
Sedangkan Aran masa bodo, toh siapa yang bisa memerintah dia, harusnya dia yang memerintah orang, sebagai ketua mafia dan juga Ratu hutan kematian dan surgawi, ia harusnya di hormati. Tapi ia terlalu malas untuk Mengungkapkannya.
Setelah itu acara belanjud dengan penampilan bakat yang di bawakan setiap nona - nona muda disini, untuk mendapatkan perhatian para lelaki, Aran sampai jijik dengan tarian yang di bawakan wanita - wanita muda ini, seperti ****** .
Aran sudah banyak memakan cemilan untuk mengusir bosan dan juga ngantuknya. Ia tak tau sudah berapa kali ia menguap.
Setelah semua putri menampilkan tarian tinggal putri Aran yang belum.
" Putri apa anda tidak ingin menunjukkan bakat anda, aku dengar putri lebih hebat dalam tarian. " ucap Putri Anjiang dengan kekehan ejekannya, ia berniat untuk mempermalukan putri Aran.
" Putri Anjiang andakan tau kalau saya tak punya bakat, bahkan orang menganggap saya sampah. " jawab Anjiang dengan santai tampa terbebani.
Para penonton menghina Anjiang dan juga Aran.
" Putri Anjiang jahatnya, ia mau mempermalukan putri Aran padahal saudaranya"
__ADS_1
" iya jahatnya"
" ih dasar sampah"
Banyak lagi ucapan dari para netizen, tapi Aran masa bodo, bukan urusannya, dan ia bahkan tak merasa kalau ia yang di hina.
Sedangkan putri Anjiang sudah mengepalkan tangannya ia menahan malunya dan amarahnya.
" Apa kalian tidak menghargai Zhen ?" ucap kaisar marah dan menatap dingin semua orang dengan aura mengintimidasi.
Semua orang terdiam dan takut akan kemarahan Kaisar dan tertunduk lemah dengan aura yang di keluarkan Kaisar kecuali Aran, ia tak merasa apapun.
Hal itu membuat semua orang menatap Aran yang terlihat tidak terpengaruh sedikitpun dengan aura kaisar.
" Salam kaisar, putri ini sudah mengantuk dan tidak tahan dengan kantuk putri ini, jadi putri ini mohon undur diri" ucap Aran jujur masih dengan aura yang sama.
__ADS_1
Semua orang melongo dengan kejujuran Aran dan brak - brakkannya. Kaisar dan permaisuri juga tak percaya dengan apa yang dilihatnya .
" Apa saya kurang keras ? " tanya Aran yang sudah jengah dan muak. Dengan tatapan mereka, dulu saat dia masih menjadi Bos mafia tidak ada yang berani menatapnya tapi sekarang mereka melihat secara terang -terangan.
Mereka masih diam yang membuat Aran kesal, ia pun berlalu pergi tampa berpamitan.
Aran sampai ke kediamannya dan langsung mencabut semua aksesoris kepala dan juga pakaiannya dengan kekuatannya setelah itu, Aran tertidur, karena dari tadi ia sudah menahan kantuknya.
Di aula jamuan Semua orang baru tersadar.
" Lanjutkan jamuannya" ucap kaisar memecahkan keheningan.
' Apa Zhen terlalu jahat pada mu nak sehingga kamu tak menginginkan melihatku dan tak menganggap ku ayah mu ? ' batin kaisar berucap, ia sangat sedih akan perubahan putrinya itu.
' Sayang maaf kan Ibu ini yang jahat dan tidak pernah merawat mu. Apa ini hukuman untuk ibu yang tak memedulikan anaknya sehingga anaknya juga tidak menganggap ibunya ada ?' batin permaisuri berucap dengan pilu.
__ADS_1
' Kumu berubah meimei, kamu bahkan tidak melihat ku sekalipun ' batin putra mahkota berucap dengan pilu.
Saat ini Aran sedang duduk menyantap tehnya dengan melacak semua kegiatan Agennya dan Anggota Mafianya dan semua musuhnya , dan mengamati keadaan kerajaan.