Reinkarnasi Sang Dewi Penguasa

Reinkarnasi Sang Dewi Penguasa
bab.12.memberi peringatan


__ADS_3

Berita tentang kembalinya putri xiao jian menyulut seperti layangknya api di tabur minyak, seisi istana mulay membicarakan atas ke pulangannya


Terlihat dari kejauhan seorang pelayan istana tengah lari terbirit-birit menuju paviliun teratay


Yang mana di sana sedang di adakan-nya acara minum teh


Sesampaynya di tempat tujuan pelayan itu langsung menunduk hormat "salam nyonya, semoga dewa yang agung memberkati anda"


"salam nona pertama nona ke tiga dan pangeran, semoga dewa yang agung memberkati anda" ucapnya lagi,memberi hormat pada ke tiga nya


Ya,acara yang di adakan berupa acara minum teh,yang di adakan di paviliun teratay, dimana selir pertama ( li hua ) tinggal. dan ketiga orang lainnya tak lain adalah putri pertama ( jiang mi ) putri ke tiga ( jia li ) dan pangeran ( jaehyung ) yang bersetatus sebagay putra mahkota dari kerajaan ( jing )



( "visual selir pertama 'li hua' maaf ya sebenarnya ini terlalu muda, berhubung authar nya gak nemu yang cocok yaaa bagay mana lagi"😅😅😅 )


"ada apa cepat katakan!" ucap selir pertama


"menjawab nyonya,nona ke dua sudah kembali ke istana" jawab dayang itu sambil terengos-engosan


Selir pertama yang mendengar hal tersebut tiba-tiba tersedak oleh seteguk teh "oho oho oho ,APA. dia sudah kembali bukankah—"


Sambil terkejut mereka semua saling bertukar pandang seakan semuanya berpikir hal yang sama


"cepat kalian lihat,! apakah benar si sampah itu kembali dengan selamat" tita selir pertama dengan sedikit hawatir


"baik ma"+ ucap putri pertama dan ke tiga sambil undur diri


Di perjalanan mereka tidak habis pikir apa yang sedang terjadi


"putri pertama,bukankah anda bilang putri ke dua sudah tidak bernyawa lagi,waktu berangkat ke pengasingan" tanya pangeran ( jaehyung ) yang mulay kawatir pasalnya ia juga sesekali menggunakan kekersannya untuk menimbrung putri ke dua agar tidak mendekatinya



( "visual putra makkota 'jaehyung')


"iya, jiejie bukankah,jiejie bilang si sampah itu sudah mati,kenapa dia bisa selamat" timpal nona ketiga dengan jengkel ia sangat berharap kakak tirinya itu tidak kembali lagi

__ADS_1



( "visual putri ke tiga 'jia li' ")


"aku juga tidak tahu,setahu'ku, si sampah itu seharusnya sudah mati membusuk, karena orang suruhan kepercayaan ku sendiri yang memastikan nya untuku dengan benar,tapi bagaymana bisa" geram jiang mi sambil berpikir keras,kemudian ia berkata"sudahlah sebaiknya kita lihat saja"



( "visial putri pertama 'jiang mi' " )


(BREK) pintu di buka dengan keras, sampay-sampay keempat pelayan yang berada di dalam seketika menoleh ke arah pintu yang memperlihatkan nona pertama nona ketiga dan pangeran jaehyung memasuki halaman


Mereka membungkuk hormat setelahnya kembali melakukan aktipits kerja-nya masing-masing


Mereka bertiga di buat kaget melihat para pelayan yang sedang membersihkan paviliun milik nona ke dua bagaymana mereka tidak merasa, kaget karena selama ini mereka tidak pernah melihat pelayan dengan sukarela membersihkan paviliun itu, bahkan sang raja pun tidak pernah memerintahkan mereka untuk membersihkannya


Bahkan sang pangeran mengangkat sebelah alisnya melihat para pelayan itu gugup dan ketakutan sehingga terlihat pakayan mereka bergetar entah apa penyebanya


Namun pangeran itu tidak memperdulikan apa yang telah terjadi pada keempat pelayan itu, ia hanya membuang jauh-jauh pikiran yang memungkinkan pada kata (apakah itu ulah mantan tunangannya) namun mengingat putri ke dua yang lemah, dan bodoh.manamungkin bisa membuat mereka sedemikian takut padanya


Di waktu yang sama kini xiao tengah duduk memandang pantulan dirinya di cermin besar yang bundar, dengan sentuhan senyum melukiskan kebahagiaan terpancar di wajah cantiknya


Tapi senyumnnya seketika memudar karena mendengar suara langkah kaki menuju kamarnya


"hey,gadis ****** keluar kamu" ucap jia li dengan suara yang lantang


(bruk-bruk-bruk) "hey,hadis ja*ang apa kau tuli ke hah" sambungnya sambil mengetok pintu dengan keras


