
Sudah 1 bulan berlalu setelah pesta ulang tahun Axello dan kabarnya kehamilan Elizabeth di beritahukan kepada semua orang. Seluruh kekaisaran bersuka cita akan kehadiran anggota kekaisaran yang baru. Apalagi Everlyn yang sangat semangat berharap mempunyai adik perempuan.
Tetapi entah mengapa Elizabeth tidak merasakan mual atau ngidam seperti orang hamil lain rasakan. Karena untuk mual dan ngidam semuanya berpindah kepada Kaisar Maximilian. Entah apa yang di lakukan sang Kaisar untuk mengatasi keinginan ngidam. Bahkan hampir setiap hari Sang Kaisar menginginkan sesuatu. Pernah Kaisar Maximilian menginginkan Oliver untuk menggunakan gaun dan berdansa bersama Axello di alun kota. Jelas hal itu di tolak mentah-mentah oleh Oliver dan Axello. Sebab Oliver akan malu jika seorang ksatria yang di kenal kejam seperti Kaisar menggunakan gaun mau taruh dimana mukanya nanti. Ketika mendengar penolakan dari Oliver dan Axello malah membuat Kaisar Maximilian menangis dan tidak mau berbicara selama satu hari sampai dimana Elizabeth membujuknya dengan membuatkan makanan kesukaannya.
...****************...
Seperti hari ini entah mengapa Kaisar Maximilian menginginkan buah mangga muda yang berasal dari pohon tempat Elizabeth jatuh. Tetapi ia menginginkan yang mengambilnya puteranya sendiri. Sepanjang berjalannya rapat sang Kaisar tidak fokus ia selalu membayangkan rasa asamnya mangga muda ketika memasuki mulutnya.
" Yang Mulia." kata salah satu Bangsawan yang baru saja selesai membacakan laporannya mengenai wilayah yang di tugaskan.
Semua Bangsawan yang menghadiri rapat mengernyitkan dahinya melihat tingkah aneh Kaisar akhir akhir ini. Oliver yang mengerti akan kebingungan para bangsawan berinsiatif memanggil Kaisar.
" Yang Mulia." kata Oliver sambil menepuk bahu Kaisar Maximilian dengan pelan.
Membuat khayalan Kaisar Maximilian seketika buyar. Kaisar Maximilian menatap Oliver dengan tajam. Membuat Oliver sendiri meneguk ludahnya dengan kasar ketika melihat tatapan membunuh dari majikannya.
__ADS_1
Sreekk....
Kaisar Maximilian bangun dari tempat duduknya hingga menimbulkan bunyi dari gesekan kursi tersebut.
" Kalian berikan laporannya kepada Oliver saja. Nanti saya akan membacanya. Rapat selesai." kata Kaisar Maximilian yang berlalu pergi.
Meninggalkan seribu pertanyaan di otak para bangsawan. Sedangkan Oliver hanya bisa meratapi nasibnya yang akan mengerjakan tugas dari Kaisar yang sedang mengindam.
...****************...
Axello yang merasa berjalan di tempat membalikan badannya dan melihat Kaisar Maximilian yang sedang memegang kerah baju belakanganya. Axello menatap tajam Kaisar Maximilian sebelum kemudian berdecih.
" Salam Yang Mulia apa anda sedang membutuhkan sesuatu?" tanya Axello dengan nada suara geram. Mengingat kejadian dua hari yang lalu dirinya di suruh menggunakan kostum kelinci dan menari di hadapannya. Mengingat hal itu membuat tubuh Axello merinding seketika bayangan kan seorang putera mahkota yang di hormati harus melakukan hal semacam bisa habis harga dirinya sebagai lelaki.
Kaisar Maximilian yang mendengar pertanyaan dari Axello matanya berbinar cerah.
__ADS_1
" Aku ingin buah mangga muda." jawab Kaisar Maximilian dengan tersenyum.
Melihat senyuman dari Kaisar Maximilian membuat tubuh Axello sekali bergidik. Menurutnya Axello lebih menyukai Kaisar Maximilian memandanginya dengan datar.
" Saya akan ambilkan untuk anda Yang Mulia." kata Axello yang ingin berjalan.
Tetapi sayangnya Kaisar Maximilian mencegah tangan Axello. Membuat Axello mengernyit dahinya seolah bertanya.
" Aku ingin kamu mengambilnya langsung dari pohon." kata Kaisar Maximilian dengan santai.
Membuat Axello membelakak matanya terkejut.
" APA.....
Continue....
__ADS_1
Kembali lagi di season kedua Author akan usahakan dua hari sekali update