Reinkarnasi King Ran

Reinkarnasi King Ran
21


__ADS_3

" Istri kau sangat kejam " Ucap Zio yang sudah ngos ngosan karena berlari mengejar aran.


Aran hanya memutar bola matanya malas. Ia menuju kedai yang cukup ramai di kunjungi pengunjung.


" Salam nona dan tuan pengunjung, anda ingin di lantai atas atau bawah ?"


Ucap penjaga kedai itu dengan ramah.


" Bawah,  dekat jendela " Jawab Aran dingin.


" Baiklah mari ikut saya " penjaga restoran memberikan jalan ke Aran. Ia menunjukkan tempat yang Aran inginkan.


" Nona dan tuan apa yang ingin anda pesan ? " ucap penjaga pengunjung lagi.


" Yang enak " Jawab Aran dan ia melihat keluar jendela yang melihatkan aktivitas masyarakat.


" Baiklah " penjaga itu pergi untuk memberitahu pesanan yang di inginkan Aran.


........................................................................


" Salam tuan ada lelaki yang bersama Nona Aran tuan.  Ia memangil nona dengan sebutan istri. Apa saya perlu menghilangkannya !. " Tanya si penjaga bayangan.


" Tidak perlu, aku sudah punya rencana biarkan saja dulu,  jika dia sudah kelewatan musnahkan saja " Jawab lelaki misterius itu dengan Aura yang mencekam dan kelicikan yang jelas dimatanya.


" Baik tuan kalau begitu saya akan memantau nona Aran lagi " penjaga bayangan itu hilang dari sana dengan asap hitam yang berbekas.


" Hahaha,  aku ingin lihat sampai mana hati mu beku,  tunggu saja permainan ku " Ucap lelaki misterius itu dengan senyum licik yang terbesit jelas di wajahnya dan juga aura kekejaman yang mendominasi.


Jika orang yang melihatnya sudah pasti mereka ketakutan sampai mati atau pun mentalnya sudah kena. Sangat berbahaya.


" Nona dan Tuan ini pesanan anda " meletakkan makanannya di meja.


" Hm "


Setelah makanannya dihidangkan Aran makan dengan tenang. Tampa suara.


Zio hanya memandang wanitanya yang sangat cantik. Tapi sangat susah untuk di taklukkan.


Dari pandangan pertama orang pasti berpikir wanita yang lembut dan polos tapi di dalam penuh dengan kelicikan.


' Wanita ku memang unik, tapi bagaimana untuk menaklukkan hatinya ' batin Zio berucap dengan prustasi.

__ADS_1


Setelah selesai makan Aran melanjutkan perjalanannya. Ia tidak ingin menunda waktunya karena ia cukup bosan tinggal di dunia ini. Ia ingin cepat - cepat kembali keduanianya setelah menyelesaikan tugasnya.


" Istri kau mau kemana ! " tanya Zio penasaran.


" Bukan urusanmu " jawab Aran yang masih berjalan di hutan yang tak tau namanya.


" Istri hutan ini cukup berbahaya, nanti kau terluka,  Zhen boleh ikut " Zio menampakan mimik wajah polosnya dan keinginannya seperti anak kecil.


" Setelah " Aran memakai kingkongnya untuk berpindah - pindah tempat.


Aran melihat hutan ini tidak ada yang menarik sehingga ia pergi ke ruang jiwanya.


Ia cukup penasaran dengan kotak yang ia temukan di toko tua itu. Ia ingin bertanya ke Kenzo apa ia tau tentang kotak yang ia temukan.


Soalnya kenzo sudah hidup beberapa ratus tahun,  mungkin ia cukup berguna untuk di tanyakan.


Aran lupa kalau Zio ikut bersamanya karena ia hanya memikirkan kotak itu yang membuat jiwa penasarannya meronta - ronta.


" Istri kau sangat jahat. Selama di perjalan bahkan kau tak melihat ku dan sekarang kau menghilang tak tau dimana " Ucap Zio dengan lemah.


" Apa yang harus ku lakukan agar kau membuka hati mu " ujarnya lagi.


Ia merebahkan dirinya di dekat pohon rindang. Sambil menggambar wajah Aran dengan patahan kayu itu.


Batin penjaga bayangan Zio.


