Rebirth Of The Queen

Rebirth Of The Queen
Bab 39 Permainan Baru Saja Di Mulai


__ADS_3

Setelah 2 bulan berlalu hari ini seluruh kekaisaran Brilian akan mengadakan sebuah tradisi melempar koin ke dalam sumur suci. Perayaan hanya di adakan dalam 3 tahun sekali.


Elizabeth yang pertama kali mengetahui itu langsung bersemangat dirinya penasaran akan tradisi yang menurutnya sedikit unik. Seingatnya seharusnya yang di ajak oleh Kaisar Maximilian adalah Stella bukan dirinya sepertinya ia sudah banyak mengubah alur cerita, dan masalah nenek misterius sudah tidak pernah menemuinya lagi. Lagipula Elizabeth masih bingung tentang perkataan nenek itu. Apalagi nenek itu yang sepertinya membawanya ke dunia ini.


Sejak pagi Elizabeth sudah di bangunkan oleh Reina dan di dandanin bersama pelayan yang lain. Sedangkan Elizabeth hanya bisa pasrah melihat kehebohan yang terjadi pada kamarnya. Sebenarnya dirinya sudah tidur bersama Kaisar Maximilian satu kamar tetapi kadangkala dirinya tidur sendiri di kamar miliknya.


Setelah 2 jam berlalu akhirnya Elizabeth telah siap dengan menggunakan gaun berwarna pink.



Dengan rambut di gerai cantik. Setelah itu Elizabeth berjalan bersama dengan Reina.


Sampai di depan kereta kuda Elizabeth melihat Kaisar Maximilian yang sudah bersiap dengan baju kebangsawanan. Begitu juga dengan Axello. Sedangkan Everlyn sedang berdiri di samping Axello.


Elizabeth berjalan menghampiri mereka sambil menuruni tangga dengan anggun. Sedangkan Kaisar Maximilian dan Axello hanya bisa terpana melihat kecantikan Elizabeth.

__ADS_1


" Salam Yang Mulia Kaisar." kata Elizabeth yang memberi salam sambil tersenyum manis.


Membuat jantung Kaisar Maximilian berdetak kencang sambil memperhatikan kecantikan dari Ratunya. Saat ingin menghampiri Ratu sayangnya terlebih dahulu oleh Axello yang sudah berada di depan Elizabeth.


" Salam Ibunda, hari ini ibunda sangat cantik." kata Axello memuji Elizabeth sambil mencium punggung tangannya.


Hal itu membuat Kaisar Maximilian cemburu sambil menghampiri mereka apalagi dirinya melihat Elizabeth tersenyum kepada Axello. Langsung saja Kaisar Maximilian memisahkan mereka berdua. Sambil menatap tajam Axello.


Sayangnya hal itu tidak membuat Axello takut malah dia membalas tatapan Kaisar Maximilian tidak kalah tajam. Sebelum Kaisar Maximilian melontarkan kata-kata.


Stella datang sambil menggendong Leonardo yang sudah berusia 1 tahun. Stella menggunakan gaun berwarna ungu dengan memakai make up tebal.


Mengingat kejadian beberapa Minggu yang lalu.


Flashback on....

__ADS_1


Setelah selesai dari kota Elizabeth segera pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri. Tanpa di sengaja dirinya melihat Stella yang sedang menggoda Kaisar Maximilian dengan menggunakan pakaian yang ketat.


" Yang Mulia apa anda tidak merindukan saya?" tanya Stella dengan suara menggoda sambil mengusap dada bidang Kaisar Maximilian yang masih di balutin kemeja putih.


Sedangkan Kaisar Maximilian hanya memandangi Stella dengan datar. Tanpa melakukan perlawanan apapun. Hal itu sukses membuat Elizabeth sedih dirinya kira Kaisar Maximilian sudah tertarik dengannya ternyata Kaisar Maximilian tetap mencintai Stella.


Sampai dirinya merasakan sebuah pelukan. Elizabeth mendongakkan kepalanya keatas dan melihat Kaisar Maximilian sedang memeluknya sambil tersenyum tipis. Elizabeth melirik sekilas Stella yang sudah jatuh tersungkur sambil menatap dirinya tajam.


" Apa kamu lelah Ratuku?" tanya Kaisar Maximilian sambil mengelus rambutnya dan berbicara lembut padanya.


" Saya sama sekali tidak lelah Max. Ayo saya akan membuat sesuatu yang enak." jawab Elizabeth sambil mengajak Kaisar Maximilian pergi dan meninggalkan Stella yang menatap permusuhan padanya.


Diam diam Elizabeth tersenyum miring sepertinya Stella ingin mengajak dirinya perang.


" Aku akan mengikuti permainan mu Stella. Permainan akan segera di mulai." batin Elizabeth.

__ADS_1


Flashback off....


Continue...


__ADS_2