Reinkarnasi Sang Dewi Penguasa

Reinkarnasi Sang Dewi Penguasa
bab:23.memberi pelajaran


__ADS_3

(plaakkkk)


(brukkkkk)


(arkhhhh)


(AAAAAAAA)


Xiao sangat puas, lalu ia berkata" dayang lu,kunci pintu,! Dan jangan biarkan ada satupun yang bisa keluar dari tempat ini"


***


Dua pelayan yang ikut bersama dengan dayang yi, seketika menjadi ketakutan wajah mereka terlihat biru dan lembam, sangat sulit di percaya melihat dayang, yang paling berkuasa.kini dia tersungkur ke atas lantay,


"dasar gadis JA****,berani-beraninya kau memukulku" raung dayang yi, sambil berdiri memegangi jidatnya yang benjol


( prok prok prok )


Xiao bertepuk tangan dengan keras sambil tersenyum sinis berkata "wahh, akhirnya sifat aslinya muncul juga"


Dayang yi, sangat marah dia mengangkat tangannya untuk menampar wajah xiao yu


Namun dia tidak memperediksikan dengan siapa dia memulay pertarungan. ya, di benua 'shu' semua pelayan maupun dayang tidak ada yang ber'kultifasi,sebab sudah di tetapkan aturan.barang siapa yang melanggarnya maka akan di usir keluar dari istana, aturan seperti itu sudah ada sejak nenek moyang mereka masih hidup


Xiao dengan gesit melakukan tendangan yang sangat keras,tepat di perut buncit dayang itu,


Dayang yi seketika terhempas dan menabrak dinding kayu yang kokoh. seteguk darah keluar dari dalam mulutnya


—"oho oho oho"


—"AAA!!!"+


Dua pelayang yang berada di belakang mereka, karena terkejut seketika menjerit


Xiao menghampiri dayang itu secara perlahan-lahan


Ia berjongkok tepat di hadapan dayang yi, ia menarik sanggul wanita itu agar mendongakan wajahnya yang sedang tertunduk


"kau. Bukankah kau yang telah repot'repot mengantar-kanku ke'kuil yiu?" tanya xiao dengan nada pelan


"aa'ampun nona ampuni saya, nn'nona tolong lepaskan saya!" ucapnya terbata-bata karena ketakutan sekaligus menahan rasa sakit yang menjalar di kepalanya


—"hah. Ampun katamu!!!"

__ADS_1


(plak plak plak)


Tamparan yang keras menghantam pipi keriput miliknya, hidungnya yang penye seketika mengeluarkan darah segar


Napas yang kasar di keluarkannya "hiks hiks hiks. aa'ampun nona ampuun, maafkan saya nona"


Xiao tersenyum seperti halnya iblis akan haus darah.sampay-sampay dayang lu,juga merasa ketakutan, setelah melihat nonanya berperilaku kasar nan keji


Xiao menepuk pipi dayang itu kemudian berkata dengan penuh penekanan "aah. Anday saja,kau tidak memperlakukanku seperti hewan, maka ini tidak akan terjadi padamu. Sekarang akan ku perlihatkan bagaymana harus meminta maaf dengan benar" xiao melepaskan jambakan tangannya dari konde itu dengan kasar, ia berdiri lalu meneruskan ucapannya "dayang lu,ikat.dan seret mereka ke belakang!"


( FLASH BACK )


'Replay' sebelum jatuhnya tita raja 'xiang fu' untuk mengasingkan putri xiao jian


Perediksi zaman modern jam ( 8:05 )


Seorang gadis berusia 15th sedang diseret paksa menuju aula, gadis dengan balutan 'hessian fabric' itu terlihat memohon-mohon untuk di lepaskan.gadis yang sedang di seret oleh kedua pengawal, tak lain dan tak bukan adalah sang putri xiao jian


—"tolong lepaskan saya, saya tidak melakukannya"


Wanita paruh baya yang memimpin kedua pengawal itu tersenyum "gadis bodoh sepertimu akhinya akan diusir dari kerajaan ini"


Ya.wanita dengan setatus dayang itu,adalah dayang selir pertama dengan nama ( yi syi )


(gedebuk)


Pejabat 'yong' dengan kedudukan rata-rata dari pejabat lainnya.maju ke depan. Membungkuk hormat sambil mengangkat kedua tangannya ke depan. Lalu mengucapkan salam selanjutnya ia berkata "yang mulya anda tidak bisa lagi memberi kelonggaran pada sang putri.mohon untuk memberi putri xiao jian hukuman"


