Reinkarnasi Sang Dewi Penguasa

Reinkarnasi Sang Dewi Penguasa
bab:39.mendapatkan hal yang baru


__ADS_3

Perkiraan setatus jam di zaman moderen ( 12:00 )


Sensasi dingin menyelimuti seisi ruangan yang hanya terdapat cahaya lilin di atas piring kecil di pinggir tempat tidur milik xiao yu


—"gadis cantik bangun lah!"


—"gadis cantik bangun lah aku memanggilmu!"


—"gadis cantik ayo bangun lah sayang"


Secara tiba-tiba tangan pucat nan ungu meraba,dari ujung ibu jari kaki milik xiao yang sedang tidur,dengan kuku panjang dan tajam


***


Xiao yu, yang merasaakannya dengan refleks melemparkan jarum emas berupa senjata 'istimewa' dengan tingkat 'menengah'


( wuussssss )


Baranjak dari tempat tidurnya ia seketika tercengang dengan apa yang ada di hadapannya 'aa,apa itu?'


—"gadis cantik ayo ikuti aku!"


Xiao termenung.rupanya suara halus nan menyeramkan itu berasal dari dalam kotak yang tadi di berikan oleh nenek-nenek tua di pinggir jalan


Ia mengangkat alisnya sebelah dengan heran melihat kotak dengan kondisi melayang di udara itu mengeluarkan cahaya ungu berbalut hitam, sedang menahan jarum emas yang di lemparkan olehnya dan kini sedang dalam posisi yang sama, ya'itu terhenti di udara, hal itu sangat tentu menimbulkan berbagay pertanyaan


( prek )


Jarum itu seketika jatuh ke lantay. Xiao dengan siaga mundur ke belakang dengan tatapan tajam penuh kata 'awas'


"siapa kau?" setelah xiao melontarkan pertanyaan itu


Seketika dari dalam kotak itu terdengar tawa secara siliy, yang memekangkan telinga


—"jika kau ingin tahu jawabannya,maka ikutlah denganku!"


"atas dasar apa kau ingin memerintahku agar ikut denganmu?" ucap Xiao lantang, dengan tatapan tak berkedip sekalipun


—"atas dasar apa kau bilang, hahaha. rupanya kau cukup keras kepala.ku'beritahu-kau, jika kau ingin menemukan pedang api iblis maka, kau harus ikut denganku!"


—"bagay mana apa kau tertarik nona cantik?"


Berpikir keras dalam diam secara spesifik,ia hanya melakukannya sebagay tanggapan


Setelah beberapa saat, akhirnya ia memutuskan untuk mengikutinya, meski sekarang ia tetap waspada,karena penunggu kotak itu terdeteksi bukanlah iblis biasa


( brekkk )


Ia melompat lewat jendela kamarnya, lalu berjalan ke arah timur dari dalam desa di pulau itu, ia terus mengikuti kotak itu ke dalam hutan yang sangat gelap, hanya ada cahaya rembulan yang mengiringi langkah demi langkah yang di ambil olehnya


'bagaymana mungkin dia mengetahui tentang keberadaan pedang api?' batin xiao sambil menatap ke arah kotak yang menuntun-nya itu

__ADS_1


Melanggang ke pedalaman hutan yang sangat asing,xiao mengerutkan keningnya melihat kotak itu lenyap di telan goa


Xiao terhenti sebentar melihat goa dengan tanaman rambat yang menjuntay dari atas sampay pada tanah yang datar


'goa apa ini?' celetuk xiao dalam hati sambil menyingkirkan tanaman itu ke samping agar ia juga bisa ikut masuk ke dalam



"oh my good!!" xiao terperangah melihat seluruh isi goa itu



(note:hanya sekedar contoh)


Ia berjalan melewati cahaya kunang-kunang yang seketika memutari seluruh tubuhnya seperti sedang menyapa, dan melihat bunga mawar merah bertaburan di sepanjang jalan


Kilauan-kilauan batu permata dengan warna dan jenis yang berbeda,memiliki kesan tersendiri dari cahaya yang di pancarkannya


"kenapa ini bisa nyala?" coloteh xiao sambil memetik satu tangkay jamur ( Enoki ),


Ia terus memerhatikannya lalu ber'ujar "bisa di makan gak ya?"



Kembali ke tujuan semula,tatapannya ter'alihkan kembali ke arah kotak itu


"wah,apa ini tempat sihir?" ucap xiao sambil memutar-mutar badannya, untuk melihat setiap penjuru ruangan di dalam goa itu



Ia yang melihat kotak itu belum berhenti. Ia-pun hanya bisa mengekorinya, dan melangkah ke atas jembatan batu


—"gadis cantik kemarilah!"


Setelah xiao sampay di hadapan tengah-tengah patung berbentuk ular itu, kotak segi empat itu-pun kembali mengeluarkan suara "gadis cantik,bisakah kau memberikan setetes darahmu untuku?"


