
—"sudah sudah,sudahlah.kamu siapa?" tunjuk xiao pada seorang peria yang baru pertama kali di lihat olehnya
Mereka ber'tiga dengan segera turun ke atas jembatan
"hamba ( sun wan ) nona"
—"ah jadi kau-pun,bisa berubah wujud"
'daebak dia juga sangat tampan,bailah kalau orang nenyetok bahan makanan,kalau aku nyetok peria tampan.lumayan buat cadangan'
***
"ada apa dengan nona?".bisik cing cheng,memandang gerak-gerik nonanya yang terlihat aneh
Meliriknya dengan sekilas,liong segera menebak,"mungkin terjadi hal yang baik"
"sadarkanlah!" hardik sun wan yang juga merasakan hal yang sama
"nona,nona!!," panggil ching ceng,sampay tidak mendapat jawaban dari lawan bicaranya,iapun berseru,"NONAA!!!"
"eh,ya ada apa?" sirat xiao dengan seketika terbebas dari lamunannya
—"nona kenapa?"
"tidak,bukan apa-apa" jawab xiao yang masih cungar-cengir yang membuat ketiga peria di hadapannya merinding
—
"nona,bagaymana kalau kita pergi melihat-lihat isi dari istana emas" usul,liong memamerkan ekspresi menawan
Melepas nafas yang berat,xiao dengan reaksi yang tidak memadai bercakap"tidak,aku tidak bisa melakukannya,aku harus mencari pedang ke tiga,sebelum acara pestifal di mulai"
"pestifal?" serantak para peria tampan itu membuat jarak dengan nonanya jauh lebih dekat lagi
"kenapa,?.apa kalian mau ikut?" ucap xiao sambil mengangkat alisnya sebelah ke atas
"**'tenu nona,tentu saja kami mau" jawab cing cheng di susul anggukan dari kedua temannya
Xiao menatap ketiganya dengan bersungguh-sungguh "aku ijinkan tapi, sekarang kalian harus membantuku agar bisa menemukan petunjuk pedang ke'tiga"
"kalau hanya sekedar petunjuk,itu tidak masalah nona.karena pedang ketiga ada di dalam di mensi ini" beber cing cheng,agar menjadi lebih mudah lagi bagi nonanya untuk menemukan pedang ke tiga
__ADS_1
"benarkah di sini,?.segampang itu?" harap xiao dengan perasaan senang sekaligus lega, karena ia tidak perlu lagi mengembara tanpa adanya petunjuk yang di punya
"tentu tidak nona" sambung ( liong ) yang seketika membuat harapan xiao sirna
Senjata ketiga yang harus xiao temukan adalah ( pedang jiwa dewa kematian )
"ya,nona apa yang di katakan kek liong memang benar,untuk menemukannya anda harus pergi ke arah utara" jelas cing cheng
—"apa yang susah,kan ada kalian"
"maaf nona kami sangat menyesal,kami tidak bisa pergi ke arah utara,karana hawa dingin di sana bisa membekukan jantung serta aliran darah kami" serepet sun wan.
'sudah kuduga dasar peria-peria banci,kuharap kalian segera dapat karma' cerca xiao dalam hati
Di hamparan luas-nya daratan sin-zu letaknya ya'itu di arah utara dari bagian dimensi yang sekarang mereka tempati,dimana hamparan 'es' berkuasa.di atas '40' derajat celcius,tidak ada kehidupan bagi binatang seperi mereka, di sana hanya ada hewan & iblis es yang menjadi penghuni tempat itu.terdapat kisah-kisah mistis maupun kejadian memilukan di sana,yang bahkan bisa merenggut nyawa seseorang yang berani datang ke sana
"nona,apa sebaiknya urungkan saja niat anda untuk mencari pedang itu" liong sangat hawatir pada keselamatan nonanya
Karena di wilayah sin-zu ( sihir ) maupun kekuatan lainnya sama sekali tidak akan berguna. apalagi jika ingin menemukan pedang itu,nonanya harus mendaki gunung 'es' yang senantiasa longsor jika di jentikan oleh satu jari saja
"tidak,aku tetap harus kesana apapun yang terjadi" jawab xiao kekeh
"tapi nona,bukankah anda baru datang kemari,bagai-mana kalau nona istirahat dulu!" sun wan mencoba untuk menghalau xiao,agar ia bisa membujuknya nanti
"sudahlah,aku gak membutuhkannya" ia berkata demikian bukan berarti tidak mau.akan tetapi,ia ingin menjadi lebih kuat lagi,agar bisa mengikuti pertarungan yang katanya akan tercatat dalam daftar pestifal
"cing cheng,tolong persiapkan bekalku untuk pergi" putus xiao dengan ekspresi suram
"nona,akan pergi sekarang,?.bukankah sebaiknya kalau kita minum teh dulu!, ahh, saya punya hadiah untuk anda," seru liong sambil menghadang langkah xiao
Menepiskan tangannya,xiao tersenyum kecil"tidak terimakasih"
Ia memutar matanya malas lalu berseru" cheng, cepatlah!"
