Reinkarnasi Sang Dewi Penguasa

Reinkarnasi Sang Dewi Penguasa
bab:49.ke'adaan mendesak


__ADS_3

( pengap ) itu adalah kata yang utama, di rasakan oleh xiao yu,membuka matanya dengan kilatan cahaya,ia menyadari bahwa dirinya sedang berada di dalam air


—"huaaa!!!"


Ia keluar dari genangan air itu.namun begitu ia kembali membuka matanya, ia ternganga dengan mata yang terbuka lebar


—"AAAH'AAAA.AAAAAAAAA!!!"


"hihi.hello I'm sorry.sepertinya saaya salah kandang" ucap xiao dengan perasaan canggung


***


Xiao akan berbalik namun ketika ia akan segera melakukannya,sebuah kata kembali di lontarkan oleh seorang peria yang ada di hadapanya


—"SIAPA KAU,?.BERANI-BERANINYA MUNCUL DI HADAPANKU.TUNGGU!!!"


"tuan,bukankah saya sudah minta maaf tadi?" jawab xiao dengan cengiran canggung yang ia ukir di bibir mungilnya


Mulay sekarang kalau tidak ada hal'yang mendesak, ia pastikan,tidak akan memakay mantra teleportasi lagi.lihatlah kini ia di-landa perasaan malu. muncul di bakmandi seseorang dengan tiba-tiba, apalagi orang yang sedang mandi ber'jenis kelamin laki-laki


Peria itu menatap xiao yang sedang basah kuyup dengan tatapan menyelidik,lalu bertanya "nona telingaku masih berfungsi dengan baik,jadi kapan anda meminta maaf pada saya?"


Menanggapinya xiao hanya tertegun,amnesia mendadaknya kambuh lagi.ya,mana mungkin orang di zaman sekarang tahu tentang kosokata yang tadi sempat di ucapkannya "ya.oo,ya.saya minta maaf"


Xiao buru-buru men-jinjit hanfu nya,untuk melangkah keluar dari bak mandi yang ukurannya sebesar kolam dengan air s*s*


Melihat gadis itu akan berlari keluar, peria dengan wajah tampan itu ikut berdiri tanpa menyadari bahwa dirinya sedang telanjang bulat'pasti dia adalah mata-mata yang di kirim oleh ayah'


"pengawal-pengawal!"



Merasakan ada sebuah tangan di atas pundak. yang menahannya untuk tidak melangkah,xiao berencana untuk memarahi peria itu.namun begitu ia berbalik reaksinya seketika berubah 'sklera' matanya terbuka lebar dan sesekali berkedip


"OMG, sangat besar!!!" coloteh xiao sambil menatap sel4ngk4ng4an peria itu


Ia menutup matanya dengan kedua belah tangan,namun tidak bisa di pungkiri bahwa ia tidak bisa melakukan toleransi karena matanya begitu jelalatan mengintip dari sela-sela jari-jemarinya 'oh my good mataku ternodaii'


Kemudian setelah nya, ia mengangkat pandangannya hingga melihat wajah nanar peria itu


seperkian detik peria itu dengan refleks menutup *********** "apa kau sudah puas melihatnya?"


—"sudah"


Ia menggigit bibir bagian bawahnya sendiri, pikiran kotornya mulay meraja lela di dalam kepala,

__ADS_1


mendapat jawaban yang tidak terduga dari gadis yang sedang melotot ke'arahnya,peria itu meraung karena kesal"KAUU!!"


—"eh,belum"


jawaban wanita itu lagi-lagi membuatnya tersentak.matanya tiga kali berkedut "tidak tahu malu"


menyadari kata yang di ucapkannya salah, xiao dengan gerakan cepat segera menepis tangan peria dengan kulit putih pucat itu, kedepannya ia bergegas pergi dari ruangan "aa'aku tidak melihatnya"



terlepas dari lamunannya,dia mengambil semua pakayannya "tunggu nona!"


