
Di dalam gelapnya kamar,xiao mengintip ke luar dari jendela.sekitar sepuluh bayangan berjubah merah sedang berhamburan di halaman,sepertinya mereka sedang mengintai area istana,dari cara mereka merancang 'setrategi' sudah jelas bahwa orang-orang itu bukanlah keluarga istana
"nona apa mereka musuh?" tanya cing cheng
—"mm diamlah,!. sepertinya akan ada tamu tak di undang masuk ke acara pestifal nanti"
***
( first of plan ).liong keluar dari dalam kamar. peria dengan porsi hanfu 'biru dongker' dan rambut yang tadinya putih polos,kini di sanggul oleh tata emas yang melingkar di gulugan rambutnya, hingga terkesan layaknya seorang tuan muda dari keluarga bangsawan
menaiki anak tangga.sepertinya para pangeran menyinggahi lantai '20'.ia mendongakan wajahnya ke atas, seharusnya tinggal '4' lantai lagi ia sampai ke tempat tujuan.
Sebenarnya sudah tersedia awan terbang,sebagai alat yang bisa mengantar seseorang ke lantai yang di tuju oleh orang tersebut
Namun,itu hanya tersedia untuk para tamu. sedangkan dirinya hanya sebatas nebeng, jadi dia tidak bisa menaikinya.terkecuali dengan si pemilik kamar
Berpapasan dengan sorang pelayan laki-laki di pertengahan tangga,iapun bertanya,"kamu!!!"
Pelaiyan peria itu yang tadinya tertunduk sebagai tanda hormat kepada tamu, mendapati ia di panggil.seketika jadi terangkat,"ya,tuan ada apa,?.apa ada yang bisa saya bantu?"
—"aku ingin menanyakan di mana tempat pangeran kerajaan bron her akan menginap?"
Dia sempat berpikir tidak mau memberithu akan hal tersebut, tapi dilihat dari pakaian dan aura kharismatik pengunjung itu,iapun memutar otak,sampai menganggap dia adalah kenalannya"kamar (226) di lantai (20) tuan"
—"oo, baiklah.enyahlah!"
—"baik tuan"
—
Berdiri di koridor,nampaknya dia harus menjelajahi urutan nomor yang ada di wajah setiap-pintu
Baru mencapai kamar (157) ia sudah mempergoki pangeran itu sedang menuju ke arahnya
Ia sekilas menyandarkan tubuhnya di kedua sisi dinding yang membentuk jalan ke arah kamar (no.158)
"ini dia!!!" memakai jubah serta menutupi kepalanya, dia keluar dari permainan petak umpetnya
( jebred )
( prek )
—"AHHH!!"
__ADS_1
Ia menabrakan tubuhnya pada bahu laki-laki dengan tinggi ( 1,81m ) tanpa memental, keduanya berbentrokan seperti tidak di sengaja
"maaaf tuan saya buru-buru,maafkan saya!" ucap liong,enggan berhenti
Ia tersenyum tajam sebelum berteleportasi, perintah dari nonanya sudah beres.tinggal mengetahui apa reaksi,setelah melakukan percobaan kecil
Cukup cerdik dalam menjadi pemeran figuran,seandainya di ambil dari sebuah tokoh vilm
Pangeran ( xingguan zhao) yang menjadi target, masih memegang pundaknya yang tersenggol orang asig tadi, ia tidak membuat kejadian itu sedemikian rumit. toh,pasti tidak di sengaja, wajar saja pengunjung tadi tidak melihatnya.
Ia perlahan membungkuk,dengan sukarela mengambil batu giok milik peria tadi,
Menitihkan sebuah barang,tetu dia pasti sedang tergesa-gesa
Berencana mengembalikannya, namun tamu tadi sudah menghilang begitu saja, padahal di depan masih tersisa '142' kamar untuk di lewati, agar bisa ke tempat kendaraan awan.
sempat mau mengejarnya, tapi mengingat dia sedang buru-buru,ke ruangan sang ayah.diapun tidak jadi untuk melakukannya
mengangkat alisnya sebelah,rasa penasaran muncul di benaknya.melihat barang tersebut di tangannya, nampak ada struktur yang berbeda pada-pola ber'garis batu giok itu, menjadikannya terlihat istimewa
Mengusapnya dengan pelan, cahaya hiju perlahan-lahan muncul,membesar-semakin membesar.tanpa berkedip sekalipun peria bersetatus putra mahkota itu terus memperhatikannya dan...
