Reinkarnasi King Ran

Reinkarnasi King Ran
33


__ADS_3

"Sayang kau sudah kembali nak " Permaisuri berlari dan memeluk Aran dengan tangisan bahagianya.


Aran hanya menerima saja tidak tahu apa yang terjadi di hatinya. Hatinya berdetak tak karuan saat merasakan pelukan dari permaisuri, ada rasa aneh seperti kehangatan, tapi ia tak terlalu tau itu.


" Bagaimana kabarmu nak,  apa kau bauk baik saja selama perjalanan, apa ada yang terluka ! " tanya bertubi - tubi permaisuri. Sambil melihat seluruh tubuh Aran.


Aran masih terdiam, ia tak tau lagi dengan perasaannya saat ini. Perasaan Aran merasa kehangatan yang begitu dalam yang tak pernah ia rasakan.


Aneh, apa aku sudah mulai sakitnya kok gini banget perasaan aku, rasa apa ini! ,  itulah yang terbesit di pikiran Aran .


" Nak kenapa kau diam saja!  " tanya permaisuri dengan khawatir.


Aran tak tau harus berkata apa. 'kenapa saat tiba di dunia ini, gue sering mengalami hal anehnya sama perasaan gue,  eh... Perasaan gak ya.. di sebutnya,  atau jantung,  ah.. Atau pikiran gue...ahh... Pusing memikirkannya ' batin Aran berucap dengan frustasi, karena ia sudah sangat pusing dengan tubuh ini yang aneh setiap harinya.


Stefan yang mendengar batin Aran tersenyum kecil. ' kau sudah membuka hati mu '


" Meimei, siapa orang di samping mu!"


Aran melihat arah pandang Gegenya dan terlihatlah Stefan dengan aura kaisarnya.


" Suaminya " jawab Stefan dengan senyum kecil. Melirik Aran. Ia ingin melihat ekspresi apa yang di tunjuk Aran.

__ADS_1


Tapi itu hanya harapan,  Aran tak melihatkan sedikitpun ekspresinya.


" Beneran sayang,  kenapa kau tak mengundang ibumu " ucap permaisuri sedih.


" Sedang dalam situasi yang tak memungkinkan dan tak niat sedikitpun " ucap Aran menatap tajam Stefan.


" Yasudah, ayo masuk,  masa diri di depan gerbang saja, nanti kita lanjutkan " ucap kaisar,  menatap Aran berharap Aran menatapnya. Karena hatinya sakit saat sudah begitu lama menantinya tapi saat bertemu tak sedikitpun ia melihatnya. Rasanya sesak.


" Aran yang melihat sekilas saat kaisar menatapnya dengan kesedihan yang tertera di wajah kaisar.


' Kenapa tu Kaisar, kok muka jelek amatnya ! ' tanya batin Aran.


' Istriku sangat lucu ' batin Stefan berucap dengan kekekhanya.


" Siapkan makan " perintah kaisar pada para pelayan.


Para pelayan  mengangguk dan pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan.


" Ini hadiah untuk kalian " Aran memberikan satu persatu hadiah untuk keluarganya dari kaisar,  permaisuri dan gegenya.


" Wah...hadiah apa yang meimei berikan ?" tanya putra mahkota,  membolak balikkan hadiah yang di berikan Aran. Karena hanya ada kotak saja yang di bungkus sesuatu. Yang tak di mengerti putra mahkota.

__ADS_1


" Buka aja,  jangan bilang gak tau cara buka hadiah itu! " selidik Aran yang sedikit mempermainkan putra mahkota.


"Em.. Itu.. " ucap putra mahkota ragu dan malu.


" Sini " Aran meminta kotak putra mahkota itu ia membuka sedikit hadiah itu dan memberikan lagi ke putra mahkota agar di buka lebih sama dia.


" Terimakasih meimei " ucap putra mahkota malu.


"Hm "


" Wah... Ini apa meimei ?" tanya putra mahkota lagi saat melihat benda aneh yang tipis dan cukup panjang dan di tengah - tengahnya ada bulatan yang cukup besar yang di dalamnya berputar - putar dengan lambat.


" Jam,  lekatkan di tangan mu " jawab Aran yang memasangkan jam itu ke putra mahkota.


" Terimakasih meimei "


" Ini namanya kipas angin, dia akan bergerak sendirinya,  hanya perlu menekan tombol di sini,  sesuai kecepatan dan ini tobol berhenti " Aran memberitahu kegunaan kipas angin yang ia berikan kepada permaisuri.


" Dan ini namanya Robot kopi gunanya untuk membuat kopi,  ini ada beberapa karung ku berikan. " ucap Aran lagi.


" Kopi adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang telah di sangrai dan di haluskan menjadi bubuk. Sedangkan kipas angin adalah benda untuk mendinginkan ruangan atau seseorang sedang kepanasan. Dan jam tangan adalah benda untuk melihat waktu atau mengingatkan jam atau waktu. " ucap Aran panjang lebar, yang memberitahu kegunaan dari benda tersebut.

__ADS_1


__ADS_2