—"sudah ku bilang aku tidak melihatnya"


Xiao akan membuka pintu, tetapi satu anak panah melesat ke arahnya, meliriknya dengan sekilas. xiao yu menepiskan tangannya ke arah anak panah yang sedang tertuju padanya itu, hingga benda dengan ujung besi yang runcing,kembali ke arah pemiliknya


Menangkap kembali senjata istimewa, yang ia gunakan pada gadis itu untuk menahannya agar tidak mencoba keluar dari ruangan,


Ia menarik kedua bahu gadis itu hingga yang di tarik terlempar ke tengah-tengah kamar nya


"kau yang memulay" cerca xiao sambil melemparkan jarum emasnya


Padahal maksud dari peria itu baik untuk kepentingan gadis itu sendiri,karena pendengarannya yang tajam,bisa mendengar kegaduhan di luar yang akan semakin menyulitkannya,


salah faham,mungkin yang terjadi padanya.hanya menghela nafas kecil ia tidak mau memperovokator gadis itu dan hanya bisa menghindari serangannya dengan sangat mudah tanpa menyerang


dengan begitu jarum yang asli menampakan wujudnya, setelah menusuk tepat di leher peria yang sedang melakukan pose,dengan tubuh sispeck yang tanpak busana


Xiao tersenyum kecil di antara langkah kakinya menuju peria yang tengah mematung itu


Ia mengelus pipi mulus peria handsome yang hanya menggerakan matanya saja "jangan salahkan aku karena kau yang memintanya"



( krek )


Pintu di buka lebar olehnya, hempasan angin laut siap menerka seluruh tubuhnya yang terlihat basah


—"NONA"+


Terdengar teriakan yang memekangkan telinga, di dalam kerumunan orang-orang di hadapannya.melihat dari aspek yang di arahkannya pada jarak pandang dekat, ia hanya mengangkat sebelah alisnya keatas


Dua orang yang tadi memanggilnya buru-buru melepaskan cengkraman yang di alami masing-masing dari orang-orang itu, mereka segera berlari ke arahnya dengan ketakutan


"nona,saya pikir kami akan kehilangan anda" ucap mei lian dengan wajah sumirang

__ADS_1


"iya nona" coloteh mei juan sambil memeluk tubuh ber'air milik nonanya


—"nona kenapa tubuh anda basah semua?"


"tidak apa,kita akan pergi dari sini.ayo pegang kembali tanganku,meski kita tidak tepat pada sasaran,setidaknya kita akan tiba di kerajaan bron" pungkas xiao dengan nada percaya diri


—"mm"+



( sing )


"ahhh!!!"


Tiba-tiba saja xiao merasakan pergelangan tanganya teriris.ia dengan segera menutup nya dengan telapak tangan kanan


Ia memalingkan wajahnya ke belakang dan melihat kilatan cahaya emas melapouinya.pedang bulan beroprasi sebagay bumerang kembali menyerangnya"hati-hati!"


Mendorong dengan sekuat tenaga.al-hasil kedua pengawalnya terjatuh ke atas lantay


Dari kerumunan itu munculah seorang peria yang terlihat lebih menonjol jikala di bandingkan dengan yang lainnya


Peria itu menyipitkan kelopak matanya mendapati penemuan yang tidak terduga.iapun tersenyum sinis


xiao pun juga menatapnya dengan iris mata yang melebar diiringi gumaman keclil di hatinya "oh my good jackpot"


"nona.nona tidak apa-apa?" celetuk mei lian yang melihat reaksi cepat, di lakukan oleh nonanya


"nona sepertinya kita haris cepat pergi,!.tadi saja kami di tuduh sebagay penyusup,dan sehingga saya dan adik saya di tangkap oleh mereka" lanjutnya dengan panik


'ah,jackpot apanya.kenapa ada saat-saat di mana peruntungan masalah tidak terduga seperti ini. tidak bisa.dia pasti masih mengincar mutiara itu' batin xiao sambil uring-uringan.mencari jalan keluar tanpa memperdulikan ucapan mei lian


'tenaga dalamku sudah terkuras habis,tidak mungkin untuk aku melawannya,tidak ada cara lain lagi aku harus menggunakannya' ucap xiao dalam hati.ia menimbang-nimbang antara tenaga untuk menghalau serangan yang tidak di inginkan.itu sangat tidak memungkinkannya bisa bertahan


Akibat enrgi yang ia salurkan pada mantra teleportasi,demikian membuatnya menjadi lemah


( rekkkk )


(krekkkk)


"nona apa yang sedang anda lakukan?" teriak mei lian yang melihat nonanya menyobek pakayan bagian pundak,dan dari bawah sampay memperlihatkan lutut putih mulusnya sendiri,


Xiao tidak memperdulikan hal itu,mantra bunga kenanga iblis adalah satu-satunya cara yang kini melintas di benaknya


bersambung...

__ADS_1


note:"pembaca masih nunggu gak ya,nih cerita baru author up setelah lama di jeda?"


__ADS_2