
Xiao yu mendadak berhenti di samping pohon cemara, ia menempelkan telapak tangannya, sambil mengeluarkan nafas berat, namun tiba-tiba ia menyadari sesuatu "huhh,tunggu,!!! kenapa luka'ku tidak terasa sakit lagi?"
Merasakannya ia kemudian perlahan membuka baju,di sebelah pundaknya "oh my god!!!"
Ia sangat terkejut mendapati lukanya telah dibalut oleh perban 'ja'jadi aku sudah salah paham' ucapnya dalam hati sambil menutup mulut yang sedikit melonggar
β"HEY,berhenti,?"
Xiao yang tadinya sedang mencerna apa yang terjadi.
mendengar suara panggilan yang mengarah padanya, ia tertegun selama beberapa saat "astaga.kenapa dia meβ"
(plakkkkk) sebelum ia melanjutkan kata-katanya, ia sudah di sadarkan oleh ingatan, di mana ia sudah menampar peria itu sampay pipinya membengkak merah
"OH MY GOOD,apa dia mau balas dendam,**'tidak-tidak aku gak boleh tertangkap bisa mati muda aku" cerca xiao yu, sambil mendadak gusar,ia merasa firasat burik akan terjadi padanya
Ia buru-buru berlari lagi,namun tak di rasakannya bawa ia sudah memasuki hutan terlalu dalam, sampay-sampay disekitarnyapun terlihat suram dan menyeramkan
Bawahan peria bertopeng itupun menemukan jejak gadis yang di carinya,akan tetapi setelah dia melihat kemana arah jejak itu pergi, dia berhenti,melihat hutan yang tampak mendominasi, dia mengurungkan niatnya untuk mengejarnya
Karena ia berpikir lebih baki menerima hukuman dari tuannya, daripada harus mengorbankan nyawa. Hanya untuk mengejar gadis,yang belumtentu akan bisa di dapatkannya
Tiba-tiba bulu kuduknya merinding "sudahlah,mendingan,aku segera pergi dari sini.ssssh, ihh ngeri" ucapnya sambil berbalik pergi
Xiao yu tengah beradaptasi dengan lingkungan yang ada di sekitarnya ia tidak takut sedikitpun,
melainkan ia tidak tahu harus kemana lagi melangkahkan kakinya, tujuannya datang ke sini hanya untuk mencari ketenangan. untuk sekedar menyerap energi 'QI' di hutan kebadian, meski ia sekarang brada di tempat yang sama, tapi melihat sekeliling yang tampak terlihat horor sangatlah tidak memungkinkan untuk ia bersemedi di sini
bukannya menambah kekuatan malah mencari kematian, ia yakin kalau sekarang telah berada di pedalaman hutan, pasti banyak hewan sepirit dan hewan iblis yang lebih ganas dari sebelumnya
Dengan tiba-tiba ia mencium bau amis yang sangat kuat di depannya
Ia perlahan berjalan mengikuti asal-usul bau amis itu
Mengendus seperti an*i*g ia terus menelusurinya hingga pada titik ia menemukan dimana munculnya bau amis itu
Ia terpaku ditempat, melihat goa yang sangat besar seperti istana. tanpa ragu ia berjalan santay memasuki goa itu.hal pertama yang di lihatnya adalah kegelapan tanpa pencahayaan yang masuk sedikitpun ke dalamnya
Secara bersamaan dengan diiringi langkah kakinya ia sekarang benar-benar waspada 'apakah di sini ada penghuninya?'
Namun tiba-tiba cahaya api menyala di setiap dinding goa itu dari atas obor,Ia terheran hingga berkata"wahh,it's magic"
__ADS_1
(note:anggap aja kayak gini yaπ π π )
Ia terus menyelusuri dindiang goa itu sampay ke ujungnya
Di depan sana ia melihat patung naga yang sangat besar.namun xiao yu mendadak heran "mengapa patung ini di rantay?"
Setelah memerhatikannya dengan baik-baik xiao yu seketika paham "apa patung ini di segl,tapi kenapa demikian,? bukankah hanya patung saja, kenapa harus memakay segl segala, apa jangan jangan......?"