( bom )
—
Liong kembali ke penginapan nonanya,senyumnya yang manis mampu membuat siapapun yang melihatnya tidak akan berkedip.
dia melihat sekitar,berharap akan dipuji. denganbangga bisa mengerjakan tugas bersih tanpa meninggalkan jejak apapun
Namun sayanya. hayalan tidak tertuju pada realitas yang membuat matanya jadi gelap.tidak ada siapapun di ruangan itu
Ia mem-verifikasi sudut ruangan mencari keberadaan mereka.ketika ia melihat ke belakang,ia mendapati ruangan yang asing.
lalu ia melangkah kedepan pintu,menatap uap air yang melintasi gorden dengan tatapan menyelidik
Ia tertegun.punggung mulus tuannya membuat dia memperjapkan mata
kelopak matanya semakin berkedut.obat pencuci mata paling ampuh
"apa kau senang melihatnya liong?" tanya wanita itu
Ah.dia tertangkap basah"aa'anu nona, sa'saya—"
__ADS_1
—"tugasmu sudah selesai bukan,?.maka kembalilah ke tempat seharusnya kau tinggal, belum makan-kn,?.cepat pergi dan istirahatlah!"
daripada terus di sana,merasakan wajah yang panas karena malu,lebih baik ia menurut"ya,nona saya pamit"
Mengelus dadanya pelan,ia berpindah tempat, ke dalam kalung dimensi
*
Waktu berputar ke menit yang sama, seharusnya itu bertempatan pada hari minggu
Pastinya jarum jam sudah menunjukan pukul 8:00. suara pantulan langkah kaki terdengar berkecak-riuh di luar,seluruh tamu yang hadir bersiap-siap untuk pergi ke lapangan,tersirat bahagia dari jeritan para gadis dan gosip-gosip memenuhi penginapan istana
memberi salam kepada penguasa seluruh benua,itu termasuk kewajiban
Tak seperti biasanya.para tamu sebelum menginjakan kaki ke dalam istana,sharusnya memberi salam terlebih dahulu pada tuan rumah.akan tetapi bagi seluruh penguasa wilayah di acara pestifal ini mereka sudah berunding.menyambut di sambut, akan jatuh pada tanggal yang telah di tentukan
—
"liong ikutlah denganku!" seru xiao,sambil masih mekup,menghadap cermin
Mendengarnya,cing cheng refleks menyamber ke sisi-nya "nona bagai mana dengan kami?"
—"kalian untuk saat ini tidak usah muncul!"
Dari awal,mereka ingin sekali bisa melihat megahnya pestifal,maka dari itu sun wan juga ikut meminta penjelasan"kenapa?"
"nona,kami semua juga ingin ikut!" pinta kyubi tampan berbalut kain hanfu ungu
"iya nona kenapa kami di larang,?.sedangkan kakek tua itu diijinkan ikut?" sosor cing cheng dengan nada mengejek
Dia langsung mendapatkan tatapan tajam,yang membuatnya seketika terdiam seribu bahasa
—"tidak.kalian tetaplah di ruang dimensi,pada saatnya tiba,aku akan memanggil kalian.lagi pula siang ini hanya mengadakan pertandingan kecil-kecilan bukan yang sebenarnya,lebih baik tidak usah ikut,!. biarpun semua bisa menutupi kekuatan,belum tentu mereka dapt terkecohkan"
—"nanti malam kalian bisa keluar,dan bantulah aku jika terjadi masalah yang tidak-tidak,"
—"cing ceng, gaun semalam yang ku'pilih dari istana emas,keluarkanlah!"
( tok tok tok tok )
"nona semua sudah berkumpul di sana, apakah anda masih belum siap-siap?" ucap sebilah suara dari pelayan yang membawanya semalam
—"liong ayo!"
__ADS_1
Bersambung...