
Tanpa menginsitipasi terlebih dahulu raja iblis itu dengan haus dan cepat mengulem b*b*r xiao yu
Nafas yang ter'engah-engah di keluarkannya dengan hasrat yang kian terlihat membara
Xiao tersenyum tajam ia menyusuri dada bidang milik peria ini.perlahan namun pasti tangannya terus membelay ke bawah sampay berhenti tepat pada sasaran keras dan tentunya akan *************
Masih dalam peroses pengenalan ia sudah merasakan besarnya ****** milik peria ini
Ia dengan tanpa adanya membuat notifikasi terlebih dahulu,mencengkramnya.hingga membut peria itu menggerakan tubuh bagian bawahnya ke belakang, karena terkejut akan kenakalan gadis ini
***
—"kau sangat berani"
setelah mengatakannya lu jiang kemudian menyentuhkan telapak tangan ke titik dimana bagian bawah daun telinga milik xiao yu,dan membiarkan gadis itu bermain-main dengan ******-nya
Setelahnya ia memegang bagian belakang lutut nya, dan membuat telapak kaki milik sang gadia menginjak ke atas meja
Sehingga ia bisa berdiri lebih dekat lagi dengan tubuh mungil gadis itu.belayan lembut ia arahkan ke kaki terus menyusur sampay ke paha mulus milik sang gadis
Xiao yu dengan refleks menghentikan.dengan cara memegang tangannya yang semakin menjadi-jadi
Ia mendorong tubuh raja iblis itu sehingga ia memiliki jarak aman
Dorongan yang begitu-tiba tiba itu membuat raja iblis itu menatap xiao dengan tidak senang
"ada apa?" ucapnya dengan nada yang datar
Xiao tersenyum kecil ia mengintip sebuah teko di atas meja melalui pundak ( lu jiang ). lalu tersenyum tipis yang bahkan raja iblis itu tidak bisa melihatnya dengan sangat jelas
"tuan,bukankah akan lebih menyenangkan jika kita melakukannya sambil minum?" ucap nya dengan nada manja sambil diiringi tekanan lembut dari telunjuknya yang menempel di dada peria itu
( lu jiang ) tersenyum sinis,"baiklah,jika itu yang kau inginkan aku akan menurutimu"
Xiao yang mendengarnya jadi tersenyum tajam, ia dengan sudut mata yang angkuh berjalan untuk mendekati teko yang terbuat dari emas itu serta kedua gelas dengan bahan yang senada
Ia membuka tutup teko itu sambil melihat ke arah pintu dengan sudut bibir yang melengkung
—"ahh"
Ia tiba-tiba terkejut mendapati kedua tangan peria itu memeluk erat tubuhnya
__ADS_1
Ia mencoba untuk terlihat tenang,akan tetapi tidak bisa di pungkiri bahwa tadi hampir saja jantungnya mau copot, dan kali ini-pun jatungnya masih terasa dak dik duk tidak karuan
Menuangkan segelas 4r4*. dengan secepat mungkin ia mengubah postur tubuhnya, hingga bertatap muka dengan wajah si peria
"tuan!!" ucapnya singkat sambil mengarahkan cawan itu pada raja iblis
Dari ekspresi yang di tampilkannya pun raja iblis itu terlihat seperti malas untuk meminumnya.ia suda sangat tidak sabar,namun wanita ini malah mengulur-ulur waktu,sehingga ia merasa geram di buatnya
—"huh"
Menghela nafas sebagay tanggapan ia menerima intruksi dari gadis cantik itu.dan hanya dengan sekali tegukan ia sudah menghabiskannya tanpa ada sisa sedikitpun
"arak ini,?.kenapa rasanya jauh berbeda dari yang biasanya?" ucapnya pelan sambil,bepikir seperti ada yang janggal dengan minuman itu
xiao yang mendengar gerutuan kerbau itu seketika mengangkat alisnya,menipunya dengan 4r4* yang di buat husus. yang di adukasikan dengan bahan sampingan,sehingga tidak akan tercium bau-nya. tentu saja ia tahu akan hal itu"maksud anda tuan,?. Bukankah ini hanyalah air putih biasa"
