Reinkarnasi Sang Dewi Penguasa

Reinkarnasi Sang Dewi Penguasa
bab:5.kalung dimensi


__ADS_3

Tapi setelah ia meneliti keseluruhan dari ukiran wajahnya ia mulay mengerti,dengan sinisnya ia menarik senyum ke samping...


***


"dayang lu, tolong siapkan air,! saya mau mandi" seru xiao yu yang masih memandangi wajahnya di cermin


"mohon maaf nona,bukannya saya tidak mau mengambil air dari sumur untuk nona,tapi disini tidak ada bak mandi nona.jika nona ingin mandi anda bisa pergi ke halaman belakang, disana ada kolam pemandian air hangat,anda bisa berendam di sana dengan nyaman" jawab dayang lu,dengan hati-hati,jikala ia mengingat tempramen nonanya saat ini,sangat jauh berbeda dengan nona nya yang dulu


"BENARKAH?.mm baiklah aku akan segera kesana" ia sangat senang 'siapa juga yang mau menolak mandi dengan air hangat di zaman kuno seperti ini,bahkan di zaman moderen sekalipun,itu sudah menjadi kebiasaanku'


Dengan segera xiao yu menuju halaman belakang ia melihat keolam yang lumayan cukup besar dengan dinding batu di sekitarnya


Ia kemudian membuka satu persatu pakayannya sehingga hanya menyisakan pakayan dalam yang sangat tipis,yang hanya menyelimuti **** ***** 'tubuhmu lumayan bagus' gumamnya melihat lekukan tubuh nya yang menyerupai hurip 'S' dengan p4y*d4*4 yang sedikit besar,di umurnya yang ke 15 tahun tentu saja itu sebuah pencapayan yang diingin-inginkan setiap kaum wanita


Setelah memakan waktu setengah jam akhirnya ia selesay mandi,ia mengambil cermin di atas tumpukan baju yang tadi ia letakan di atas batu besar di pinggir kolam


"sudah kuduga" ucapnya dalam hati sambil memegang wajahnya yang lembut serta kenyal


Parasnya sangat cantik hidung mancung, bulumata yang lentik,mata yang jernih sebening keristal berwarna biru muda,bibir yang mungil serta pahatan rahang yang sempurna,


Ah kecantikan yang hampir setara dengan dewi,


dengan di tambah kulit pucatnya yang alami


Ia mengeringkan seluruh tubuhnya terlebih dahulu dengan handuk lalu mengoleskan obat ke atas luka yang di dapatkannya,kemudian Ia mengganti pakayan dengan yang sudah di berikan dayang lu, kepadanya tadi


Namun begitu ia hendak meninggalkan halaman tiba-tiba terdengar suara yang tak asing di telinganya


"cucuku jika kau ingin masuk ke dalam kalung dimensi,genggamlah liontin itu,kemudian ucapkan kata 'masuk' maka kau akan masuk kedalamnya,jika kau ingin keluar,ulangi hal yang sama namun kau harus ucap kan kata 'keluar' dan dengan sendirinya kau akan keluar dari dalam liontin dimensi itu.apa kau paham cucuku?"


Karena ia sudah merasa familier dengan suara itu yang tak lain adalah kakek yang membuatnya menjalani ruang dan waktu sehingga bereinkarnasi ke zaman kuno ini,jadi ia tidak heran lagi mendengar suara tanpa wujud "baiklah aku mengerti"


Mengeluarkan kalung itu dari lehernya ia dengan santaynya menggenggam,lalu berucap "masuk!"

__ADS_1


Dan benarsaja ia dengan gesitnya kini berada di sebuah pulau yang terapung di atas awan


Ia terkejut dengan apa yang ada di hadapannya pemandangan yang indah sampay-sampay ia ternganga lebar jika di masukan sebutir telur ke dalam mulutnya,nis caya telur itu akan masuk begitu saja,karena tak percaya.ya,yang ada di hadapannya sekarang adalah sebuah pintu gerbang yang menjulang tinggi terbuat dari emas murni


"nona akhirnya anda sudah datang,sudah lama saya menunggu nona,tapi nona tak kunjung kemari" terdengar sebuah suara dengan nada merajuk di sisi kanan xiao yu dan seketika membuyarkan lamunannya


Melihat ke samping ia menyernyit mendapati hewan dengan bentuk kelinci itu berada di sisinya "kau bisa bicara?.tadi apa kau bicara denganku?"


