
(dreap).xiao yu menggerakan matanya hingga berkedut,kelopak matanya kian terbuka hal pertama yang ia lihat seperti lampu sorot memenuhi lingkaran seluruh tubuhnya
"di mana aku?.apakah aku.aku sekarang berada di ambang neraka" batinya merasa heran melihat sekeliling gelap gulita tidak ada pencahayaan apapun di sekitarnya, seperti tembok yang tak punya ujung,hanya ada lampu sorot di atasnya saja dan tidak memiliki pencahayaan meluas
Namun detik berikutnya ia melihat ke bwah, alangkah terkejutnya ia menyadari bahwa di rinya sedang mengapung di udara tanpa ada alas di bawahnya "aaaaaaa" (brukkk) "arkkkhh" ia seketika terjatu ke bawah lantay dengan warna yang gelap,ia langsung memegangi pa*ta*nya yang sakit "ahh,sialan"
Begitu ia akan bangun dari duduknya tiba-tiba sebuah suara memekangkan telinganya dan membuat xiao yu yang tadinya sudah membungkuk akan berdiri malah kembali seperti semula "cucu ku akhirya kau sudah bangun"
Mendengarnya membuat xiao tersentak dan mendadak waspada,ia culungak-celinguk melihat ke segala arah namun tidak melihat siapapun "siapa?.tunjukan wijudmu!"
Begitu pertanyaannya terjatuh.muncul sesosok peria yang terlihat tua kisaran 70 tahun entah darimana asalnya ia mengenakan baju layaknya seorang kaisar berwarna kuning emas dengan bahan kain terbuat dari sutra,serta bertata mahkota di atas kepalanya,ia tersenyum lembut "cucuku tenangkanlah dirimu!"
Di sebelah kirinya terlihat seorang gadis yang kiranya terbilang sepuluh tahun lebih muda dari xiao yu ia mengenakan hanfu berwarna putih seputih s*s*.sambil tersenyum mengarah padanya,gadis itu terlihat sangat cantik bahkan xiao yu saja sewaktu muda tidak secantik dirinya,oooh astaga ia tiba-tiba merasa iri melihat wajah nya
"siapa kalian? d'di'dimana aku?" tanya xiao yu dengan serampangan sabil beranjak berdiri dari duduknya
"kau sekarang berada di dalam ruang dimensi yang mana tempat berkumpulnya roh yang akan di tentukan kemana mereka harus pergi, termasuk dirimu.yang mana antara surga dan neraka" jelas kakek tua itu dengan satu tangan di angkat di hadapan dada.ya,harus xiao yu akui sikapnya yang agung memang mencerminkan bahwa ia terlihat seperti pemimpin yang berwibawa
Xiao yu berpikir keras "apa maksudnya? Tempat berkumpulnya roh,roh apa?.Apakah gadis yang di sebelahnya juga sama sepertiku yang telah mati"
"ya,benar sekali nona hamba sudah mati dan kini berwujud roh" ucap gadis itu yang menyalirkan kontak batin pada xiao yu
__ADS_1
Namun yang di arahkan malah kaget "bagay mana dia bisa membaca isi hatiku?"
