Reinkarnasi King Ran

Reinkarnasi King Ran
22


__ADS_3

Setelah itu mereka beristirahat, Aran mengeluarkan tenda dan kasur di setiap tenda yang Aran buat. Aran memasang tiga tenda.


" Kalian berdua boleh pilih antara tenda - tenda itu dan beristirahatlah gak usah takut dengan hewan buas karena di sini ada Arai pelindung,  jadi beristirahat lah " Aran masuk ketendanya dan menguncinya setelah itu ia pergi ke alam mimpinya,  karena ia cukup lelah karena perjalanan yang di tempuhnya.


Aran terbangun di tengah malam, ia merasa ada sesuatu yang akan terjadi dengannya. Ia duduk di rumput dan menidurkan dirinya dan melihat bintang yang bertaburan indah di atas sana.


Zio melihat Aran berada di sana ia juga menidurkan dirinya di dekat Aran . Ia merasakan akan kehilangan Aran  untuk selamanya. Ia takut tapi tak bisa menghindari takdir, jadi ia akan menerima apapun itu,  tapi ia akan tetap berusaha untuk bersama Aran.


" Istri aku ingin bertanya apa kau bisa menjawabnya dengan jujur ?" tanya Zio melihat wajah cantik Aran.


" Hm, tanyakanlah " Aran masih tetap memandang Bintang yang ada di atas sana.


" Istri jika Zhen pergi dari kehidupan Istri,  apa yang akan istri lakukan ?"


" tidak ada, jika kau ingin pergi ya pergilah " jawab Aran enteng.


" Lalu istri menganggap Zhen apa ?"


" Hm, kau cukup baik aku menganggap mu teman "


Zio tersenyum walau wanita yang di cintanya tidak mencintainya. Ia cukup bahagia bisa berada di dekat wanita yang di cintanya.


" Istri jika aku pergi dari dunia ini, apa kau mau menjaga istana Zhen! "


" Kenapa kau bertanya seperti itu !" Tanya Aran aneh karena Zio menanyakan pertanyaan aneh itu, seakan - akan dirinya tau kalau hidupnya hanya tinggal sebentar lagi.


" Tidak aku hanya ingin bertanya " jawab Zio dengan tersenyum manis dan terlihat jelas mata yang mengandung kesedihan dimatanya.


" Baiklah setelah mu saja "


" Baiklah sekarang lebih baik beristirahat,  besok kita harus menempuh perjalanan lagi " Zio mengacak rambut Aran.


" Baiklah " Aran membersihkan bajunya dari tanah dan kotoran yang menempel pada bajunya setelah itu ia pergi dari sana untuk mengistirahatkan dirinya.

__ADS_1




" Tuan lelaki  itu bersama Nona Aran tuan, apa itu tidak mengganggu tuan"



" Biarkan saja,  lanjutkan"



" Baik tuan " penjaga itu hilang untuk melanjutkan pengamatannya.



" Sebentar lagi kita ketemu persiapkan diri mu " seringai kejam terbesit di wajah lelaki misterius itu.




Aran kembali menempuh jalannya,  Kenzo berkata jika Kakeknya berada di Gunung Sura.



" Istri apa kau ingin pergi ke Gunung Sura " Tanya Zio dengan wajah khawatir dan takutnya.



" Hm "


__ADS_1


" Tapi istri itu sangat berbahaya,  rumor berkata jika kita kesana harus mengorbankan dua orang " Ucap Zio dengan wajah khawatirnya.



" Itu hanya Rumor " Aran yang tak pernah mempercayai rumor, jadi hanya mengangkat bahunya dan kembali berjalan ke hutan itu.



Saat sudah masuk ke hutan itu ada sesuatu yang aneh yang membuat sekujur tubuh  sakit dan secara mendadak mereka tidak bisa mengunakan elemennya hanya bisa mengunakan kekuatan tempurnya.



" Ah...  Ada apa ini kenapa begini ? " tanya Aran frustasi karena kekuatannya tak bisa di gunakan.



" Nona lebih baik kita kembali nona "


Ujar penjaga bayangan itu dengan firasat buruknya.



" Hm, baiklah, aku juga cukup tertekan disini, kita akan mencari jalan lain. " Jawab Aran yang juga memiliki firasat buruknya.



Mereka ingin berbalik dari sana tapi seperti ada dinding kaca yang mengurungnya. Mereka sudah dengan berbagai cara tapi tidak bisa menghancurkan kaca itu.



Tiba tiba.....


__ADS_1


" Ah... "


__ADS_2