"untuk apa,?.apa kau ingin memanfaatkanku?" seru xiao dengan nada yang penuh penekanan, ia tidak mungkin memberikan darahnya dengan mentah-mentah tanpa adanya penjelasan apapun,


—"baiklah karena kau anak yang keras kepala, maka ijinkah aku untuk mengenalkan diri:perkenalkan namaku ( su'yi ) aku adalah ratu iblis.alasan'ku untuk meminta darahmu adalah, untuk menyempurnakan wujud asliku"


Xiao yang mendengarnya mendadak tercengang "kk'kau ratu iblis, tapi bagay mana bisa.bukankah masih banyak darah segar di luar'sana hingga kau tanpa harus repot-repot untuk memintanya padaku?"


—"tidak banyak manusia yang memiliki aliran darah suci sepertimu,apalagi darah suci akan tetap suci jika pemilik darah tersebut memberikannya dengan iklas"-


-"dan jika kau bersedia memberikannya,maka aku akan menjadi orang'mu. karena darah yang kau berika akan menjadi bagian dari diriku,dan satu hal lagi untuk pedang api iblis aku tentu-tahu dimana tempatnya!!"


Xiao yang mendengarnya langsung berpikir keras tentang:apakah dia harus memberikan darahnya dan apakah memang benar, iblis itu bebar-benar mengetahuinya?


Namun dengan lamanya ia memikirkan hal tersebut, akhirnya ia fiks memutuskan untuk memberikan darahnya.toh,tidak salah dan tidak ada ruginya juga, lagian hanya setetes buka se'gentong


—"baiklah!!"

__ADS_1


Ia kemudian melukai jari kelingkingnya dan meneteskan darahnya pada kotak itu


( ck )


Tiba-tiba cahaya merah-darah menglir lewat cela-cela dan ukiran-ukiran matahari serta bunga, yang tertancap di kotak berbahan batu itu.


mata ketiga ular itu mengeluarkan cahaya merah dengan kilauan-kilauan siluet unggu yang mengarah pada kotak itu. xiao mundur beberapa langkah ke belakang dengan gugup


Aliran-aliran listrik seketika menyambar hingga membuat lingkaran cakra di bawah kotak itu mendorongnya masuk ke dalam portar berwarna biru di hadapan nya


( dreap )


Kotak itu seketika terhisap ke dalam. Hingga kelelawar dengan jumlah yang banyak, keluar dari dalam goa karena ketakutan


Hal berikutnya yang terjadi adalah. membuat xiao terperangah dengan keadaan mulut yang merongga dan pupil mata sebesar telur mentah


Karena melihat sesosok wanita cantik keluar dari dalam portal itu sambil menggenggam kotak yang tadi membawa xiao untuk datang ke tempat ini



dengan keadaan kotak terbuka yang terletak sebuah bunga ( kenanga hitam ) yang mengeluarkan aroma menyengat ke dalam indra penciuman yang amat menggoda


xiao tertarik untuk mendekat, tapi pada saat ia akan melangkahkan kakinya untuk melihat lebih jelas lagi, tiba-tiba bunga itu melesat ke arah-nya dengan kecepatan guntur masuk ke dalam tubuh


Ia seketika terdorong hingga mengapung di atas sambil merintih kesakitan


"gadis cantik, itu adalah hadiah'mu dariku" seru wanita itu sambil tersenyum tipis


"aaaaaaakkkhhhhh.aaaaahhhhh,arghhh.panass.aahhhh.panass" pakik xiao yang tidak tahan dengan kekuatan sepiritual dasyat yang masuk ke dalam dirinya


Hingga suara teriakan ter'akhir bisa terdengar menggema sampay di ambang pintu goa


"selamat gadis cantik,selamat. kau telah mewarisi ilmu sihir aroma iblis ratu penggoda" ucap ratu iblis itu sambil ter'tawa puas. lalu dengan seketika berhenti mendadak untuk menambahkan"kini jikala engkau menggunakan sihir 'aroma iblis ratu penggoda' maka semua peria akan merangsang karena mencium aroma tubuhmu,bahkan mereka tidak akan kuat untuk menahan hasrat tertentu yang akan timbul pada diri mereka sendiri"


Xiao turun perlahan-lahan sampay menginjak tanah, diiringi kelopak mata yang terpejam. kelopak matanya kian terbuka mengijinkan asap hitam keluar dari dalam-mata merahnya"apa benar begitu bukankah terdengar fantastis"


"mungkin nona tidak akan percaya,akan tetapi ucapkan mantara ini ( ****** **** ***** ******** ) maka anda harus siap siaga" jelas ( su'yi ) sambil mengangkat dagunya tinggi-tinggi


—"tapi—"


*


—"tidak lepaskan,lepaskan aku!"


—"ahhh,lepaskan berani beraninya kalian"


—"apa kalian sudah gila?"


*


"nona, nanda harus segera kembali sekarang juga, sebelum sesuatu akan terjadi, jika anda tidak secepatnya kembali ke penginapan" tegur ratu iblis itu tiba-tiba, sambil tercengang memegangi sebelah telinga dengan tangan kanannya

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2