Mengangkat sebuah pelekat husus pejabat kekaisaran.semua pejabat itu melakukan hal yang sama


Perdana mentri ( Chen ) maju ke depan,dengan setatus mentri yang paling tinggi, ia berucap "mohon kaisar mempertimbangkan nya, bagaymanapun dia tetap-lah putri anda"


Ucapan itu memberikan tekanan kepada perdana mentri ( Guang ) sesuay perintah selir pertama ia harus menyingkirkan putri xiao jian" yang mulya, anda harus bijak sana untuk menghukum putri ke dua dengan seberat-beratnya,karena dia telah mencemari nama baik kerajaan ini"


Perdana menteri tertinggi dan kepercayaan kaisar xing di kerajaan ( bron her ) adalah ( chen & guang ) kedudukan keduanya sangatlah sama. namun tidak dengan kesetiaan ( chen ) ia berpihak pada permaisuri.sedangkan ( guang ) dia adalah kaki tangan selir pertama


Semua orang ber'kecak-riuh pendapat demi pendapat di lontarkan oleh mereka sampay raja 'xiang fu' angkat suara "baiklah saya sudah memutuskan bahwa putri xiao jian akan di asingkan selama dua bulan"


Selir pertama tersenyum sinis menatap ke arah xiao jian.meskipun ia tidak berhasil mencorang nama xiao jian dari daftar keluarga kerajaan,namun setidaknya ia masih punya rencana cadangan


Xiao diseret paksa oleh kedua pengawal yang tadi membawanya ke aula


Setelah xiao jian berada di luar aula istana. dayang yi, tiba-tiba membawa dua orang bertubuh kekar yang ada di belakangnya

__ADS_1


"sudah,biar kami saja yang mengantar kannya" ucapnya pada pengawal istana itu


"tapi—" belum sempat salah satu dari mereka akan bicara, dayang yi langsung memegang tangannya kemudian memberikan sekantung uang


Melihatnya meraka tidak mungkin untuk menolak, jadi mereka menyetujui gagasan itu tanpa menaruh kecurigaan apapun, mereka berdua dengan lampang dada memberikan putri xiao jian pada dayang yi


Sedangkan putri itu sendiri masih terpuruk di dalam isak tangisnya yang tersedu-sedu


—"Cepat angkat dia!"



di sebuah pohon yang tinggi pitri xiao jian dingantung dengan sewena-wena mulut serta bola matanya di tutup rapat dengan kain. tebasan demi tebasan cambuk yang kasar terus menghantam tubuh-nya


( PIECE THREAD SAY )


—"begitu kau mendapatkannya,bunuh saja dia.dan pastikan tidak ada satu orangpun yang melihatnya,apa kau mengerti!"


( PIECE THREAD SAY OF)


besi yang merah akibat di timbun oleh arang, di arahkannya pada punggung xiao jian. dayang itu tersenyum jahat


(harrrssssss)


Besi itu seketika membakar tubuh bagian belakang putri kedua, hingga mengakibatkannya merasakan rasa sakit yang amat dalam. perlahan nafasnya tak terdengan engos-engosan kelopak matanya menutup yang mengakibatkan danaw di kantung mata nya,tiupah seketika serta diiringi dengan mulut yang menghembuskan nafas terakhir-nya


( FLASH BACK OF )


"dayang lu, tolong ambilkan saya (paku.palu.cambuk.rantay.gunting.besi panas dan air garam!" seru xiao dengan tatpan dingin


"ini?" dayang lu tertegun selama beberapa saat ia mencoba untuk mencerna apa yang akan dilakukan oleh nonanya


Namun mereka yang mengetahui arti dari semua itu tiba-tiba terbelangak kaget dan mendadak berteriak


—'JERAJI'


—"nona.nn'nona mafkan hamba nona.naona maafakan hamba nona.hamba mohon"


—"no'nona maafkan kami, kami bersalah nona"


"nn'nona hamba mohon maaf nona.maafkan nubi"


Bersambung...

__ADS_1


note: author: "mohon maaf jika kekerasan yang terjadi di dalam alur cerita terlalu berlebihan karena cerita ini diimajinasikan pada tanggal dan zaman yang 'kuno' jadi setiap hukum yang di tetapkan,di zaman moderen belum berlaku di zaman ini"-


-"replay' sengaja author tidak dibikin secara mendetail karena takut membosankan jika dada yang ingin di sampaykan silahkan berkomentar ya,maka author ini akan menjawabnya dan jangan lupa untuk like nya ya.thank you"😅😁🤗


__ADS_2