
(BREEEAKKKKKK)
("ARKHHHHHHH")
(BRUKKKKKKKK)
seorang anak kecil terlempar dari lantay atas yang mengakibatkan semua orang terkejut, tubuh anak itu mengapung di udara, terlihat di punggung anak kecil kira-kira ber'usia enam tahun itu, terdapat bekas sayatan pedang yang kian mengeluarkan darah dari balik baju yang di pakaynya, anak kecil dengan jenis kelamin laki-laki itu mengeluarkan setetes air mata yang memilukan
***
Xiao dengan tangkas meloncat dari atas meja-nya, dan menangkap tubuh mungil anak kecil itu, kemudian dengan perlahan turun ke atas lantay
Melihat anak kecil itu memejamkan matanya sambil meringis ketakutan
xiao tersenyum ke samping, lalu mengusap hidung anak kecil itu dengan telunjuknya sambil berujar "anak manis, apa kau tidak akan membuka matamu?"
Mendengar suara lembut nan merdu di sampingnya, anak kecil itu tertegun, karena takut ia kemudian perlahan membuka kelopak matanya
Seketika kedua iris matanya berkaca-kaca.
"dewi,apakah saya masih selamat?" ia bertanya karena sebelumnya berpikir akan meninggal saat jatuh tadi,ternyata masih bisa bernafas
'apa, kenapa deramatis sekali' pikir xiao sambil tersenyum getir, ia kemudian dengan geram-mencubit pipi mungil anak itu sambil menjawab "apa yang kau bicarakan, tentusaja kau masih hidup"
Mendengarnya membuat anak kecil itu serantak memeluk penyelamatnya
"kenapa,? apa kau takut?" tanya xiao dengan nada yang lembut
Mengangguk sebagay tanggapan, anak kecil itu memandang xiao dengan tatapan menyelidik "kenapa kakak ini memakay penutup,kain di wajahnya?"
*
Pada saat ini semua orang melihat ke arah lantay dua, di dalam toko/kedai makanan itu
(BRUKKKKKKKKK)
Seketika polusi menyebar dan berterbangan ke segala penjuru toko,
Setelah debu itu perlahan menghilang, mandapati serang peria berbadan kekar di tengah-tengah luasnya toko
Akibat lompatannya dari lantay dua mengakibatkan lantay dibawah yang terbuat dari pahatan kayu itu hancur dengan bentuk meligkari tubuh si peria dengan codet di wajahnya
Awalnya semua pelanggan ingin menyalahkan orang yang telah menindas seorang anak kecil
__ADS_1
Akan tetapi setelah melihat siapa dalangnya mereka seketika membeku di tempat
Suara jakun terdengar dari dalam tenggorokan para peria. mereka seketika ketakutan,hingga sesekali menyeka keringat mereka masing-masing
Sekarang para pengunjung mengerti di mana akar permasalahannya
—
( jun zao ) itu adalah nama peria dengan wajah bercodet, di pasar ini semua pedagang mengenal nya dengan baik, peria dengan tempramen bak iblis itu kerap menindas seseorang yang berani menghalangi keinginannya, sudah beberapa orang maupun pedagang yang pernah di bunuh olehnya tanpa ampun
—
Xiao mengangkat alisnya sebelah ke atas, pemandangan yang aneh, semua orang tertunduk tanpa ada yang mengangkat dagu mereka satupun,sekan takut pada peria itu
Berdiri tegak, xiao beranjak dari duduknya dengan terus manatap ke arah laki-laki bercodet dengan usia 27 tahun itu
"kak,tolong selamatkan aku, aku takut" rengek anak kecil yang terlempar dari lantay atas itu kini bersembunyi di balik tubuh xiao yu
"hey,gadis kecil serahkan anak itu padaku!" ucap jun zao dengan nada yang lantang
Xiao sekilas menatap ke arah anak kecil yang sedang meringis ketakutan di balik bajunya. ia kemudian tersenyum sinis menatap kembali ke arah jun zao sambil menjawab "hah, kau menginginkan anak ini, maka-ambil lah,? tapi sebelum itu terjadi, langkahi dulu mayatku"
Mendapati tantangan itu jun zao tersenyum meremehkan "cih, gadis kecil dan LEMAH seperimu berani menantangku"