(brekkkkk) segera setelahnya pintu itu di dobrak secara paksa oleh sang pangeran


Begitu mereka masuk ketiganya melihat seorang wanita yang tengah duduk di atas kursi dengan keadaan berbalik hanya terlihat punggungnya yang tegak, mereka seketika berhenti dengan mengekspresikan tatapan yang kosong


Sampay wanita dengan hanfu biru itu berdiri menghadap ke arah mereka, wanita itu memakay cadar sehingga hanya mata biru nan tajam saja yang bisa terlihat,


Wanita itu sekilas terlihat tersenyum dari balik cadarnya yang tipis, kemudian berkata "ada apa 'ANDA' bertiga datang kesini?" ucapnya datar,sambil menekan kata 'anda' jelas bahwa wanita itu tidak menganggap saudarinya itu sebagay keluarga,melainkan hanya orang asing yang tiba-tiba ingin berjumpa


Ketika suara itu terdengar seketika mereka tersadar dari lamunannya sampay pangeran yang pertama-tama kali angkat bicara "kamu—"

__ADS_1


Melihat tatapan penuh keheranan dari mereka xiao yu berkata "ya,pangeran saya adalah nona kedua xiao jian"


ketika mereka mendengar jawaban dengan suara menyaring itu, yang lebih terlonjak kaget adalah nona ke tiga sambil menutup mulutnya tak percaya "heee"


Penyebab mereka semua menjadi kaget karena melihat orang yang sudah dibunuh hidup kembali 'apakah dia bertransformasi' itu yang mereka pikirkan sekarang, karena wanita yang mengaku sebagay putri ke dua ini sangatlah berbeda jauh dengan yang biasanya bertingkah cupu dan pemalu. Untuk mengangkat wajahnya saja tidak berani. tapi lihatlah wanita yang sedang berhadapan dengan mereka kali ini sungguh jauh berbeda


Xiao yang melihat ekspresi itu kembali tersenyum getir di balik cadar biru-mudanya, ia berjalan mendekati mereka "kenapa,? apa kalian terkejut melihat orang yang kalian bunuh kini masih hidup?"


"KAU" jia li yang sudah tidak sabar langsung berteriak, ia secara langsung mengayunkan tangannya keudara,bersiap untuk menampar xiao


Ets. tapi jangan salah sangka xiao jian yang dulu bukanlah yang sekarang, ia dengan cepat memegang tangan adiknya


Setelahnya (plakkk) sebuah tamparan mendarat di wajah mungil milik nona ke tiga


Nona pertama dan pangeran seketika ternganga melihat respon yang di lontarkan oleh xiao yu


"KAU, berani,wanita tak berguna sepertimu menamparku rasakan ini dasar wanita ja*ang" raung jia li sambil mengangkat kembali tangan kanannya untuk menampar balik


(plakkk) (plakkk) (plakk) setumpuk lukisan jari kembali mendarat di pipi kanan gadis itu, sampay wajahnya yang bulat kini terlihat seperti wajah b*b*


Dia langsung menangis dan pergi begitu saja "hiks hiks hiks,awas kau ya tunggu pembalasanku,hiks hiks"


"LANCANG" tegur pangeran dengan suara yang dapat memekangkan telinga


Dengan cepat xiao yu melihat ke arahnya dengan tatapan yang tajam (plakkk)


"pangeran" cela nona kedua dengan panik melihat calon tunangannya di tampar mentah-mentah


" lancang, apa telingaku tidak salah dengar, jelas-jelas dia sendiri yang tidak sopan masuk ke dalam kediaman orang lain tanpa mengucapkan salam kepada pemiliknya" sahut xiao dengan perasaan benci, kalau saja peria ini mau berdebat dengannya, tentu xiao dengan senang hati akan meladeninya, untuk semata-mata agar ia bisa melampiaskan semua kemarahannya akibat rasa sakit di hianati oleh kekasihnya sendiri, xiao heran di dunia baru maupun yang sudah terlewatkan,kenapa nasibnya tidak ada bedanya "sekarang saya mau tanya pada anda yang mulya putra mahkota, menurut anda apakah pantas,orang asing yang tidak memiliki ikatan sama sekali tiba-tiba datang untuk mencampuri urusan peribadi orang lain?"


(nedd) seketika hati pangeran tergerak oleh pertanyaan itu, ia jelas tahu apa yang di maksud oleh wanita yang ada di hadapannya, bahwa pertanyaan itu mengarah padanya sendiri agar tidak bertidnak terlalu jauh


putri pertama yang juga mengerti maksud dari ucapan adik tirinya seketika melaray "mei-mei putra mahkota tidak bermaksud seperti itu"


'ceh,munafik' dengan perlahan xiao berjalan ke arah belakang putri pertama dan berbisik tepat di telinganya kanannya "jiejie,perlu kau tahu aku bukan anak kecil yang bisa percaya dengan derama topeng monyet palsumu itu.oh,ya.dan stu hal lagi,mulay sekarang nikmatilah apa yang sedang kau miliki, karena suatu saat nanti semuanya akan menjadi miliku.cammkan itu!"


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2