
( brusss )
Perahu kecil yang di naiki mei lian dan mei juan langsung terjatuh,karena tali yang mengikat nya pada kapal besar di potong oleh xiao yu
(note:contoh)
"dorongan air!" ucapnya sambil meluncurkan tangan ke depan,sehingga membuat air itu mendorong perahu yang di tumpangi kedua saudara itu,melaju ke arah utara
Berpaling ke arah yang berlawanan ia melakukan mantra teleportasi kembali
Akan tetapi ia tidak tahu,di ruangan yang gelap terletak token kayu emas dengan ciri khas kerajaan lagit mengkilap akibat sorotan matahari
***
Sang bumi tanpa polusi sudah menempati posisi kedudukan-nya di arah jam ( 9:36 )
Dua peria tampan nan menawan memerjapkan matanya dengan kasar.membuka kelopak mata yang menyatu dengan helayan bulumata bagian bawah
"sss,ahhh!!" ringis liiu yaoshan yang telah kembali ke arah jalur di mana tata letak kesadaran puncaknya berada
"wanita itu?" geram sang kakak,yang menyadari bahwa mereka sedang di ikat
Membayangkan putaran siklus,putra kedua dengan penasaran bertanya "kak,apa kamu mengenal wanita itu?"
—"bukankah dia wanita yang kuat dan lancang.para penguasa di benua 'shu' tidak akan pernah berani memperlakukan kita layaknya penjahat yang tertangkap agen rahasia kekaisaran.jangankan seperti ini, menatap kita saja mereka tidak berani.apa dia kenalanmu?"
"hanya seorang musuh" ketus peria bermanik merah itu jikala mengingat waktunya selalu gagal menangkap gadis itu
"aku heran kenapa gadis itu muncul di kapal ini,dan pergi begitu saja.apa memang dia sengaja melakukannya?" celetuk liiu yaoshan sambil melirikan matanya ke samping
Dua orang yang lahir dari rahim yang sama itu,sedang terkulay di atas lantay menyandar di tihang dengan posisi bertolak belakang
Diikat oleh satu tali.namun mereka tidak bisa melepaskan diri dari tali/cincin bandanna, bahkan mereka tidak berani untuk bergerak sesuka hati,karena efeknya akan membuat cicin itu mengeras
Mereka merasa lega karena cincin itu hanyalah cincin ( perak ) bukan yang ( emas ) karena jika mereka terjebak dalam tali/cincin besar yang terbuat dari emas-murni,mereka akan susah untuk melepakan diri karena berdampak permanen.yang artinya tidak akan bisa di lepas
"kak,aku heran darimana gadis itu bisa memiliki cincin dewa ini,?.apa dia seorang pencuri,tapi bukankah dia tidak menyentuh barang-barang di dalam kapal ini sama sekali" sirat liiu yaoshan
—"hey apa kau tidak bisa menutup mulutmu,?.kenapa jadi banyak bicara,apa kau tertarik padanya?"
—"tidak,aku tidak tertarik padanya,hanya saja. sedikit penasaran.coba kau pikirkan,!. seorang putra mahkota yang perkasa,bahkan mendapat gelar sebagay raja neraka,bisa terpedaya oleh seorang,gadis kecil sepertinya,bukankah itu sebuah lulucon yang berharga.hhhhhh"
—"kau,!!.jaga ucapnmu!"
"dia,kau tanya dia.dia gadis ter'licik yang pernah aku temui...tunggu!!!" ia jadi teringat sesuatu jikala kata 'pencuri' di suguhkan
Dengan terburu-buru Ia kemudian memejamkan matanya,untuk memeriksa apakah permata iblis masih ada di kantung uangnya
'sudah kuduga!!!' murka peria itu mengetahui mutiara iblis yang ia bawa jauh-jauh dari pulau 'zum' hilang "AAAAAAHHH,lagi-lagi dia merampasnya"
Ketika itu.ia lupa akibat dari amukannya cincin itu jadi mengecil sampay keduanya merasa sesak
"keaaaaaa,kanapa kau malah bergerak?" dengus liiu yaoshan
__ADS_1
setelah ini sketsa wanita itu sudah ter'cap di pikiran pangeran kedua
—
( wuss )
Berpindah tempat dengan selamat,akhirnya xiao muncul di tempat tujuan
"ah,kenapa baru sekarang tepat pada sasaran,kenapa gak dari gue lahir" keluh xiao diiringi hembusan nafasnya yang pelan,melihat 'pelang' menuju ibukota kerajaan bron her
"tunggu,!!.bukankah sudah beberapa hari ini aku tidak memasuki kalung di mensi.perfect,baiklah saatnya untuk ambil gaji lagi" ucap ia sambil tersenyum lebar
Menempelkan liontin itu pada telapak tangan,di saat itu juga ia menghilang di karnakan masuk ke dalam
"hmm,ah" menghirup udara segar di pegunungan memang terasa menyegarkan
Ia sudah menginjakan kakinya di wilayah kerajaan emas"di mana mereka,?.apakah di istana?"
—
"sudah kuduga mereka ada di sini" tebak xiao sambil melihat ketiga peria yang sedang terapung di permukaan air
Namun ia hanya tahu di antara ketiganya ( liong ),tidak dengan keduanya "apa mereka penghuni di sini?"