' Ia juga sudah mirip seperti orang bodoh dan kurang kerjaan. Kalau gini terus lama - lama aku bisa buat novel Romansa tentang Cinta tak terbalas.' batinnya lagi.


" Kenzo lo dimana " Aran beteriak.


" Ada apa tuan " jawab kenzo yang berada di belakang Aran.


" lo tau kotak ini " Aran menunjukkan kotak tersebut ke Kenzo.


" Ini kotak legenda tuan, konon katanya kotak ini bisa di buka jika kita sudah menemukan cinta sejati kita.  Dan di dalam kotak ini berisi pedang legenda kembar tuan, dan pasangannya berada di cinta yang sudah ditakdirkan." Ucap kenzo berbinar - binar menceritakan kotak itu.


Aran hanya tercengang mendengar jawaban dari kenzo. Dia cukup marah akan hal itu, karena akan membuatnya berada di dunia entah berantah ini semakin lama.


" Dasar nenek tua, aku gak mau disini aku mau kembali . " aran frustasi karena tugas yang ia pikir sangat mudah teryata sangat sulit.


Untuk meredakan kemarahan Aran. Aran pergi ke ruang pelatihan senjata untuk menenangkan kemarahannya.

__ADS_1


Setelah selesai meredakan amarah Aran kembali untuk menjalankan tugasnya. Ia ingin mencari kakeknya dulu baru mencari pedang sialan itu.


Zio merasakan keberadaan Aran yang berada di sekitarnya lalu ia berdiri dan terlihatlah Aran yang berada di depannya dengan posisi sama saat ia menghilang. Zio sangat senang karena Aran masih mengingatnya dan ingin menjemputnya.


" Istri kau sangat jahat meninggalkan Suami " ucap Zio dengan memayungkan bibirnya dengan kesal.


" Eh sejak kapan lo ada di sini !" tanya Aran, dengan kaget karena orang gila ini ada di belakangnya dengan wajah kesalnya. Aran lupa kalau ia pergi bersama Zio.


" Istri sejak kau kehutan ini aku udah bersama mu " jawab Zio dengan kesal karena Aran melupakan keberadaannya.


" Oh gitu kalau gitu sana lo balik, mengganggu aja " usir Aran setelah itu ia melanjutkan perjalanannya.


" Istri anda kejam "


" bodo "


Sudah lama Aran memakai king kongnya untuk berpindah - pindah tempat, dan tak sadar jika matahari sudah mulai menutupi keberadaannya. Aran beristirahat dan makan - makanan yang Aran ambil dari ruang jiwanya.


Zio yang masih kesal dengan Aran hanya diam tak bersuara bahkan tak mau melihat Aran.


Aran mah bodo amat,  tapi ia ingin berbaik hati memberikan makanannya kepada orang gila dan penjaga yang mengikutinya dari tadi. Mungkin mereka lelah, jadi Aran akan baik hati memberikan bala bantuan kemereka itung - itung pahala.


" nih makan, saya baik hati nih,  kalau gak di makan juga dalam hitungan ketiga kalian berdua cari makan sendiri. " menyodorkan makanannya ke Zio.


" Satu.....  " Aran menghitung dengan jarinya.


" kamu yang ada di balik pohon keluar, saya tau dari tadi kamu di situ, cepat kesini tampa bantahan "


" Dua..... "


Tampa ragu - ragu penjaga bayangan itu duduk di dekat Aran,  ia juga cukup lelah dan lapar katena perjalanan yang di tempuh tampa istirahatnya.


" Tigaa..... "


Zio  dan penjaga bayangan itu sudah menyentuh makanan yang di ambil Aran dari ruang jiwanya.


Mereka menyingitkan dahi pertanda bingung, karena mereka belum pernah melihat makanan yang berbentuk seperti ini,  walau makanannya menggugah serela.


Zio yang ingin bertanya langsung di potong Aran.


" Makan aja jangan ada yang bertanya" Ucap Aran dengan dingin.

__ADS_1


Sehingga mereka bungkam tak jadi bertanya hanya bertanya dalam hati mereka. Mereka mengambil makanan aneh itu dan happ..  Teryata makanannya sangat enak membuat mereka lahap makan. Lupa siapa diri mereka.


__ADS_2