Reinkarnasi King Ran

Reinkarnasi King Ran
42


__ADS_3

Stefan yang membutuhkan pelampiasan kemarahan, kemudian kembali kekerajaannya dengan aura dingin ,ia melampiaskan kemarahannya dengan menyerang semua prajurit yang ada di kerajaannya.


Stefan menyerang semua prajurit dengan emosi yang memuncak, semua orang yang ada di sana tidak ada yang berani mendekat kerena takut akan menjadi pelampiasan amarahnya.


Kenzo yang mengikuti Aran melihat semua kejadian itu, kenzo mengikuti Aran dengan kekuatan batinnya, karena ia sudah terkontrak, hal itu memudahkan Kenzo menemukan Aran.


Kenzo menemukan Aran berada di hutan kematian, sepertinya ia sedang marah, tapi dengan keberaniannya Kenzo mendekati Aran.


" Tuan " panggil Kenzo.


Kenzo mendekati Aran dan mulai membanjiri pertanyaan - pertanyaan yang tidak terduga tadi.


" Tuan, tuan di cium Stefan ?, tuan mencintainya ?, terus bagaimana rencana tuan ?, apa tuan akan merelakan semuanya ?"


Tanya Kenzo bertubi - tubi. Namun tidak ada jawaban dari Aran, dia masih diam tampa sedikitpun ekspresi.


Kenzo mengalihkan pandangannya pada Aran yang masih diam tampa ekspresi dengan menatapnya tajam, hal itu membuat nyali Kenzo menciut.


" Kau berisik sekali " ucap Aran dengan dingin.


" Apa kau tidak melihat ku sedang menahan amarah ?, atau kau ingin menjadi pelampiasan amarah ku " tanya Aran tersenyum devil.

__ADS_1


Kenzo makin menciut, ia sangat takut dengan amarah Aran yang belum pernah ia lihat ini, Aran seperti malaikat pencabut nyawa bahkan jantungnya sudah berdetak dengan kencang.


" Kau tau itu ciuman pertama ku, ingin sekali ku membunuhnya " ucap Aran dengan dingin dengan tangan mengepal menahan amarah.


" Benarkah, jadi selama ini anda belum pernah berciuman " tanya Kenzo lagi yang sudah hilang dari ketakutannya, saking keponya.


Aran tidak menanggapi perkataan Kenzo dan pergi dari sana dan meninggalkan Kenzo yang masih sibuk dengan pemikirannya.


Aran tidak ingin Kenzo menjadi pelampiasan amarahnya sehingga ia pergi dari sana.


Aran pergi kehutan yang bukan miliknya, untuk menghancurkan semua yang ada di sana agar kemarahannya mereda.


" Kurang ajar "


" Ah... "


" Kau telah membuatku malu, awas saja kau " maki Aran dengan merobohkan dan memukul semua pohon bahkan bunga yang ada di sekitarnya. Untuk meredakan kemarahan yang sudah sangat mendalam di hatinya.


Aran tidak memikirkan jika melakukan itu akan membuat kegaduhan di hutan dan di luar sana karena hal itu membuat bumi berguncang karena kekuatan yang di keluarkan Aran sangat besar.


" Ada gempa "

__ADS_1


" Tidak itu goncangan dari hutan "


" Ada hewan spiritual yang sangat kuat "


" Selamatkan diri kalian "


banyak lagi anggapan dari masyarakat yang sudah sangat ketakutan akan kejadian yang di alami karena gempa itu sangat kuat.


Mereka tidak tau jika goncangan itu terjadi karena Aran yang melakukannya.


Kenzo yang merasakan goncangan itu merasa panik. karena tuannya sudah lepas kendali, ia pergi menuju hutan itu berharap ia bisa meredakan amarah tuannya.


" Tuan " pangil Kenzo panik, saat melihat hutan yang sudah rusak poranda, ia sangat takut tapi, ia memberanikan dirinya.


" Tuan anda akan merusak hutan ini dan rakyat, jika rakyat datang kesini anda akan berada dalam masalah , berhenti tuan " lalay Kenzo yang berusaha mendekati Aran.


Aran melirik kenzo sinis setelah itu pergi dari hutan yang sudah Aran hancurkan.


¤¤¤


Setelah merasa emosinya mereda Stefan membaringkan tubuhnya di tengah perumputan itu yang terdapat banyak darah dari para prajurit, Stefan tidak jijik karena itu sudah biasa saat di medan perang.

__ADS_1


" Ya-ng mulia , le-bih ba-ik anda beristirahat " ucap salah satu pelayan yang terlihat dia ketakutan karena tubuhnya sudah bergetar dan suaranya juga tapi masih memberanikan diri untuk mendekati Stefan. Stefan mengangguk kemudian pergi dari sana.


__ADS_2