menanggapinya (lu jiang) tiba-tiba jadi salah tingkah, ternyata suara nya terlalu keras, sehingga bisa terdengar oleh gadis itu"ehem.mm,tentu ini hanyalah air putih biasa"
Tak di perediksi olehnya xiao tersenyum jahat lewat sudut matanya yang kerap menampilkan tatapan tajam
Untuk menghindari adanya kecurigaan dengan segera ia duduk di tepi ranjang sambil menunjukan kaki pitih nan janjang di hadapan pandangan ( lu jiang )
Melihanya membuat sklear ( lu jiang ) mendadak melebar, hawa nafsunya sungguh tidak tertahankan.tidak salah ia memilih wanita ini yang pertama bermalam dengannya.begitu pikirnya
Ia segera membuka baju bagian luarnya.******-nya pun sudah terlihat menyungkur celananya dari dalam sehingga terlihat naik ke atas
Hasratnya sudah membara akibatnya ****** yang di jaga ketat kini sudah meronta-ronta ingin segera di puaskan
Ia dengan hawa nafsu mendekat pada gadis itu dengan langkah yang besar,dan tanpa mengeluarkan sepatah katapun ia menggendong xiao dan melemparkannya ke tengah-tengah ranjang
( krek )
"ahh" lirih xiao karena terkejut,atas apa yang telah di lakukan oleh raja iblis itu
"ah,kau sangat kuat tuan" goda xiao sambil menutup bibirnya
raja iblis itu juga naik ke atas ranjang dengan cara merangkak dari samping kasur empuk nan lembut itu
Setelahnya satu-persatu hanfu yang di kenakan oleh xiao yu dia kelucuti, yang membuat ia sedikit hawatir
__ADS_1
( wing wing wing )
Hingga kini kain yang tersisa hanya tinggal di bagian tertentu saja.tipis dan tembus pandang oleh cahaya lilin,pemandangan itu membuat sang raja menjadi gerah
pinggang ramping itu sangat menggodanya, Ia dengan buru-buru bergegas membuka seluruh pakayannya, yang hanya di sisakan ****** ******** saja
( CUP )
ia mengecup bagian jidat terlebih dahulu dan dengan tangkas turun ke bibir.tidak juga meredakan rasa yang berkecamuk di pikiran kotornya, ia dengan senang hati berpindah ke bagian leher
Tangan kirinya sudah tidak sabar dan mencoba meraba dari ujung jari gadis itu sampay ke pundak,ekspresi yang di tampilkan gadis itu membuatnya puas
( TEG )
Xiao mendadak gusar ia memalingkan wajah ke kiri agar ( lu jiang ) berhanti menghisap di bagian lehernya 'apa yang terjadi kenapa obatnya tidak bekerja?'
—'ratu iblis,bagay mana ini?'
—'ratu iblis,apa yang harus kulakukan sekarang?'
—'hey.apa kau tidak bisa mendengarku'
—'ahh,sial'
Ucap xiao mencoba menyambungkan kontak batin-nya pada ratu iblis, namun tidak mendapat respon apapun dari lawan bicaranya
Keringat dingin di keluarkannya,ia sempat berfikir:apa raja iblis itu kebal akan obat yang telah ia taburkan-nya.
Dengan panik ia mendorong tubuh ber'otot itu.namun tidak kunjung bergerak sedikitpun,ia melihat seringay di bibir lembut peria itu
Lalu tangan besar nan kekar ( lu jiang ) menarik kedua tangannya ke atas,dengan keadaan di cengkram erat-erat
—"ahhhh!!!"
Xiao tiba-tiba mengeluarkan pakikan yang terdengar nyaring di telinga,karena bibir tajam peria itu menghisap hampir di bagian kedua area ********-nya
Ah.xiao mencoba untuk melepaskan diri,namun tubuh besar yang selama ini berada di atasnya seketika menempel pada seluruh tubuh-nya dengan tiba-tiba.
Xiao mendadak mlebarkan iris matanya karena melihat ( lu jiang ) menarik paksa kain tipis yang tadinya penutup area ***** -nya
bersambung...
__ADS_1