'sepertinya aku harus menyapa mereka'pikirnya sambil mengarahkan tangan ke depan
Air bergejolak ke atas,dan semakin naik ke atas.xiao menatap mereka dengan tajam
—"menyenangkan!"
Memecahkan dinding penghalang yang di buat oleh ketiga peria yang tadinya untuk menghindari adanya seseuatu yang mengganggu meditasi,dan sekarang alamat merekapun basah kuyup
Terkejut.ketiganya membuka mata dengan bersamaan,melihat sekeliling.berfikir:apakah ada musuh yang sedang menyerang.
Mereka terbengong melihat seorang gadis yang sedang duduk di atas tiang pembatas jembatan kayu
"siapa kamu berani-beraninya mengusik kami?" tegur ( liong ) dengan suaranya yang lantang
"iya benar,siapa,?.lancang sekali kamu" tambah ( cing cheng ) yang ikiut menimbrung wanita pengganggu itu.sudah berhari-hari mereka melakukan tapa untuk mencapay titik pada pengumpulan energi ( QI ) sampay sedikit sempurna,hingga sekarang.dan kini setelah hampir selesay menambah kekuatan,malah di hancurkan dengan sia-sia
"aku tanya siapa kau nona,jangan biarkan pedangku menebas leharmu?" peria dengan telinga kelinci itu terkekeh-kekeh ingin tahu.jika bukan karena di ganggu hari ini, ia pasti sudah berhasil menghilangkan telinga panjangnya
—
"kau?" ucap xiao bukan marah malah bertanya,sambil mengarahkan telunjuknya pada peria itu,dengan ekspresi seakan-akan ia berkata:"siapa kau?"
"aku hah.hewan sepertimu tidak tahu namaku,rendahan?" ejeknya dengan suara yang angkuh
Mendapati tidak ada respon apapun dari gadis itu lagi,iapun melanjutkan"aku.hah aku adalah penunggu tempat ini,apa kau tidak bisa melihat bahwa akulah yang paling tampan di sini?"
(note:visual cing cheng sang kelinci putih)
__ADS_1
'ah,jadi dia pikir aku hewan perasan' ucap xiao dengan penutruran tekanan kata yang kesal"jadi dia kelinci narsis itu,rupanya dia juga bisa berubah bentuk juga'
"hey jawab malah diam aja".raung kelinci itu sambil bertolak pinggang
Xiao tersenyum masam dan melipatkan-tangannya di atas dada"apa kau tidak mengenaliku?"
Mendeskripsikan secara teliti,ketiganya sedikit tercengang
"mengenalimu nona.jangan pernang berperilaku sok akrab denganku" cela peria siluman kelinci,dengan tatapan menyelenehkan
"baiklah ambil ini!" xiao melemparkan cincin tepat pada kepala kelinci arogan itu,hingga cincin itu sendiri membesar dan menyatu dengan jidatnya
"NONAAAAA!!!" rengeknya setelah menyesali perbuatannya
—
"astaga lihatlah betapa menyenangkannya kalian,di saat tuannya mengalami kesulitan kalian malah enak-enakan di sini" susur xiao kesal
Sidah di tetapkan sejak dari generasi sebelumnya,bahwa hewan kontrak akan selalu menjadi perisay bagi bunga yang baru mekar
"nona,kami hanya akan keluar jika anda memanggil nama kami" sahut ( liong ) dengan nada tanpa irama
"kau!!!" keluh xiao kalau berfikir hewan kontraknya sama sekali tidak peka, 'apa memang benar laki-laki itu semua sama?.ah,menyebalkan'
"nona,bisakah anda melepaskan cincin ini dari kepala saya.ss,ahh.rasanya sangat sakit" rengek kelinci penunggu kalung dimensi itu.iringan nada manja
"aniyo,anggap saja sebagay hadiah dariku oke!" terangnya sambil tersenyum nakal
"gawat-gawat,sepertinya aku hari ini mendapat kesialan yang berlipat ganda" sesal ( cing cheng ) telah bercanda dengan pemilik baru dari di mensi ini
Kedua peria di sampingnya hanya bisa menahan tawa dengan senyum sumas-simes yang tak tertahankan
Menanggapinya dengan marah cing cheng menyambar "apa yang kalian tertawakan!!!"
"tidak ada apa-apa,hanya saja kurasa babi hutan sedang menginjak ranjau" cibir peria berambut putih
Sindiran yang tidak terduga itu seketika membuat semua orang tertawa renyah
—"kau!!.kau bilang aku babi?"
—"( liong ) aku tidak menuduhmu seperti itu,kau sendiri yang mengakuinya"
—"kau!!!"
—"sudah sudah,sudahlah.kamu siapa?" tunjuk xiao pada seorang peria yang baru pertama kali di lihat olehnya
Mereka ber'tiga dengan segera turun ke atas jembatan
—"hamba ( sun wan ) nona"
(note:visual unicorn/sun wan)
—"ah,jadi kau-pun,bisa berubah wujud?"
__ADS_1
—'daebak,dia juga sangat tampan.baikah kalau orang menyetok bahan makanan,kalau aku nyetok peria tampan.lumayan buat cadangan'
Bersambung...