Rebirth Of The Queen

Rebirth Of The Queen
S2 Bercerita Tentang Masa Lalu Elizabeth Part II ( End )


__ADS_3

" Aku harus jawab apa?" batin Elizabeth dengan gelisah.


Sedangkan Kaisar Maximilian yang tidak mendapatkan jawabannya mencengkram bahu Elizabeth dengan sedikit kasar sampai membuatnya meringis.


" Bagaimana bisa kamu menikah?" tanya Kaisar Maximilian yang terlihat sudah marah.


Elizabeth hanya diam sambil meringis merasakan sakit pada bahunya.


" Max, kamu mencengkram bahu dengan kasar. Aku akan menjawabnya jika kamu melepaskan nya." jawab Elizabeth yang berusaha tetap tenang.


Akhirnya Kaisar Maximilian mengangguk kepalanya dan melepaskan cengkraman nya di bahu Elizabeth.


" Jadi jawablah." kata Kaisar Maximilian dengan menuntut.


Elizabeth bisa sedikit bernafas lega ketika bahunya sudah tidak di cengkram.


" Baiklah, jadi begini saat umurku 20 tahun aku jodohkan oleh orang tuaku. Mereka menjodohkan aku dengan seorang pengusaha batu bara. Sampai usia pernikahan kami yang ke 1 ia ketahuan berselingkuh apalagi hiks....saat itu aku sedang mengandung anaknya....hiks.... lebih buruknya lagi aku kehilangan bayiku karena suamiku sendiri huaaa....." kata Elizabeth yang di akhiri dengan tangisan. Entah mengapa Elizabeth menangis mengingat kejadian itu padahal dirinya sudah berusaha melupakannya.


Kaisar Maximilian yang mendengar cerita dari Elizabeth merasa hatinya tersayat. Kaisar Maximilian menarik tubuh Elizabeth dan memeluknya sambil mengelus rambutnya dengan lembut.


" Menangis saja keluarkan semua rasa sakit mu. Bagilah rasa sakit mu kepadaku." kata Kaisar Maximilian sambil terus mengelus rambut Wanitanya.

__ADS_1


Elizabeth yang mendengar kalimat Kaisar Maximilian menjadi menangis kembali. ia membalas pelukan dari Kaisar Maximilian sambil melupakan semua rasa sakit nya.


Sekitar 10 menit berlalu akhirnya Elizabeth sudah menghentikan tangisannya. Dengan perlahan Kaisar Maximilian melepaskan pelukannya.


" Wanita ku tidak boleh menangis selain menangis bahagia." kata Kaisar Maximilian sambil menghapus jejak air mata Elizabeth dengan menggunakan ibu jarinya.


Elizabeth yang melihat perilaku romantis Kaisar Maximilian ada perasaan senang sekaligus bahagia bisa memiliki sebuah keluarga yang selama ini ia impikan.


" Terima kasih kamu sudah memberikan sebuah keluarga." kata Elizabeth sambil tersenyum.


Mendengar hal itu membuat Kaisar Maximilian merasakan bahagia bisa memiliki seorang Ratu yang peduli padanya. Kaisar Maximilian menempelkan dahinya dengan Elizabeth.


Elizabeth mengangguk kepalanya ia percaya bahwa Kaisar Maximilian akan selalu membuat nya bahagia.


" Aku selalu milik anda Baginda." kata Elizabeth sambil tersenyum.


Apalagi suasana mendukung pasangan romantis kita dengan bintang yang bertaburan di langit seolah ingin menyaksikan sepasang kekasih yang saling mencintai.


Setelah itu akhirnya Kaisar Maximilian mengajak Elizabeth untuk masuk ke tenda setelah melihat nya yang terlihat kelelahan.


Elizabeth langsung memejamkan matanya di samping Leonardo dan tertidur pulas. Tetapi tidak dengan Kaisar Maximilian yang sedari tadi memandangi Elizabeth tanpa berkedip. Kaisar Maximilian sama sekali tidak menduga kehidupan Elizabeth sama seperti nya hidup tanpa kasih sayang.

__ADS_1


" Aku sangat mencintaimu dan terus lah menjadi malaikat yang selalu menjadi penerang bagi keluarga kita." batin Kaisar Maximilian.


Kaisar Maximilian mengelus pipi Elizabeth yang sedikit berisi karena faktor kehamilannya. dan mengangkat sedikit tubuhnya untuk mencium keningnya dengan lembut.


" Selamat tidur sayang dan terima kasih sudah mencintai seseorang yang berdosa seperti ku." kata Kaisar Maximilian setelah itu ia memejamkan matanya sambil tersenyum tipis.


.


.


.


Kamu hanya boneka bagi saya....


Kamu pembunuh....


Dasar Buangan......


Lenyaplah dari Hadapanku.....


Continue....

__ADS_1


__ADS_2