Tersenyum sebagay tanggapan gadis dengan manik buru itu berkata lagi "perkenalkan nona,nama hamba xiao jian bron her,hamba adalah putri kedua dari kerajaan bron her"
"putri?.kerajaan?.apa mahsudnya apa dia sedang memainkan derama.ohh,semoga saja oppa korea bermain juga di sini?" celetuk xiao yu dalam hati namun tidak menampilkan raut wajah yang sedang gelak tawa karena di tutupi oleh wajah datarnya "lalu kenapa mereka malah berbasa-basi denganku.hee,jangan bilang mereka malaikat maut yang akan menindasku nanti di neraka"
"tidak cucuku kau tidak akan pergi ke neraka maupun surga" ucap kakek tua.dengan seketika membuyarkan lamunan xiao yu
"apa maksudmu kakak tua,aku tidak mengerti dengan ucapanmu" tegas xiao yu meminta penjelasan akurat padat tentunya tidak bertele-tele yah xiao yu tidak suka dengan kata 'basa basi',yang menurutnya hanya akan membuang-buang waktu
Tersenyum ke arah xiao yu kakek itu menambahkan "seperti yang telah ku katakan cucuku,kau tidak akan pergi ke dua alam itu,yang pasti kau akan tetap hidup namun akan berpindah tubuh ke dalm badan putri ini" ucapnya seraya mengalihkan padangan pada gadis muda itu
"iya,nona tolong bantu saya untuk balas dendam"cela gadis itu seraya menatap xiao yu dengan mata yang berkaca-kaca penuh harap
Xiao yu tidak mempercayainya namun di skon berikutnya membuat ia jadi tergerak
"cucuku apa kau mau tahu dimana kedua orang tuamu?" ucap kakek itu sambil menatap tajam ke arah xiao yu,belum sempat ia menjawab kakek itu menguntay kata-katanya yang telah di potong nya tadi "jika kau ingingn mengetahui di mana orang tuamu maka terimalah takdirmu untuk berinkarnasi ke dunika kulifator dan menempati tubuh nona ini,jika kau berhasil mengumpulkan ke tujuh pedang jiwa maka kau akan mendapatkan petunjuk,di mana orang tuamu berada"
Sulit untuk di percaya namun kedua orang itu cukup menyakinkan ia juga masih penasaran ingin tahu dimana kedua orang tuanya berada jadi dia memutuskan untuk percaya "baiklah aku akan menerimanya"
Kedua orang yang mendengar jawaban itu langsung tersenyum bahagia lalu kakek itu berucap "sebelum kau pergi kalian berdua berpeganganlah!"
__ADS_1
"apa lagi yang kalian inginkan?" ucap xiao yu yang mulay curiga
"nona tenangkan dirimu hamba hanya akan menyalurkan ingatan hamba pada nona supaya nanti nona tahu kehidupan di sana termasuk kehidupan sehari-hari saya" sahut gadis itu sambil mengulurkan tangan nya
"oh.bilang dong dari tadi" cerca xiao dengan ekspresi jutek sambil membalas uluran tangan yang terasa lembut dan dingin itu
Tepat setelah itu kedua orang yang bergenggaman tangan tiba-tiba mengeluarkan cahaya biru muda, dari kepala gadis yang memiliki mata biru itu mengeluarkan saluran-saluran yang secara perlahan turun lewat tangannya dan menyalir ke gadis yang di pegang olehnya ya gadis yang mendapat saluran iangatan itu tak lain adalah xiao yu, berbagay memori ingatan tersalirkan ke dalam otak xiao yu ingatan asing itu terlihat berputar-putar layaknya vilem layar lebar yang di putar secara acak
15 menit kemudian ingatan itu seketika berhenti xiao melepaskan pegangan itu sambil sempoyongan menahan rasa pusing "apa kalian sudah giala lebih baik aku pergi ke neraka daripada—" sebelum xiao yu menyelesaykan ucapannya,dengan tiba-tiba kakek tua itu menggibaskan tangan kanannya seketika xiao yu melebur hingga berubah seperti layaknya kunang-kunang,terbang melayang ke tempat yang telah di tunjukan
"ingatlah balaskan dendamku nona" tegur gadis itu yang kini merasa puas dan bisa pergi dengan tenang
beesambung...
Note:cerita ini hanya imajinasi author semata,jika ada pratagonis atau alur cerita yang sama di novel yang lain mohon di maklumi,karena hanya kebetulan belaka.dan jika ada kata yang membuat para-pembaca tidak berkenan mohon di maaf-kan
TAMBAHAN:hallo mohon perhatiannya!.
Mungkin bab sekarang maupun seterusnya akan sedikit berbeda dengan sinopsis di karnakan author ini pelupa orangnya,jadi jika ada penambahan alur cerita mohon di cerna
Selamat membaca bab.3.di lain waktu
__ADS_1
Jangan lupa kalau masih dirasa tertarik dengan ceritanya 'like' 'komen' 'dan kasih bintang lima ya'