
"baiklah,setidaknya kita harus mencobanya" ucap xiao sambil menghembuskan nafas berat,lalu membulatkan tekad
Mendengarnya,seketika ratu iblis itu membisikan rencana awal sampay akhir ke telinga xiao yu.sehingga keduanya tersenyum tajam
***
—'sepertinya malam ini aku akan mengambil peran sebagay kupu-kupu malam'
—
"jie. bisakah jie jie berheti sebentar,!.aku jadi pusing liatnya" seru mei juan yang memandang kakanya itu sedang mundar-mandir tanpa adanya arah tujuan sama sejali
Mei lian menepuk-nepuk telapak tangan kirinya,dengan kepalan tinju tangan kanan "bagay mana ini,!!.apa yang harus kita lakukan?"
*
Karena kamar yang tersisa hanyalah tinggal satu ruangan saja, jadi kakak beradik itu di tempatkan di kamar yang sama
*
"mei mei,bagay mana bisa kamu setenang itu, di saat ke'adaan runyam yang sulit ku pecahkan ini" ucap mei lian.masih di antara langkah kakinya
Mei juan menggelengkan kepalanya pelan, lalu berkata "jie, sekarang yang harus berputar-putar itu baukan badan, melainkan isi kepala. kalau jiejie terus-terusan melakukannya, bisa-bisa nanti terkena pusing tujuh keliling"
"bagay mana ya,?. apakah kita harus melawan mereka?" coloteh mei lian tanpa menggubris peringatan dari adiknya. ia malah menggerutu dengan pikiran yang tak berkesudahan dan hanya mampu menggigit ibu-jarinya
—"mau melawan,?. jie,jangan bercanda.kita tidak bawa senjata karena di rampas oleh kepala desa itu. jika kita melawan hanya dengan kekuatan kita, itu mustahil.karena kultivasi kita sangat lemah, bisa-bisa nanti mati konyol"
"lalu harus bagay mana?" seru mei lian sambil duduk di kursi yang ber'sebelahan dengan adiknya
—"kita pancing saja!!"
"emang ikan pake di pancing segala" cela mei lian sambil memutar matanya malas untuk hanya sekedar bercanda sekarang
"bukan seperti itu jie,ayo sini meimei bisikin!" pinta mei juan sambil mengisyaratkan tangannya kedepan,untuk meminta kakaknya agar mendekatkan telinga padanya.
dan seketika mei lien bergeser padanya.setiap untayan kata yang terucap dari bibir gadis itu,mei lien akhirnya bisa tersenyum kecil
Kembali ke posisi sebelumnya,mei lian menganggukan kepalanya,lalu ber'ucap"baiklah ayo mulay!"
—"bentar jiejie,aku akan lihat situasinya dulu ya!"
—"yasudah cepatlah!"
Mei juan buru-buru mengintip ke jendela sisi kanan dari dalam kamar itu.dirasa sudah cukup aman, iapun kembali ke sisi samping kakaknya
"aman jie,semuanya aman!!" ucapnya dengan suara yang pelan
—"baiklah aku akan melemparkan gelas itu ke arah kiri.setelah pengawal itu pergi dari pintu, kita harus segera kabur!"
—"mm."
—"bersiaplah!"
Seperti yang telah di rencanakan.mei lian mengambil cangkir yang berada di atas meja dan dengan perlahan-lahan ia berjalan ke arah jendela kiri
__ADS_1
Memalingkan wajah ke kiri dan ke kanan.ia dengan ayunan tangannya yang cepat, melemparkan gelas itu ke atas lantay,hingga sebuah suara yang keras akibat pecahan kaca bisa terdengar di wilayah sekitar kamar itu
( break )
Kedua penjaga yang sedang berdiri di luar pintu kamar itu, mereka seketika terlonjak kaget karena suara keras yang begitu tiba-tiba merenggut seluruh pendengaran mereka
—"hoh.ayo cepat lihat!"
—"ayo!"
( tak tuk tak tuk tak tuk )
—"sekarang!"
Dengan secepat mungkin keduanya bergegas pergi ke luar hingga berlari terbirit-birit karena waktu yang sempit
Namun naas nya pada saat keduanya akan berbelok mengambil jalur kanan dari sudut dinding ruangan itu
"heeee"+
( jbreddd )
( bruk )
Keduanya seketika tercengang, sulit untuk di percaya mereka malah bertabrakan dengan kedua penjaga lainnya, hingga sekarang mereka sedang terduduk di atas lantay dengan keadaan terkesiap dengan mulut yang ternganga lebar. sampay-sampay jika di masukan bakpaw ke dalam mulut mereka pasti tidak akan terasa, bahwa bakpaw itu meluncur ke dalam perut dengan sendirinya
"KALIAN MAU KABUR?" tanya salah satu dari penjaga itu dengan tatapan garang
Tersadar dari lamunannya mei juan dengan berani berkata "hey,siapa yang mau buat bubur,"
Tidak butuh waktu lama bagi penjaga yang tadi tertipu oleh mereka untuk bisa kembali
( tak tuk tak tuk )
"hey tangkap mereka!" seru pengawal itu yang baru mengetahui bahwa mereka telah di bodohi
—"jadi kalian mau kabur?"
