Rebirth Of The Queen

Rebirth Of The Queen
Bab 31 Perasaan Yang Membingungkan


__ADS_3

Trakk...


Tanpa di sengaja Elizabeth menginjak kaki Kaisar Maximilian. Membuat Elizabeth merasa malu dan menundukkan kepalanya menyembunyikan wajahnya yang merona. Tetapi Kaisar Maximilian memegang dagunya agar kepalanya menatapnya. Elizabeth di buat terkejut ketika melihat wajah Kaisar Maximilian yang menatapnya lembut.


" Jangan menundukkan kepala mu Elizabeth." kata Kaisar Maximilian sambil menatap Elizabeth.


" Te... tapi saya sudah menginjak kaki anda Yang Mulia." gumam Elizabeth dengan pelan yang tergagap.


Kaisar Maximilian menggelengkan kepalanya dan tersenyum lembut kepada Elizabeth.


" Tidak masalah saya hanya ingin melihat wajah mu yang cantik Elizabeth dan tolong panggil saja saya Max." kata Kaisar Maximilian yang menyuruh Elizabeth memanggil namanya saja.


Heh...


Elizabeth sambil memiringkan kepalanya dan kelihatan lucu di mata Kaisar Maximilian melihat tingkah polos Elizabeth.


Membuat semua para tamu di buat terkejut melihat Kaisar yang tersenyum kepada sang Ratu. Padahal menurut rumor yang terdengar bahwa Ratu sama sekali tidak di pedulikan oleh Kaisar Maximilian. Sedangkan Axello hanya cemberut melihat ibunda yang begitu mesra dengan Ayahandanya. Everlyn yang melihat tingkah Kakaknya hanya memiringkan kepalanya bingung.


" Kakak kenapa?" tanya Everlyn dengan polosnya.

__ADS_1


Axello yang mendengar Everlyn bertanya kepadanya langsung menatapnya dan melihat Everlyn yang menatapnya dengan polosnya. Axello mengusap kepala Everlyn dengan lembut sambil tersenyum tipis. Axello menyesal sempat benci kepada Everlyn karena hanya tidak memiliki sihir. Tetapi setelah Ibundanya menasehatinya bahwa Everlyn Bagaimanapun tetap saudaranya. Sejak saat itu Axello akan berusaha menjadi kuat untuk melindungi Ibunda dan Everlyn.


" Tidak kenapa-napa." jawab Axello dengan singkat.


Elizabeth yang mendengar permintaan dari Kaisar Maximilian wajahnya di buat merona dan entah mengapa jantung berdebar kencang melihat wajah dari Kaisar Maximilian. Tanpa sadar Elizabeth terpeleset membuat dirinya terkejut.


" Aku akan jatuh." batin Elizabeth dengan cemas.


Tetapi Kaisar Maximilian langsung mengangkat tubuh Elizabeth. Seketika Elizabeth sadar ketika Kaisar Maximilian memegang pinggangnya dan mengangkat nya seperti kupu-kupu. Mereka berputar sambil menatap satu sama lain.


Plok.....


Plok.....


Setelah itu dansa pun berakhir. Elizabeth yang sudah merasa lelah akhirnya memutuskan untuk meminta ijin untuk kembali ke kamarnya.


Elizabeth berjalan menghampiri Kaisar Maximilian yang sedang berbicara kepada para bangsawan karena setelah selesai berdansa mereka berpisah sebab Kaisar Maximilian ada urusan penting. Elizabeth menunduk hormat kepada Kaisar Maximilian.


" Salam Yang Mulia Kaisar." kata Elizabeth sambil mengangkat kedua sisi gaunnya.

__ADS_1


Kaisar Maximilian yang melihat Elizabeth menghampiri langsung merasa senang.


" Ada perlu apa Ratu?" tanya Kaisar Maximilian kepada Elizabeth.


" Saya mohon ijin untuk meninggalkan pesta terlebih dahulu." kata Elizabeth yang meminta ijin kepada Kaisar Maximilian.


" Tentu saja kamu boleh kembali Ratu dan tunggu saya di kamar." kata Kaisar Maximilian yang memberikan ijinnya tetapi sebelum Elizabeth pergi Kaisar Maximilian mencium kening Elizabeth dengan lembut.


Elizabeth yang keningnya dicium langsung oleh Kaisar Maximilian langsung berburu buru pergi dengan wajah merona malu. Kaisar Maximilian menggelengkan kepalanya melihat tingkah lucu Elizabeth.


...****************...


" Hah....Hah..."


Elizabeth yang telah sampai berada di kamarnya sambil memegang dadanya yang jantung nya berdegup kencang dengan wajah merona malu.


" Apa yang terjadi padaku." kata Elizabeth yang tanya pada dirinya sendiri.


Setelah mengatur nafasnya dengan baik Elizabeth langsung pergi menuju kamar mandi untuk berganti pakaian. Jujur gaun yang dipakai untuknya merasa kurang nyaman. Setelah Menganti gaunnya dengan gaun tidur berwarna putih gading. Elizabeth langsung menjatuhkan dirinya di ranjangnya sambil memandang langit langit kamarnya sambil memikirkan kejadian tadi.

__ADS_1


" Apa aku sudah mencintainya.....


Continue.....


__ADS_2