Rebirth Of The Queen

Rebirth Of The Queen
Bab 42 Kedatangan Duke James Davildom


__ADS_3

Setelah kejadian kemarin kekaisaran di gemparkan tentang Ratu mereka yang bisa menyanyi sangat merdu. Tetapi tidak dengan Kaisar Maximilian yang sangat kesal ketika banyaknya para pria selalu menatap isterinya dengan tatapan memuja. Bahkan tangannya sudah gatal ingin menebas kepala pria yang selalu menatap Ratunya.


Sedangkan Oliver menghela nafasnya lelah melihat Kaisar Maximilian yang sedang keadaan mood yang buruk.


" Yang Mulia, apa anda baik baik saja? hari ini anda terlihat tidak baik?" tanya Oliver yang sudah tidak bisa menahan rasa penasarannya.


" HN." jawab Kaisar Maximilian yang membalas hanya deheman.


" Ratu sangat luar biasa kemarin saya melihat Ratu beryanyyi sampai saya tidak...." kata Oliver menghentikan perkataan nya setelah melihat Kaisar Maximilian menatapnya dengan tajam.


" Jangan pernah memuji Ratuku." kata Kaisar Maximilian memperingati Oliver dengan penuh penekanan.


Oliver meneguk ludahnya dengan susah payah ketika melihat Kaisar Maximilian menatapnya tajam seakan hari ini nyawanya akan melayang.


Akhirnya Oliver menjawab dengan sebuah anggukan.


Kaisar Maximilian yang melihat anggukan dari Oliver tersenyum puas.


...****************...

__ADS_1


Sedangkan di sisi lain Elizabeth berada di taman bersama Leonardo. Elizabeth curiga melihat kejadian beberapa Minggu yang lalu Stella yang merayu suaminya.


" Ma...ma...napa?" tanya Leonardo sambil memiringkan kepalanya bingung.


Elizabeth tersadar dari lamunannya ketika melihat wajah Leonardo yang lucu. Karena tidak melihat tingkah dari Leonardo. Elizabeth langsung menggelitikin perut gembul nya membuat Leonardo tertawa riang.


Reina yang melihat Ratu Elizabeth tersenyum melihat wajah bahagianya. Sampai ketika seorang pengawal membisikkan sesuatu kepada Reina. Setelah itu Reina menghampiri Ratu Elizabeth menuju taman tempat di mana mereka berdua bermain dengan gembira.


" Yang Mulia." kata Reina yang memanggil Elizabeth.


Elizabeth langsung melihat Reina dengan tersenyum.


" Yang Mulia, Tuan Duke Davildom ingin menemui anda." jawab Reina memberitahu apa yang dia dengar dari pengawal tadi.


Elizabeth mengangkat alisnya buat apa Duke Davildom ingin menemuinya? bukannya dia saja tidak pernah menemui Elizabeth asli saat dia tinggal di istana belakang pikir Elizabeth.


" Baiklah Reina siapkan teh dan cemilan untuk Tuan Duke saya akan bersiap sebentar." kata Elizabeth memberi perintah kepada Reina.


" Baik Yang Mulia." kata Reina dan langsung berjalan untuk memenuhi perintah dari Ratunya.

__ADS_1


...****************...


Setelah merapikan penampilan nya Elizabeth berjalan untuk menemui Duke Davildom atau Ayah kandungan dari pemilik tubuh yang di tempati nya sekarang. Sambil menggendong Leonardo. Elizabeth berjalan dengan anggun di sepanjang lorong banyak para pelayan membungkuk hormat padanya. Sebenarnya dirinya tidak ingin membawa Leonardo karena tidak ingin terjadi sesuatu yang tidak di inginkan. Tetapi karena sekarang Elizabeth mencurigai Stella dengan terpaksa dia membawa Leonardo. Takut nya Stella akan melakukan sesuatu kepada Leonardo.


Setelah sampai di taman Elizabeth melihat Duke Davildom yang sedang minum teh dengan baik. Meskipun dia sudah berumur 40 tahun tetapi tidak menghilangkan aura ketampanan nya.


" Selamat siang Tuan Duke." kata Elizabeth sambil memandang Duke dengan wajah datarnya.


Membuat Duke James Davildom terkejut melihat Puterinya yang tidak pernah pedulikan memasang wajah datar. Tidak seperti dulu yang selalu memasang wajah cerianya walaupun ia tidak memperdulikannya.


" Selamat siang Yang Mulia Ratu." kata Duke James sambil membungkuk sedikit tubuhnya.


Elizabeth mengangguk dan mempersilahkan Duke James Davildom untuk duduk.


" Jadi buat apa anda menemui saya....


Tuan Duke....


Continue....

__ADS_1


__ADS_2