Reinkarnasi Sang Dewi Penguasa

Reinkarnasi Sang Dewi Penguasa
bab:50.pangeran


__ADS_3

( rekkkk )


(krekkkk)


"nona apa yang sedang anda lakukan?" teriak mei lian yang melihat nonanya menyobek pakayan,bagian pundak dan dari bawah sampay memperlihatkan lutut putih mulusnya tanpa memperdulikan moralitasnya sendiri,


Xiao tidak memperdulikan hal itu,mantra bunga kenanga iblis adalah satu-satunya cara yang melintas di benaknya


***


[ "mei lian-mei juan,mei lian.apa kau bisa mendengar ucapanku?" ]


Mendapati sura yang begitu tiba-tiba masuk ke dalam pendengarannya,ia di buat tersentak kebingungan mencari dari mana asal suara itu


'apa di pulau ini ada hantu,kenapa ada suara aneh bahkan terdengar seperti suara nona?' gumamnya sambil menatap ke arah sang nona,namun ia tertegun melihat beliau tidak mengucapkan satu katapun, dan hanya mematung di tempat dengan ke'adaan mata tertutup


ia kemudian memalingkan wajahnya untuk bertanya pada adik nya,tapi lagi-lagi dirinya di buat terperangah melihat mei juan yang biasanya selalu paling heboh, sekarang hanya membeku di sisinya


Berfikir secara acak,dugaannya tertuju pada kontak batin.tapi bagaymana dia bisa menghubungkannya, cecara dia tidak memiliki ilmu itu


Mungkin hanya dengan menyimak saja.sampay dari pital suara kembali terngiang-ngiang di telinganya


[ "mei lian jika kamu mendengar ucapan saya,maka ingatlah baik-baik:apapun yang terjadi nanti,jangan pernah menghalagi siapapun untuk melakukan segala jenis perilaku yang akan di lakukan mereka pada saya,kau hanya bergerak jikala itupun ada yang menyerangmu" ]


Selama xiao melakukannya.peria dengan iris mata merah berpadu gemerlapnya emas, terus memperhatikannya"apa yang dia lakukan,apa dia sedang melakukan kontak batin?"


Memperhatikannya dengan teliti, iapun menarik senyumnya ke samping"sepertinya aku juga harus masuk"


Ia bersemedi ke atas lantay dan ikut memejamkan matanya seperti gadis itu.tujuannya sangat jelas,hanya demi mengetahui isi dari percakapan gads yang kini hanya empat belas langkah darinya, layaknya seorang 'peretas'


*


( Bruk )


Pintu awak -kapal kembali terbuka,peria itu ternyata telah bebas dari jarum yang menusuk urat-urat saraf nya


"pangeran!!!" ucap seorang peria remaja sambil berjalan ke'arah nya,melintasi tengah-tengah kapal


Ya.( pangeran:liiu yaoshan ) itu adalah gelar dan namanya,ia dikenal sebagay ( Ninja fuld & sang jenius ) putra kedua dari kerajaan ( ling ) kedatangannya ke pulau 'zum' adalah demi menjemput sang kakak



( note: visual putra ke'dua kerajaan 'ling' liiu yaoshan )


"ada apa dengan mereka?" seru ia yang melihat kakak kandung,serta ketiga perempuan sedang-saling terdiam layaknya tihang jembatan


Peria dengan setatus pelayan itu hanya bergidik tak menentu,sebenarnya bukan hanya ia saja yang terheran-heran namun seluruh orang yang ada di sana sedang menatap ke arah yang sama dengan kebingungan


Bukankah ketiga gadis itu adalah penyusup, kenapa pangeran pertama tidak menyerang ketiganya secara sepontan,melainkan hanya berdiam diri melakuan semedi


*

__ADS_1


Peria dengan sebelah topeng di wajahnya,dengan penuturan ekspresi yang tidak terduga itu berdiri "ada apa,?.kenapa aku tidak bisa menemukannya?"