"hahahahah, apa kau tidak tahu siapa aku, biar kuberitahu,!!! aku adalah jun zao kultivator terhebat di kawasan ini" lanjutnya dengan nada menyombongkan diri
"KK,KAUU. namun kau harus ingat bahwa seumur hidupmu akan ku'pastikan kau akan menyesal telah ber'urusan denganku. gadis kecil, terimalah ajalmu!" cerca jun zao
"ohh. benarkah, baik-kemarilah!" seru xiao dengan tatapan yang tajam dan menantang
Jun zao sangat marh, baru kali ini dia di romehkan oleh seseorang, apaligi orang itu adalah gadis yang usianya berlipat-lipat lebih muda darinya
Jun zao melancarkan aksinya dengan mengarahkan pukulan ber'api ke arah xiao
Dengan gesitnya xiao menghindar ke samping
sehingga mengakibatkan pukulan itu mendarat di dinding kayu hingga menjadi jebol
"kau bisa menghindarinya tapi tidak dengan kali ini" seru jun zao sambil melihat xiao dengan tatapan ganas,dia kemudian meraung "TORNADO ES"
Tiba-tiba angin berputar cepat sampai-sampay membentuk angin tingkat akhir, semua benda yang kecil di dalam toko tersedot olehnya mengakibatkan tornado itu semakin membesar
'gawat' batin xiao dengan panik takut akan menghancurkan seisi toko
Xiao berbalik ingin memberitahu pada anak kecil yang berada di sampingnya untuk mencari tempat yang aman, tapi sebelum itu pisau tajam dengan kecepatan angin merobek pakannya di bagian tangan
__ADS_1
'ah,sial padahal masih baru' gerutu xiao sambil melihat baju yang baru satu kali di pakaynya itu kini telah koyak
"anak manis, kau pergilah dulu untuk bersembunyi. biar jiejie ini yang akan menghadapinya" seru xiao sambil tersenyum manis
Bocah itu mengangguk paham akan situasi nya saat ini,ia berlari kecil untuk mengumpat di balik tiang yang besar
Xiao berbalik dan mengeluarkan aura membunuhnya, ia mengepalkan tinjunya kemudian berkata "her which grend"
Sebuah cakra penghisap tiba-tiba muncul membuat semua orang terlonjak kaget setengah mati, karena mereka semua tidak mengenali jurus apa yang di buat oleh xiao yu
Namun jun zao yang juga tidak tahu apa-apa malah tertawa terbahak-bahak "hhhhh, hanya itu kemampuanmu LEMAH, hhhhh"
Xiao tersenyum bak iblis lalu berkata "her which grend suck!"
Cakra itu seakan mengerti apa yang dimaksud oleh xiao
Cakra itu berputar semakin cepat angin tornado itu bukan lah apa-apa baginya, perlahan-lahan tornado itu terhisap kedalam cakra yang tengah berputar cepat
Seketika 'keheningan' itulah yang menjalar di dalam toko
Semua orang bergidik tak percaya, mereka serampak melihat ke arah xiao dengan tatapan kagum
Juan zao semakin marah wajahnya terlihat memerh padam, ia tidak akan mau kalah
"halberd' jiwa munculah!" asap hitam tiba-tiba muncul di tangan jun zao
Menampilkan tombak tajam yang panjang di genggaman tangannya yang kasar
"halberd attack!" seru ia sambil melemparkan tombak dengan kilauan asap hitam menyelimuti pegangannya
Namun tiba-tiba semua orang semakin terkejut dengan tatapan tidak percaya, ya. Tombak itu di berhentikan oleh sebuah dinding cakra yang dikeluarkan lagi oleh xiao yu
"waaaahhhhhh, hebat jiejie hebat" celetuk anak kecil itu yang menyaksikan pertarungan xiao dan jun zao
"bb'ba'bagaymana mungkin" coloteh jun zao karena tidak mengira serangan terakhirnya terhenti oleh jurus aneh
"rings of haylear" ucap xiao, dan seketika tombak itu berbalik arah dan menancap tepat di dada jun zao sampay menembus jantung dengan cairan hijau berupa racun
(BRRUKKKKKKK)
jun zao jatuh ke atas lantay dengan keadaan pupil mata yang masih melotot lebar
__ADS_1
Bersambung...
note:jangan lupa like & komennya ya😁😁😁