Tadinya ia berhenti untuk berpaling,mendapat perintah lagi,kelinci putih itu mau tidak mau harus pergi menyiapkan barang bawaan"baik nona"
( liong & sun wan ) menggeleng-gelengkan kepala sebagay tanggapan mereka atas keberanian yang beliau tekan pada perinsipnya,mereka saja yang sudah 'legenda' tidak mampu untuk sekedar ber'angan-angan datang ke tempat itu,karena nyawa-lah yang akan jadi taruhannya.
*
Dari kaki gunung di pulau ( sin'zu) ribuan iblis rubah putih naik ke atas,sampay-sampay gunung yang besar itu hampir tenggelam karenanya.hari dimana penerus dewa kematian terbangun dari mimpi buruknya
__ADS_1
Raungan siluman kyubi yang selama ber'abad-abad telah membeku akibat 'es', secara tiba-tiba suaranya terdengar menggelegar dari dalam goa yang terpahat di badan gunung itu sendiri,mengakibatkan beberapa tebing longsor akibat geraman yang di picu dari dalam sana
Begitu semua iblis hampir sudah memasuki goa,dalam rangka untuk menyambut ratu sekaligus dewa kematian yang baru.tapi mereka sudah tertahan dengan energi ( yin dan yang ) yang terhembuskan dari dalam,dengan cepat semua ular itu terantai di tempat
Berubah ujud menjadi manusia,semua ular itu seperti pasukan kerajaan di sebuah benua
Dari cara mereka berpakayan tidak heran jika ular-ular itu dengan mudahnya menyusur dengan cepat ke tempat itu tanpa adanya hambatan
"TUAN!!!" tak ada yang berani mengangkat kepala
Setelah melihat seorang wanita cantik berambut emas berdiri menghadap sisi kanan sambil mengelus-elus kyubi besar, yang mereka selalu sanjung sebagay penguasa/raja mereka
'Takut' itu karena mereka tahu gadis dengan manik emas itu akan menjadi bayang-bayang bagi semua orang yang berani mengusiknya
Di tangan kanan gadis yang sedang tersenyum tajam itu terdapat pedang ( pedang jiwa )
Wanita itu mengubah posisi raahangnya,dan menghadap seluruh budak yang sedang menunduk hormat
—"setelah penantian panjang,akhirnya semua kehidupan ada di tanganku"
(note:visual asli xiao yu)
Wanita itu tersenym secara siliy yang membuat tubuh semua orang menjadi terkepoy
—
Acara akan di gelar besok malam,tapi ramaynya kekaisaran langit tidak ada duanya,.dari berbagai peloksok belahan dunia semua orang tak henti-henti berdatangan
Dari terbitnya matahari,sampay senja.semua orang di benua 'shu' sudah berlalu ke sana.
kuda milik kekaisaran langit sudah beristirahat setelah seharian kesana-kemari menjemput penumpang/seluruh warga
nampaknya semua orang sedang berbahagia,itu karena pestifal ini juga di singgahi oleh tanggal di mana ulangtahun putra mahkota kerajaan 'Ling' di iringkan,tentu itu adalah kesempatan bagi mereka bagi para putri bangsawan maupun kerajaan berpakayan sebaik mungkin,agar bisa menarik hatinya.
__ADS_1
bersambung...