"ya.tentu nona,perkenalkan nama hamba (cing cheng) hamba adalah penjaga kalung dimensi yang nona pakay,yang mengarah ke negri ini, termasuk negri ini juga hamba yang menjaganya" ujarnya sambil membungkuk hormat


"hee.benarkah,OMG ternyata memang benar kamu bisa bicara,lantas apa yang harus aku lakukan sekarang?" celetuknya tanpa menggubris yang lainnya


"menjawab nona,pertama-tama marilah kitamasuk terlebh dahulu" tita kelinci itu sambil menghadap ke arah gerbang,dan hanya di tanggapi anggukan kecil oleh xiao yu


Lalu kelinci putih seputih salju itu menggumamkan sebuah mantra,secara bersamaan puntu raksasa itu terbuka (krrreeeeeeeeeekkkkkkk)


Masuk kedalam seperti orang idiot xiao yu tidak bisa mengalihkan,ataupun berkedip atas apa yang dilihatnya


Sambil melongo xiao yu tak sadar bertanya"apa ini semua punyaku?"


"Tentu saja bukan" jawab kelinci itu sabil menyelusuri jalan


Menyadarinya xiao yu bertanya dengan heran "apa maksudmu,bukankah,kalung dimensi adalah miliku,kenapa isinya tidak termasuk?"


"menjawab nona cantik,memang benar kalung itu punya anda tapi tidak dengan isinya,karena jika semua ini milik anda bukankah nona akan lebih memilih tinggal disini daripada di luar sana bukan?" tegasnya dengan penuh kata penekanan yang percaya diri.setelah jeda sebentar iapun merantay kata-katanya kembali "maka dari itu untuk memiliki semua yang ada disini anda harus berkualtivasi terlebih dahulu,kekuatan pada seseorang tergantung dari levl yang mereka miliki singkat saja,saya akan memberi tahu nona intinya saja terlebih dahulu sebelum pengurayan nya:


Tingkat kultivator


10.tingkat.tingkat awal:14


1.jiwa. 2.surga


3.master 4.legend

__ADS_1


5.nirwana. 6.golden drake


7.dewa 8.dewa surgawi


Jarang terjadi


9.dewa emas 10.dewa kuno


11.dewa abadi


Cerita legenda


12.kegelapan 13.cahaya


14.penguasa


Nah,setiap tingkat memiliki ranah yang berbeda-beda dan setiap satu ranah seperti yang sudah saya ucapkan tadi yaitu 'levl' dimana setiap naik satu levl anda akan mendapatkan 10 koin perak"


"hm.menarik,baiklah aku faham sekarang itu terlalu mudah untuku" ucap xiao yu dengan nada sinis


"dasar bocah tengik sombong,aku mau lihat apakah ucapanmu itu sesuay dengan kemampuanmu?" geram kelinci itu dalam hati


"baiklah kelinci bau,hal pertama apa yang harus ku lakukan untuk menjadi kultivator?"tanya xiao yu sambil menatap ke arah kelinci itu


"b'bb'beraninya kau memanggilku kelinci bau apa kau ini bosan hidup ke'hah" teriak kelinci itu dengan marah,bagaymana bisa manusia rendahan itu menyebutnya bau


"oo.baiklah-baiklah,oooh ulu ulu ulu maafkan aku kelinci yang imut,aku hanya bercanda...hhhhhhhh kau sangat lucu" sahut xiao yu sambil memegang kedua pipi kelinci itu sambil tertawa lepas, tak ia sangka ternyata kelinci itu memiliki penyakit darting


Kedua pipi Kelinci itu seketika memerah di balik bulu-bulunya yang tebal,ia sedikit malu di pegang oleh gadis cantik di hadapannya ini,namun mengingat bahwa ia adalah majikannya ia tidak mau terlihat lihay,ia dengan sigapnya mengembalikan ekspresi ke awal semula "mm.baiklah aku akan memaafkanmu, ta'tapi itupun karena terpaksa kau ingat.hal pertama yang harus kau lakukan ialah harus berkultivasi terlebih dahulu ayo ikut aku!"


Tanpa menggubris perkataan kelinci itu ia berjalan membuntutinya.toh kalau itu ia juga tahu dari saluran ingatan yang di berikan putri xiao jian padanya.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2