
—"apa kau akan pergi ke sana?"
—"menurutmu dengan aku yang hanya bisa membeli ikan teri ini bisa pergi ke tempat itu"
—"benar juga ya. Eh bukankah tempatnya di arah barat?"
—"menurut kalian di tempat lelang ilegal itu apa saja yang akan di tawarkan?"
—"sssttt,!.jangan keras-keras bicaranya nanti kalau kamu sampay ketahuan bisa bahaya!"
—"saya dengar akan ada tawaran ginseng seribu tahun, dan banyak lagi barang-barang yang mungkin bisa jadi barang-barang yang akan di lelang kali'ini, di luar akal kita bisa di dapatkan di sana"
—"ya.sekarang adalah kesempatan bagi para orang-orang kaya untuk pegi kesana.karena lelang itu hanya di adakan satu bulan sekali"
Xiao yang tengah mendengar perbincangan yang sangat serius itu menjadi lebih tertarik, ia kemudian meminum seteguk air.setelahnya tersenyum sinis dengan tatapan semenarik mungkin
***
Setelah membayar makanan yang di pesan. ketiga gadis itu menaiki anak tangga,berjalan melewati koridor yang sepi,dan tidak ada topik pembicaraan sama sekali yang keluar dari laring mereka, sampay xiao berhenti tepat di depan salah satu pintu menuju sebuah kamar
xiao berbalik,sambil memberikan kunci kamar yang satunya lagi untuk kedua gadis pengawalnya"ini ambil dan istirahatlah, karena besok kita akan kembali melanjutkan perjalanan!"
Mei lien mengambil kunci itu dari uluran tangan xiao yu, lalu menjawab"baik nona"
Mei lien dan mei juan masuk ke dalam,dengan tubuh yang lelah, karena sudah menempuh perjalanan hingga setengah hari
Mei juan seketika merebahkan tubuhnya di atas kasur,dengan balutan kain berwarna coklat.ia kemudian ber'alih menatap ke arah sang kakak yang sedang mengganti pakayan "jie,apa jiejie tidak penasaran apa tujuan nona untuk datang ke kerajaan ini?"
Mei lian terhenti mendengar pertanyaan yang di lontarkan oleh adiknya itu, iapun merespon"entahlah,!!!.sepertinya itu hal yang sangat penting dan juga rahasia.kalau tidak rahasia,bukankah seorang putri yang berkunjung ke sebuah kerajaan tetangga akan di sambut dan akan menuju istana terlebih dahulu. sudahlah,kau jangan sampay menanyakan hal ini di depan nona,sebelum beliau sendiri yang mengatakannya!"
Mei juan mengangguk tanda setuju dengan usul kakaknya itu"ya,aku mengerti.oh ya jie, mei mei heran apa nona sejelek itu sehingga makan-pun ia masih memakay cadarnya,apa memang rumor yang di edarkan itu benar adanya?"
"entahkah,jiejie pun selalu memikirkannya,akan tetapi sepertinya rumor itu tidak sepenuhnya benar,kamu lihat kan tadi beliau ketika menunggangi kuda saja sudah terlihat bahwa ia sudah ahli dalam hal itu" sahut mei lian dengan suara pelannya
"jie jie ada benarnya,aku juga tadi sempat kewalahan untuk mengejar nona,hampir saja aku tersungkur karena kuda itu susah untuk di kendalikan,tapi sedangkan nona,ia seperti sudah terbiasa melakukannya" ucap mei juan sambil kembali ke pose nyamannya di atas kasur yang empuk
__ADS_1
Sementara mereka ber'kecak riuh dengan berbagay pertanyaan yang tertuju pada xiao yu.kini orang yang sedang di pertanyakan itu sudah kembali berjalan keluar penginapan dengan memakay jubah hitam di lengkapi penutup kepala
Tujuannya sudah pasti. ya,tentu ya'itu ke pasar gelap yang berada di arah selatan
Suasana yang sunyi serta sepoy-sepoy angin malam menusuk ke cela-cela pori-pori kualit hingga ke sum-sum tulang yang mengakibatkan bulu kuduk merinding
Xiao terus berlari berpindah tempat dari atap yang baru di pijaknya,ke atap lainnya
Sampay ia melihat sebuah tandu yang berhenti tepat di gang yang sempit.dengan memperlihatkan seorang peria kiranya berusia (30) tahun dengan gerak-gerik mencurigakan keluar dari dalam tandu itu.
