The Queen
S2 Pertemuan Elizabeth dan Victoria


__ADS_3

Elizabeth meninggalkan Axello sendirian dengan raut wajah sedih. Sedangkan Axello yang melihat tingkah aneh Ibundanya hanya mengangkat bahu nya acuh dan berjalan menuju kamarnya. Menurutnya pasti Ibundanya marah kepada Ayahanda nya lagi.


Elizabeth terus berjalan tanpa sadar sampai di taman ia mendudukkan dirinya di atas rumput sambil meringkuk menangis. Entah apa yang terjadi padanya padahal yang mengalami kehamilan sebelumnya adalah Elizabeth asli. Tapi kenapa ia yang sedih. Elizabeth terus menangis. Sampai ia merasakan seseorang sedang menyentuh bahunya.


" Apa kau baik-baik saja Ratu?" tanya Victoria yang ternyata orang yang menyentuhnya.


Elizabeth mendongakkan kepalanya dan melihat Victoria sedang berdiri sambil memandangi nya. Elizabeth langsung berdiri dan membungkuk badannya.


" Salam Ibu Ratu." kata Elizabeth yang memberikan salam nya.


Victoria mengangguk kepalanya sebelum duduk di samping Elizabeth. Elizabeth yang melihatnya membelakak terkejut melihat ibu ratu duduk di atas rumput. Victoria yang melihat wajah terkejut Elizabeth tertawa kecil.


Suasana hening tidak ada satupun yang membuka pembicaraan. Mereka berdua hanya saling merilik. Sampai mana Victoria tersenyum melihat Elizabeth.


" Apa kabarmu Ratu?" tanya Victoria menanyakan kabar Elizabeth.


" Anda tidak perlu memanggil saya Ratu. Yang Mulia. Cukup panggil Elizabeth saja kita keluarga." jawab Elizabeth dengan gugup.


Victoria yang mendengar jawaban dari Elizabeth memandangi taman.


" Benarkah." kata Victoria yang seperti gumaman.


Elizabeth yang sempat mendengar gumaman dari Victoria mengangkat alisnya bingung. Ketika Elizabeth ingin bertanya ia mendengar suara seseorang yang sedang menuju ke arahnya.

__ADS_1


" Sayang." kata Kaisar Maximilian yang melihat Elizabeth memutuskan untuk memanggilnya.


Mendengar suara Kaisar Maximilian. Elizabeth langsung mengalihkan pandangannya ke arah Kaisar Maximilian.


" Max sini." kata Elizabeth sambil melambaikan tangannya.


Kaisar Maximilian mengangkat alisnya bingung bukannya Elizabeth sedang marah kepadanya.


" Ternyata dia sudah tidak marah lagi." batin Kaisar Maximilian senang.


Kaisar Maximilian langsung saja berjalan menuju Elizabeth. Entah kenapa sekarang ia ingin memeluk isteri mungil tersebut. Setelah berada di hadapan Elizabeth langsung saja ia memeluk nya


" Aku merindukanmu." kata Kaisar Maximilian sambil memeluk Elizabeth dengan erat.


" Lepaskan itu di lihat oleh Ibu." kata Elizabeth yang berusaha melepaskan pelukan Kaisar Maximilian.


Kaisar Maximilian menggelengkan kepalanya.


" Tidak mau." kata Kaisar Maximilian dengan manja nya memeluk Elizabeth.


Akhirnya Elizabeth dengan pasrah membiarkan Kaisar Maximilian memeluknya. Elizabeth juga mengelus rambut Kaisar Maximilian. Sampai empunya merasakan nyaman dan semakin mengeratkan pelukannya.


Hem...

__ADS_1


Melihat kemesraan Kaisar Maximilian dan Elizabeth. Victoria berdehem supaya mereka menyadari kehadiran nya.


Merasa ada seseorang Kaisar Maximilian mengalihkan pandangannya dan melihat Victoria sedang memperhatikan dirinya. Kaisar Maximilian mengacuhkan kehadiran Elizabeth dan mulai melanjutkan pelukannya.


Elizabeth yang melihat Victoria sedang memperhatikan mereka dengan intens memutuskan untuk melepaskan pelukannya terlebih dahulu.


Kaisar Maximilian kesal ketika Elizabeth melepaskan pelukannya secara tiba-tiba. Kaisar Maximilian segera mengembalikan ekspresi nya menjadi datar.


" Buat apa kau kesini?" tanya Kaisar Maximilian dengan datar.


Victoria hanya tersenyum lebih tepatnya menyeringai.


" Saya kesini ingin menemui menantu ku, apa itu salah." jawab Victoria dengan sarkatis.


Kaisar Maximilian yang mendengarnya merasa kesal ketika Victoria ingin menemui Isterinya.


" Lebih baik anda mengurus urusanmu sendiri. Jangan mendekati isteriku." kata Kaisar Maximilian yang langsung menarik tangan Elizabeth.


Meninggalkan Victoria yang sedang berdiri melihat kearah mereka. Tidak lama kemudian ia menyeringai licik.


" Kau mirip dengannya....


Continue....

__ADS_1


__ADS_2