Ia mendakat ke arah patung itu. di depannya terdapat batu persegi empat dengan ukiran-ukiran yang entah apa artinya,dirinyapun tidak tahu
Di atasnya terdapat sidik lima jari xiao yu jadi terpikirkan akan sesuatu "apa ini pemecah segl nya?" tanya ia pada dirinya sendiri sambil meletakan tangannya di atas cap yang terukir itu
Begitu ia menyentuhnya kilawan cahaya muncul, sehingga membuat seisi ruangan sangat menyilawkan mata
Xiao menutup kedua matanya karena tidak dapat menahannya
Tiba-tiba secara perlahan cahaya itu mulay redup,yang memperlihatkan sebuah buku kuno nan tipis melayang di udara
Xiao tidak bisa tidak untuk tidak mengambilnya, ia perlahan membuka buku itu,buku yang mengeluarkan cahaya keemasan itu bisa terlihat isinya:yaitu sebuah mantra-mantra kuno yang mengarah ke lukisan cakra di dalamnya
Xiao yu menyernyitkan alisnya hingga mengerut, ia langsung memahami isi dari setiap untayan kata,mantra di dalamnya dan entah tak tahu mengapa semuanya terasa masuk begitu saja ke dalam memori ingatannya
Ia kemudian memutuskan untuk melakukan petunjuk isi buku itu.pertama ia mengoleskan darah dari pundaknya ke segel kertas yang ada di rantay yang mengikat naga, setelahnya ia membuat lingkaran cakra hingga mengelilingi seluruh tubuhnya
Ia menggumamkan sebuah mantra, dengan tiba-tiba cakra itu mengeluarkan cahaya biru begitupun naga itupun bereaksi hal yang sama
Pusaran awan terlihat begitu menyeramkan
Xiao tidak bisa menahan tekanan dari petir yang kian bertubi-tubi menyambar ke dalam tubuhnya yang berada di lingkaran cakra, tubuhnya kian mengeluarkan asap hitam
(DOR,DOR,DOR) (DUAR DUAR DUAR) & (BOMMMMMMM)
"AAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHH" xiao berteriak histeris
Patung naga itu mengeluarkan cahaya biru dan berubah menjadi naga yang hidup, memutari seisi goa yang luasnya seperti mansion
(note: "bayangkan saja xiao yu di posisi itu yaπ π π ")
Cahaya mulay meredup. begitu pun dengan cahaya matahari yang mulay mengintip dari sela-sela awan yang perlahan memudar
β
Benua (shu) kini sedang terguncang hebat oleh ruah-riuhnya para penduduk yang berlarian melihat ke arah hutan ke abadian
__ADS_1
β"ada apa dengan hutan keabadian?"
β"ya adapa ini bukankah selama ini hutan itu baik-baik saja"
β"apakah ada kekiuatan besar di sana sehingga huntan itu berekaksi menjadi mengerikan"
Begitulah kira-kiara pendapat semua penduduk terhadap hutan itu.sedangkan para kultivator yang melihatnya bergidik ngeri atas tekanan yang begitu kuat mengintimidasi mereka
'apakah akan terjadi hal buruk?'
'kenapa kekuatannya begitu besar'
'apa sesustu terjadi di sana?'
β
Begitupun dengan kekaisaran langit mereka merasakan hal yang serupa. mereka tidak tahu apa yang sebenarnya telah terjadi pada hutan yang tadinya tenang-tenang saja
Para kasim kekaisaran sekarang sedang berlari terburit-birit menuju aula mereka berkecak riuh untuk sampay di sana
Setelah berkumpul kasim 1.maju ke depan sambil membungkuk ia berucap "hormat paduka raja semoga dewa agung memberkati anda"
Serampakan semua orang membungkuk hormat dan berkata hal yang serupa, hingga suara mereka menggema di dalam aula
Menerima penghormatan itu kaisar hanya mengangguk samar "mm,seperti yang kalian tahu sekarang hutan keabadian sedang bersirkulasi"
"menjawab yang mulya,kalau anda berkenan bisakah yang mulya beritahu kami apa yang sedang terjadi pada hutan itu?" tanya kasim:2.
"beri pencerahan pada kami yang mulya"+:1000
Ucap mereka
"mm,kalian tahu penguasa hutan itu?" seru sang kaisar sambil menatap tajam ke arah kasim
β1. "ii,ini.....?"
"ya.penguasa itu kini sudah terbebas dari segelnya,namun kalian pasti tahu utuk melepasnya,hanya darah orang terpilih lah yang bisa melakukannya.maka dari itu mulay sekarang kalian harus waspada jangan sampay kalian menyinggung orang itu,karena kita tidak tahu,dia lawan atau kawan" tegas-sang raja dengan penuh suara kewibawaan
"baik yang mulya"+ sahut merkaka sebelum beranjak pergi meninggalkan aula
Di sisi lain xiao perlahan membuka matanya menampilkan cahaya ungu terpancar dari matanya
Urat-uratnya mengeluarka cahaya hitam ia merasakan enrgi yang berlipat-lipat ganda masuk ke dalam tubuhnya,sampay-sampay ia mengeluarkan seteguk darah
"oho oho oho" ia sampay terbatuk-batuk
"salam yang mulya" ucap suara lantang yang memekangkan telinga
__ADS_1
Xiao yu melihat ke arah suara itu dan seketika ia terlonjak kaget "na'na'NAGA"
bersambung...