Xiao turun dari atap untuk mengikuti peria dengan empat pengawal itu memasuki gang kecil.setelah melewati beberapa tikungan,akhirnya xiao berhenti di balik dinding untuk bersembunyi
Ia mengintip orang itu masuk ke sebuah pintu yang di jaga oleh kedua peria kekar nan besar
Gadis dengan iris mata biru itu tersenyum sinis,kemudian keluar dari persembunyiannya dan berjalan ke arah yang di masuki oleh peria tadi
"nona tunjukan pelekat anda!" ucap penjaga itu dengan suara yang berat
"sepertinya aku tidak perlu melakukannya bukankah di sini uang adalah segalanya" sahut xiao yu dengan nada penekanan sambil memperlihatkan tas/buntelan ber'isi koin emas
"baiklah" jawab xiao dengan singkat sambil memberikan pelekat miliknya
Penjaga dengan kepala telur itu berseru "mari silahkan nona,biar saya yang antar"
Begintu puntu terbuka hanya memperlihatkan anak tangga yang menjuntay ke ruang bawah tanah
Melihatnya membuat alis xiao yu terangkat sebelah ke atas
—"ayo nona!"
Xiao menuruni setiap anak tangga di pandu oleh peria itu ke ruang bawah tanah,di mana tempat lelang itu di adakan
"silahkan nona ini meja anda!" ucap penjaga itu sambil mempersilahkan tamu nya untuk duduk
Dengan senang hati xiao yu duduk di meja/kursi yang berada di sisi kiri. total keseluruhan meja dengan dekorasi mewah itu mencapay tiga puluh meja dengan bentuk bundar yang memiliki empat kursi di setiap satu meja
__ADS_1
Tidak ada meja VIP di sana karena setiap tamu adalah orang yang kaya jadi tidak di beda jauhkan. Meskipun derajat maupun gelar yang mereka miliki sangatlah tinggi
Barisan di depan maupun di tengah semuanya sudah penuh,hanya tinggal beberapa meja lagi yang belum ter'isi di belakang sana
—
Beberapa saat kemudian kursi pun sudah penuh dengan (120) orang yang sedang hadir.
Berjalan di atas tangga pendek pembawa acara itu tiba di tengah-tengah panggung "selamat malam,dan selamat datang kembali semuanya, di mana kini acara lelang kembali di adakan."
(prok prok prok)+100
"baiklah semuanya tanpa menunggu apapun lagi sekarang waktu acara telah dibuka." begitu pernyataan itu terjatuh seketika tiray merah yang menutupi sebelah panggung itu,di tarik ke atas yang memperlihatkan sebuah kotak kaca yang tertutupi oleh kain hitam
Setelah itu pembawa acara menghampiri kotak itu sambil menarik sehelay kain penutup kotak, lalu ia menambahkan"silahkan siapkan diri kalian untuk mengambil barang yang akan saya tawarkan,ya.tanpa ber'basa-basi lagi,kita akan mulay dari sekarang.barang yang pertama adalah cambuk perak senjata 'istimewa' di tahap menengah dengan harga satu kantung emas yuan bao"
—"satu kantung yuan bao"
—"dua kantung yuan bao"
—"tiga kantung yuan bao"
Begitu mereka mendengar angka yang di sebutkan melebihi kualitas barang, mereka semua terdiam diri
Namun xiao yang sudah menunggu kesempatan ini, ia kemudian membuka penutup kepalanya dan mengangkat tangan kanan, lalu berucap dengan suara lantang "EMPAT KANTUNG YUAN BAO"
seketika semua orang melihat ke arah darimana sumber suara itu berasal
"**'tuan bukankah dia adalah gadis yang anda cari" ucap serantak seorang peria yang ber'ada di barisan meja paling depan
—"wah.ternyata dunia ini sangat sempit sekali ya.cepat kirim pasukan untuk menjaga pintu utama,! akan ku'urus masalah ini dengannya malam ini juga"
—"baik tuan"
bersambung...
__ADS_1