
Dari terbitnya matahari,sampay senja.semua orang di benua 'shu' sudah berlalu ke sana.
kuda milik kekaisaran langit sudah beristirahat setelah seharian kesana-kemari menjemput penumpang/seluruh warga
nampaknya semua orang sedang berbahagia,itu karena pestifal ini juga di singgahi oleh tanggal di mana ulangtahun putra mahkota kerajaan 'Ling' di iringkan,tentu itu adalah kesempatan bagi mereka bagi para putri bangsawan maupun kerajaan berpakayan sebaik mungkin,agar bisa menarik hatinya.
***
Xiao yu,menunggangi 'kyubi' salju yang sebelumnya telah di jinakan olehnya, berlari ke arah selatan dengan kecepatan melebihi ( lamborghini sian roadster ).gadis bermata biru berpadu emas itu merasa sangat beruntung karena 'mempertaruhkan hati,setelahnya dia di beri hadiah berupa jantung'
Meluncur melewati jalan setapak yang tadinya dia tempuh sampay ( dua hari dua malam),tapi dengan menaiki binatang ini,ia bisa mencetak rekor satu jam sampay pada pintu gerbang
—
( liong,cing cheng,dan sun wan) para peria dengan kulit putih pucat.sedang berendam di dalam jernihnya air hangat di kolam persegi panjang
Berkikiskan cahaya lilin di kedua sisi dinding penghalang bagi 'tanah' yang ingin menumpahkan tanaman rambat yang menjulur tanpta-tepian.
Menghela nafas sebagay keluhan,tiada rasa senyaman setelah melaksanakan oirientasi pemandian air panas yang begitu mampu menenangkan pikiran
Menikmati gemercik terjunan air yang baru lahir dari akar, cing cheng bergumam"menyenangkan,apa kalian juga menikmatinya?"
Ketiga peria itu berbaris membelokir segala arah,selain tertuju pada keindahan rembulan malam
"ya,kau benar" ungkap liong dengan wajah syahdu
"ya. padahal kita sering melakukan ini,apa kalian tidak bisa menemukan keberadaan nona?" lontaran kata itu seketika membuat wajah liong paling murung
"kita tunggu saja sampai dua-bulan, jika nona tidak kunjung datang, itu tandanya nona dalam bahaya" urai peria unicorn memberi saran
Berbeda dengan pemikirannya, liong tidak setuju dengan konsep itu.ia dengan nada dingin perotes "apa kau penjahat,dua bulan memang-nya itu waktu yang dekat"
—"bukan begitu,hanya saja aku—"
Sebelum sun wan menyelesaykan ucapannya, ia segera di tungkas "apa kau sudah gila, bagai mana manusia bisa bertahan selama itu?"
—"cheng,maks—"
—"apa kau ingin menemukan nona dalm ke'adaan mati. mau bertaruh denganku,?"
tiba-tiba dari kulit bahu milik liong, terasa telapak tangan lembut selembut sutra nan dingin seperi kelopak bunga teratay,seketika membangkitkan burung di dalam sangkar
"ahh!!" dia berdesah nyaman pada pijatan lembut yang ia terima
"apa kamu menikmatinya?" bisikan diiringi hembusan nafas,membuat bulu kuduk-nya berdiri tegak
Merasa ada yang tidak beres,ia menjadikan posisi wajah ke'arah kiri
—"AAAAAAAAAAA!!"
—"AAAAAAAAAAAA!!"
—"AAAAAAAAAAAAA!!!"
__ADS_1
Peria beda kasta itu berteriak bersamaan, karena hal yang mengejutkan.yang di rasakan oleh masing masing. liong terkejut karena ada penampakan tangan,sedangkan cing cheng dan sun wan terlonjak by liong yang tiba-tiba melepaskan-nada tinggi
Karena terlalu menghayati kenikmatan-ketenangan, itu sebabnya tidak memasang kata 'waspada'.ketika mereka mendapati sesuatu yang tiba-tiba,jadi-nya memunculkan reaksi yang tidak terduga
Situasi hening,terjadi begitu saja pada saat wanita bak bidadari berada di depan.
