Rebirth Of The Queen

Rebirth Of The Queen
Bab 52 Pesta Ulang Tahun Yang Berbeda ( End Season 1 )


__ADS_3

Saat Mereka bertiga berjalan di lorong istana. Tiba-tiba Elizabeth melepaskan tangannya dari Kaisar Maximilian. Membuat Kaisar Maximilian memberhentikan langkahnya dan memandangi Elizabeth dengan bingung.


" Mengapa kamu melepaskan tangan mu Elizabeth?" tanya Kaisar Maximilian sambil menatap Elizabeth.


Elizabeth tersenyum sambil mengelus pipi Kaisar Maximilian dengan pelan.


" Aku ada urusan sebentar, apa kamu bisa pergi duluan nanti aku akan menyusul" kata Elizabeth sambil memandangi Kaisar Maximilian dengan puppy eyes.


Membuat Kaisar Maximilian tidak bisa menolaknya. Akhirnya dengan terpaksa Kaisar Maximilian mengangguk kepalanya.


" Tetapi kamu harus berhati-hati saat ini di perutmu ada calon anak kita." kata Kaisar Maximilian yang memberi nasihatnya sambil mengelus perut Elizabeth yang masih kelihatan datar.


" Siap Komandan." kata Elizabeth sambil memberikan hormat.


Kaisar Maximilian tertawa pelan melihat tingkah Elizabeth. Sebelum pergi Kaisar Maximilian mencium kening Elizabeth dengan lembut.


Cup....


" Aku tunggu kamu di aula." kata Kaisar Maximilian. Setelah itu Kaisar Maximilian pergi bersama Pangeran Leonardo menuju aula.


Elizabeth yang melihat Kaisar Maximilian sudah menjauh. Melanjutkan langkahnya menuju dapur istana.


Sampai di dapur istana Elizabeth bisa melihat para koki dan pelayan sedang sibuk mempersiapkan hidangan buat pesta. Salah satu koki yang menyadari kehadiran Elizabeth langsung membungkuk hormat.


" Salam Yang Mulia Ratu." kata Koki yang menyadari kehadiran Ratu Elizabeth.


Begitu juga para koki dan pelayan lain yang langsung membungkuk setelah mendengar salah satu Koki menyebut Ratu. Elizabeth menjawab dengan anggukan kecil sebelum menghampiri kepala koki istana.

__ADS_1


Di sana Elizabeth meminta ijin untuk menggunakan dapur. Awalnya kepala koki itu tidak mengijinkan Ratunya untuk memasak mengingat bahwa sekarang sang Ratu sedang mengandung. Tetapi setelah melihat Elizabeth yang matanya berkaca-kaca ingin menangis. Akhirnya Kepala koki tersebut mengangguk pasrah yang akan mendapatkan hukuman dari Kaisar mereka jika membuat Ratu kelelahan.


Setelah mendapatkan ijin dengan cepat Elizabeth menggulung lengan gaunnya naik supaya tidak mengotori gaun yang di kenakan. Selesai menggulung Elizabeth mulai mencampurkan tepung dengan telur.


Pikir Elizabeth saat ini ingin membuat kue ulang tahun untuk Axello mengingat pesta ulang tahun di zaman ini sangat membosankan yang terkesan formal seperti acara penemuan kolega bisnis di Masa depan. Sedangkan di zamannya sendiri pesta ulang tahun anak selalu mengundang para anak dan orang tua sambil menyanyikan lagu ulang tahun.


Elizabeth ingin membuat pesta ulang tahun yang berkesan bagi anak pertamanya. Setelah memasukan kue dalam panggangan. Elizabeth melanjutkan membuat hidangan lain seperti kue lava coklat, Crispy ayam, dan minumannya es campur yang berasal dari negaranya.


Dua jam berlalu akhirnya Elizabeth menyelesaikan tugasnya.


" Silahkan di cicip hidangannya." kata Elizabeth menyuruh para koki untuk mencicipi masakannya.


Para koki dan pelayan mulai mencicipi masakan dari Ratu Elizabeth. Lagi lagi mereka semua di buat terkejut ketika merasakan masakan Ratu yang sangat enak. Salah satu pelayan menanyakan nama masakannya. Elizabeth dengan senang hati menjawabnya.


Setelah itu Elizabeth mulai berjalan sambil memegang sebuah kue ulang tahun dengan hiasi lilin yang berjumlah sembilan sesuai usia Axello saat ini.


...****************...


Everlyn berbicara dengan teman sebayanya.


Sampai di mana ruang aula pesta gelap gulita membuat semua orang panik. Tetapi tidak lama kemudian mereka mendengar suara nyanyian.


Happy Birthday to You


Happy Birthday to You


Happy Birthday, Happy Birthday

__ADS_1


Happy Birthday to YouOne more candle to light


Kaisar Maximilian, Axello dan Everlyn mengalihkan pandangannya melihat Elizabeth sedang menuju kearahnya sambil memegang sebuah kue berbentuk unik dengan lilin menghiasi puncak kue tersebut.


On your birthday cake


Hope your wishes all come true


Now let’s celebrate


Setelah menyanyikan lagu Elizabeth menyuruh Axello untuk meniup lilinnya. Selanjutnya kue tersebut di potong dan menyuapi Axello. Elizabeth mencium pipi Axello dengan lembut.


" Selamat ulang tahun sayang, semoga kamu menjadi kebanggaan bagi kekaisaran." kata Elizabeth sambil tersenyum.


Axello yang tidak bisa membendung perasaan harunya langsung memeluk tubuh Elizabeth sambil mengucapkan terima kasih berulang kali.


Akhirnya pesta tersebut di isi dengan kegembiraan setelah mereka mencicipi hidangan yang di buat Elizabeth. Sedangkan Axello sendiri masih memeluk tubuh Elizabeth sampai Kaisar Maximilian menarik tubuhnya dan memeluk Elizabeth.


Axello yang tidak terima mulai berdebat dengan Kaisar Maximilian. Membuat Elizabeth pusing dibuatnya. Everlyn hanya menyentuh bahu Mamanya.


" Eve sayang mama." kata Everlyn sambil tersenyum membayangkan keluarga nya sangat harmonis tidak seperti kehidupan sebelumnya yang terkesan dingin.


Elizabeth mengangguk kepalanya sambil mengelus rambutnya dengan lembut.


" Aku juga menyayangi keluarga ku sekarang."


End season 1

__ADS_1


**Terima kasih yang sudah membaca sampai selesai dan nantikan kelanjutan season 2.


Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan**....


__ADS_2