Reinkarnasi King Ran

Reinkarnasi King Ran
3


__ADS_3

Aran hanya perlu meletakkan tangannya di kasur dan bergantilah kasur itu dengan kasur empuk. Aran pun pergi tidur, ia cukup lelah dengan aktivitas yang ia lakukan hari ini. 


Mungkin ini karena tubuh ini yang masih kecil jadi gak bisa melakukan aktivitas terlalu berat. Aran merebahkan dirinya ke kasur dan pergi ke alam Mimpi.


Pagi pun tiba,  Aran masih berada di alam mimpinya. Aran bagun dari tidurnya, karena tidurnya terganggu karena sinar matahari dan suara berisik orang - orang yang membangunkannya.


Aran membuka mata dan menatap tajam orang yang berani membangunkannya. Pelayan yang membangunkan Aran merasa ketakutan dan tak sanggup  untuk berdiri, ia bersujud meminta ampun pada Aran.


" Ma...a.. f... Pu.... Tri..., nubi salah" ucap pelayan tersebut ketakutan dengan bersudut.


" Siapkan air" perintah Aran dan bangun dari tidurnya. Pelayan yang mendapatkan perintah langsung berlari mengambil air mandi untuk Aran mandi.


" Air sudah siap Putri" ucap salah satu pelayan dengan menundukkan kepala karena takut dengan tatapan Aran.

__ADS_1


" Baik,  gak usah takut kamu udah saya anggap sebagai kakak saya. Saya mandi sendiri siapkan saja saya pakaian " ucap Aran yang melihat pelayan yang melayani ya sejak ia kecil,  ketakutan melihat Aran.


" terimakasih Putri, baik  saya akan siap kan" ucap Xio tersebut dengan senyum bahagia,  karena tuannya menganggap ia Kakaknya. Xio langsung pergi menyiapkan pakaian Untuk Aran.


Aran pun pergi ketempat mandi,  ia mengganti semua peralatan di sana menjadi peralatan modernnya, setelah mandi ia berpakaian dan duduk di bangku untuk makan sarapannya.


Sedangkan Xio kaget akan benda - benda aneh yang ada di kamar mandi putri.


" Oh itu peralatan mandi,  kau tak usah tanya dari mana aku mendapatkannya. Ayo makan bersama ? " ajak Aran kembali.


Xio kembali kaget dengan makanan aneh yang ada di depannya.


" Ini makanan apa putri saya tak pernah mengambil dan menemukan makanan seperti ini putri ?" tanya Xio kembali terheran - heran.

__ADS_1


" Makan aja gak usah banyak tanya,  dan kau tak perlu mengambil makanan dari dapur,  karena itu semua beracun dan juga makanan tak layak makan" ucap Aran dengan dingin karena, ia sangat marah siapa yang berani memberikan ia makanan beracun dan tak layak makan itu.   Bahkan tikuspun lebih baik makannya dari pada makanan yang meraka berikan.


" ba... i... k" ucap Xio takut karena atmosfer yang di keluarkan Aran.


Mereka pun makan dengan diam, sedangkan Xio makan dengan lahap, seperti makanannya akan hilang jika tidak cepat di makan saking enaknya.


Setelah selesai makan Aran pun mengambil hpnya, dia pun membelikan HP yang bersisi tutorial membaut berbagai makanan modern.


" Ini ambil,  ini namanya HP ini bisa di gunakan untuk komunikasi dan juga cara membuat makanan yang kita makan tadi itu,  jadi kamu liat  orang itu bagaimana ia memasak. Apa kamu mengerti !" ucap Aran panjang lebar,  sejak di sini Aran selalu berkata lebih dari 10 kalimat, ia harus membiasakannya karena orang - orang disini pada bodoh -  bodoh jadinya Aran harus berkata lebih dari sepuluh kalimat.  Aran menghela napas panjang .


" Baik nubi mengerti. Terimakasih putri" ucap Xio terharu dan juga bahagia.


" Jangan tanya alat dan benda aneh yang kamu liat, pelajari aja cara pengunaan benda - benda tersebut agar kau bisa masak "

__ADS_1


__ADS_2