"wah!!!" terperangah oleh kecantikan gadis itu,cing cheng tak sengaja menjatuhjan air liurnya
( teg)
Menusuk jantung,terpesona pada gadis ber'helay emas,yang di jadikan sebagai bahan tontonan
"ss'siapa anda?" ucap liong terbata-bata,karena tersipu malu-malu,mengingat sentuhan manja dari gadis itu
"hhhhhhh,hei apa kalian tertarik padaku,?.ingat umur kalian sudah tua" cerca xiao,yang tidak tahan melihat ekspresi mereka
"apa dia mengenal kita,?.kenapa suara itu sudah tidak asing bagiku" kata cing cheng,tak berkedip.
setelah sebentar berpikir ia tercengang menutup mulutnya tak'percaya,
—"nona!!!"
"kau baru mengenaliku?",xiao tersenyum,membuat hati mereka menjadi lembek
—"apa kalian akan tetap seperti itu,?.cepat pakai baju kalian!"
Sepontan laki-laki tampan dengan telinga yang merah,menutup aurat yang terbuka kemana-mana
—"ii'iya nona"+2
—
"bisakah kalian berhenti menatapku!" tita xiao mengeluarkan nada datar
Ia berdiri dari kursi/meja makan dan ber'ujar"ayo kita berangkat!"
"kemana?" potong peria kelinci usia 200 year and eyelid which-twitch
—"pesta"
—"mm, tapi bagai mana caranya aku membawa kalian ya,bisakah kalian berubah jadi kecil!"
—"bb'bisa nona,"
—"ii'iya nona **'tidak mungkin kami tidak bisa melakukannya"
Gelagapan karena canggung itu yang mereka rasakan,nonanya terlihat seperti orang lain di mata peria menawan, bagai mana bisa nonanya sangat cantik,bohong kalau mereka tidak menyukainya
(note:sun wan)
—"oh my good,kalian sangat imut"
__ADS_1
(note:liong)
—"aii,saya jadi malu"
(note:cing cheng)
—"ayo kita pergi"
*
(note:"kekaisaran langit")
Semua keluarga dari istana kerajaan bron her,baru sampay di pintu gerbang langit. seperti mereka,raja maupn ratu dari seluruh dunia juga melakukan hal yang serupa
Demi memastikan bahwa seluruh rakyat mereka ikut hadir,maka dari itu sang pemimpin di wajibkan datang belakangan untuk memeriksa terlebih dahulu,kalau sudah merasa sepi mereka akan baru berangkat pada sore hari
"ma,kenapa dengan ayah,?. akhir-ahkir ini ia tidak pernah tersenyum, terlihat menyeramkan, sudah berapa kali aku kena getahnya" ucap ( jia li ) sambil menatap benci pada raja ( xing-fu ) yang baru turun dari kereta
Memandang wajah adiknya ( jiang mi ) menambahkan,"mm, semenjak si-sampah itu menghilang entah kemana,ayah tiba-tiba berubah, semua gara-gara wanita itu, kita selalu kena hukum"
"sayang bukankah lebih-baik seperti ini, jadi kita lebih bebas lagi.tidak perlu mengotori tangan, lihatlah betapa kumuhnya selir ke tiga seperti tanaman yang tidak pernah kena siram" ledek selir pertama ( li-hua),menyela posisi di tengah-tengah kedua anaknya
"benar juga,semoga saja si ja*ang itu tidak pernah kembali lagi,cih mati sekalian" cibir jia-li
"sudah ayo kita menyapa semua orang!" laray li hua ketika baru menyadari bahwa netra kaisar sedang mengarah padanya
—"jie,pangeran jaehyung kemana,?.kenapa ia belum datang?"
—"dia memang lambat"
—"tunggu saja,! sebentar lagi dia pasti datang"
—
"dayang lu kenapa masih di sini?" tanya kaisar,ketika itu ia akan masuk ke wilayah langit
Dayang ( lu ) yang sedang memusatkan perhatian pada kedua cucu nya, di kagetkan oleh teguaran yang mengoles ketakutan pada hatinya "yang-mulya semoga dewa agung memberkati anda."
—"Menjawab paduka, saya sedang menunggu seseorang di sini"
Menurut kabar dari sang cucu, xiao jian akan datang ke acara ini, jadi ia ber'minat untuk menyambutnya.sudah dua bualan tidak bertemu ia sedemikian rindu
"dayang lu,apa kau tahu di mana putri xiao jian" serampak berlari selir ketiga dari belakang,ke arah dayang lu,menanyakan sang putri
"mm..." dia bepikir smerawut tentang:apa yang harus dia katakan..?
—"DAYANG LU"
__ADS_1
suara dari tempat parkir kereta kuda,membuat semua orang terpikat untuk melihatnya
bersambung...