—"ya dewa,kenapa buat sayur pula?"
—"aah.banyak omong, kamu ayo cepat bantu kami untuk mengurung kedua cucunguk ini ke penjara bawah tanah!"
Mei lien yang baru sadar dari rasa keterkejutan-nya.
pada saat di tarik paksa untuk berdiri oleh pengawal itu, ia langsung menatap adiknya dengan wajah tanpa ekspresi
Sedangkan mei juan yang di tatap seketika bersiul dan memalingkan wajahnya ke samping kiri,karena tidak enak hati.
Al.hasil, kini kakak beradik itu bukannya berhasil meloloskan diri,pada akhirnya malah di tempatkan di posisi suasana yang mencengkam, ya'itu di dalam penjara bawah tanah yang sunyi
—
Bulan yang indah kembali menyapa dengan sentuhan angin-dingin yang membuat daun-daun pohon ikut terhanyutkan karenanya.
Raja iblis dari tadi siang sudah tidak sabar untuk merasakan malam hangat yang gelap gulita
__ADS_1
Ia kini sedang ber'jalan menuju kamar gadis yang akan menjadi bantal guling bernyawa
Di sisi sampingnya sudah ada satu pelayan peria, dengan nampan di kedua genggaman tangannya
( breakkk )
Pintu di buka dengan dorongan yang menimbulkan kesan, akan eksistensi dan maksud-nya. yang bisa membuat hati kecil tergerak
Begitu pintu terbuka,aroma yang harum nan menggoda bisa tercium oleh raja iblis itu sehingga membuat pupil matanya menjadi 'jreng'
Bahkan pelayan itupun merasakan sesuatu sudah bangun di bawah tali pinggang-nya
Menghirupnya secara seksama,senyum sumeringih timbul dari sudut bibir yang melengkung milik ( lu jiang )
Bau yang sangat familier,namun apakah dia pernah menghirupnya,tapi entah di mana. akan tetapi akibat aroma yang sangat memenuhi udara, raja iblis itu hanya menepis pikiran yang melintas itu hingga bersifat sementara adanya
"cepat berikan padaku,!.dan pergilah!" ucap nya sambil melirik pelayan yang tidak tahu diri itu
"bb'baik tuan" menutup pintu secara perlahan, ia sesekali melirikan matanya ke'dalam ruangan sambil berkata dalam hati 'tuan sangat beruntung'
( lu jiang ) mendekati meja,dan meletakan nampan ber'isikan 4r4* di dalam sebuah teko
Sudut bibirnya kembali melengkung melihat seorang gadis dengan setelan hanfu mereh sedang duduk di kursi meja rias
—"mm'h"
Dia berdehem,lalu menghampiri wanita itu.harumnya aroma tubuh gadis itu membuat dirinya terkekang
Memulay dengan pengamatan yang cermat dari mata gadis itu. ia sudah menyimpulkan bahwa gadis yang kini sedang di tatapnya ini, adalah gadis tercantik dari ke'delapan gadis sebelumnya,
Ia yang terkalut akan pesona gadis itu seketika tanpa aba-aba merangkul gadis itu ke dalam pelukanny
Xiao merasakan perbuatan yang begitu tiba-tiba itu membuatnya terlonjak kaget.tak di sangka reaksi iblis ini sedikit meresahkan
Diputar secara kasar, xiao akhirnya duduk di atas meja rias itu
Peria dengan rambut merah itu menarik penutup wajahnya dengan cara yang berutal.tapi begitu selesay di buka raja iblis itu tercengang selama beberapa detik
Mencerna apa yang sedang di pikirkan olehnya.xiao hanya mengangkat alisnya sebelah
—"kau sangat cantik"
Tanpa menginsitipasi terlebih dahulu raja iblis itu dengan haus dan cepat mengulem b*b*r xiao yu
Nafas yang ter'engah-engah di keluarkannya dengan ' HASRAT ' yang kian terlihat membara
Xiao tersenyum tajam ia menyusuri dada bidang milik peria ini.perlahan namun pasti tangannya terus membelay ke bawah sampay berhenti tepat pada sasaran keras dan tentunya akan *************
Masih dalam peroses pengenalan ia sudah merasakan besarnya ****** milik peria ini
Ia dengan tanpa adanya membuat notifikasi terlebih dahulu,mencengkramnya.hingga membut peria itu menggerakan tubuh bagian bawahnya ke belakang, karena terkejut akan kenakalan gadis ini
Bersambung...
note:author"janganlupa tekan like dan komen-nya yaa😁😁😁"
__ADS_1