Ia sempat berdesis kesal karena aliran ilmu gadis itu tidak bisa di deteksi olehnya



Setelah selesay berdiskusi ketiga gadis itu membuka mata,menerima isyaratkan anggukan kecil dari xiao, kedua pengawal itu-pun melakukan hal yang serupa


Xiao lagi-lagi memejamkan matanya,tenaga dalam dan tenaga luar/fisik di satukannya pada titik inti di mana antara jatung dan hati


Kilatan cahaya unggu terpancar di dahinya menyerupai bungga ( kenanga ).menatap tajam ke depan ia menggumamkan mantra ( ****** **** ***** ******** )


Aroma parfum yang menyengat siap keluar dari pori-pori di seluruh tubuhnya, menghanyutkan kata perangsang di setiap hembusan


Diiringi sejuknya angin yang cepat menyatu dengannya,sehingga aroma berjenis hipnotis itu menyebar ke mana-mana


Terobsesi pada indra penciuman,aroma itu siap meracuni pikiran


Xiao tersenyum tipis dan berbalik,ia melihat peria yang tadi sempat kena serangan jarumnya berada di sebelahnya.ia dengan manja menarik hanfu bagian dada milik peria itu


"mari!" ucapnya dengan tatapan genit


Karena sudah terpengaruh.dengan senanghati peria itu terseret kembali kedalam awak kapal



peria bertopeng yang baru terkena imbasnya tiba-tiba merasa pusing "ada apa denganku?"


dia menepuk-nepuk kepalanya sambil bergidik "apa yang terjadi?"


( dreap )


.


( arkh!! )


(ahhhh!!!)


( bruss )


Pakikan yang keras,terjadi di belakang sana yang membuat xiao menoleh


Ia mengerutkan alisnya,melihat sejumlah peria tengah di serang dan di lemparkan ke air laut


"kau ternyata lebih rakus dari yang ku duga" celotehnya melihat peria berjubah merah itu mengubrak-abrik bawahannya sendiri


Ah.semua itu membuat xiao tersenyum senang, ia berbalik kembali untuk memasuki ruangan, tempat tadi ia muncul kesini,di susul oleh peria bertopeng hitam



"jie, apa yang terjadi?" bisik mei juan yang daritadi hanya diam bersinpuh di atas lantay menyaksikan adegan-adegan yang sulit di percaya

__ADS_1


Mei lian juga berpikiran hal yang sama dengan adiknya"entahlah,jiejie juga tidak mengerti apa yang telah terjadi di sini"


—"jie,apa itu ulah nona?"


—"bisa jadi seperti itu"


—"jie aku tidak tahu kalau nona kita ternyata saangat hebat,aku jadi makin penasaran ia di tingkat berapa?"


—"mm"


Mereka berdua masih heran,bahkan kata yang di ucapkan saja tak sempat di saring oleh keduanya



Tidak ada lantunan suara hingga sampay tujuh menit yang telah berlalu.barulah mei lian dan mei juan berdiri


( krekk )


Tatapan tajam masih mereka tetapkan pada puntu yang hampir terbuka lebar semua


Begitu mereka melihat siapa yang keluar, keduanya seketika menghembuskan nafas kasar nan berat, karena merasa sangat-sangat lega.itu ternyata buka sesosok peria melainkan wanita junjunan mereka


—"noaaaa!!"


Ketiganya seketika berpelukan hangat penuh kegembiraan.entah apa yang telah di lakukan oleh nonanya pada para peria itu, itu sama sekali tidak penting,yang mereka mau dengar maupun saksikan hanyalah tentang nonanya selamat atau tidak


*


"nona apa anda yakin di tinggal sendirian di sini?" ucap mei lian


"ia nona mendingan nona ikut sekalian saja dengan kami!" sambung mei jiun


"sudah kalian naiklah,masih ada hal yang harus ku urus" jawab xiao dengan nada yang tenang


—"tapi nona!!!"


"cepat pergi lah,!. oyah kalian tahu kan tentang pestifal di kerajaan lagit" ucap xiao yang sengaja membuat tofik


Mendapati anggukan dari kedua bawahannya xiao pun tersenyum "kita akan bertemu lagi di sana sampay jumpa"


( brusss )


Perahu kecil yang di naiki mei lian dan mei juan langsung terjatuh karena tali yang mengikat nya pada kapal besar di potong oleh xiao yu


"dorongan air!" ucapnya sambil meluncurkan tangan ke depan sehingga air itu mendorong perahu kecil yang di tumpangi kedua saudara itu melaju ke arah utara


Berpaling ke arah yang berlawanan ia melakukan mantra teleportasi kembali


Akan tetapi ia tidak tahu,di ruangan yang gelap terletak token kayu emas dengan ciri khas kerajaan lagit mengkilap akibat sorotan matahari


*

__ADS_1


tinta hitam yang menetes pada kain putih, akan sangat sulit untuk di hilangkan....


Bersambung...


__ADS_2