
Setelah Alea sadar dari tidurnya di rumah sakit, ia jadi lebih terlihat tenang karena sang daddy dan mommynya justru malah meminta maaf kepadanya.
Awalnya ia begitu ketakutan saat membuka matanya dan melihat daddy James yang sedang menggenggam tangannya menatap ke arahnya.
Namun ia sangat terkejut ketika sang ayah langsung memeluknya dan meminta maaf padanya. Ia begitu terharu ketika sang daddy yang tadinya begitu sangat marah padanya tiba-tiba mendukungnya. Ia yang seharusnya meminta maaf pada mereka karena telah berbuat kesalahan yang sangat fatal dengan membuat mereka malu karena telah memiliki aib hamil di luar nikah.
Tetapi daddy James mengatakan bahwa apapun kesalahan yang telah dilakukan Alea yang mengecewakan dirinya itu tidak akan mengubah rasa cinta dan kasih sayangnya pada sang putri. Ia tetaplah putri kebanggaan dan kesayangannya.
''Kau tetap putri daddy dan mommy. Kita akan sama-sama membesarkan bayimu. Karena itu jaga kesehatanmu, jangan memikirkan apapun yang membuat perkembangan cucu daddy dan mommy terganggu. Pikirkan hal yang membuatmu bahagia saja, kau mengerti sayang?'' Daddy James tersenyum pada Alea.
Alea mengangguk terharu sampai air matanya terjatuh,'' ya dad, mom, terimakasih sudah memaafkan kesalahan Lea. Dukungan kalian menjadi kekuatanku.'' Alea langsung memeluk erat daddy James.
''Hanya daddymu yang dipeluk, mommy tidak dipeluk juga? Padahal mommy loh yang telah mengandung dan melahirkanmu dengan susah payah,'' mommy Christine pura-pura merajuk.
''Hei sayang, jangan lupa kalau mommy bisa hamil karena bibit premium daddy. Lagipula daddy juga ikut bekerja keras loh buatnya, membuat mommy teriak-teriak sampai kita tidurnya selalu pagi,'' ujar daddy James membuat sang istri mendelik tajam ke arahnya karena berkata mesum di depan putrinya dan Lindsay.
Alea terkekeh, melepas pelukannya pada sang daddy dan beralih memeluk sang mommy yang sedang cemberut dan kesal pada sang daddy.'' Terimakasih kasih mom, Lea menyayangimu.''
''Sama-sama sayang, mommy juga menyayangimu. Jangan mendengarkan apa kata daddymu tadi,'' ujar sang mommy sambil melempar tatapan tajam pada suaminya yang dibalas dengan senyum manis sang suami.
''Mom, kau lupa kalau Lea juga sebentar akan menjadi seorang ibu? Lea juga sudah melewati tahap yang enak-enak itu loh, sekarang sudah dalam tahap mengandung cucu kalian.'' Alea tersenyum lucu melepas pelukannya pada mommy Christine lalu mengelus perut ratanya.
''Astaga kalian benar-benar...'' Mommy Christine menepuk jidatnya sambil menggelengkan kepalanya karena mendengar omongan sang putri yang tidak jauh beda mesumnya dengan suaminya.
Sementara Lindsay ikut terkekeh mendengar perbincangan mereka. Ternyata sifat mesum Alea menurun dari daddynya. Ia ikut lega dan bahagia melihat hubungan Alea dan orangtuanya yang sudah kembali harmonis.
...****************...
__ADS_1
Setelah diperbolehkan dokter untuk pulang, Alea, Lindsay dan keluarganya kembali ke apartemen Gie. Rencananya mereka akan pindah dari apartemen tersebut. Jadi mereka akan membereskan barang-barang Alea. Mereka akan menyewa apartemen lain sambil mengurus segala sesuatu tentang kepindahan Alea.
Daddy James tidak ingin membawa Alea kembali ke Inggris. Ia akan membawa Alea dan keluarganya tinggal di Trondheim.
Trondheim adalah salah satu kota paling indah di Norwegia. Di sana merupakan tempat bersejarah bagi dirinya karena di sanalah ia bertemu dengan sang istri. Tidak ada yang tahu kalau ia telah membangun usaha peternakan ikan di sana dan ia juga membangun sebuah resort pribadi yang sangat mewah.
Rencananya ia akan mengajak sang istri setelah semua anak-anak mereka telah berkeluarga dan memegang jabatan pada usahanya saat ini. Ia ingin menghabiskan masa tua mereka di sana karena itu merupakan mimpi mommy Christine dulu, meski itu terdengar candaan sang istri tetapi ia ingin mewujudkan impian istri tercintanya itu.
Rencana yang harusnya entah berapa tahun lagi harus segera terealisasikan secepatnya karena keadaan sang putri.
''Bawa barang-barang yang penting saja sayang, tinggalkan semua yang berhubungan dengan masa lalumu,'' ucap daddy James sambil ikut membantu Alea membereskan barang-barangnya.
''Iya dad, maaf. Alea menatap sendu pada daddy James, ia merasa bersalah karena pada akhirnya ia juga harus merelakan kuliahnya yang tinggal setahun lagi dan juga harus membuat sang daddy kerepotan mengurus dirinya.
Daddy James menghampiri Alea,'' kenapa harus minta maaf lagi sayang? Daddy akan melakukan apapun untuk kebahagiaanmu. Jangan khawatirkan apapun, mungkin ini jalan yang harus kau lalui untuk menjadi pribadi yang berhasil di masa depan. Menyesal boleh tetapi jangan berlarut-larut dalam penyesalan itu sendiri, buat penyesalan itu berguna sebagai pelajaran untuk mengubah sikap, cara pandang dan aturan dalam hidupmu ke depan agar menjadi yang terbaik diatas yang terbaik pula.''
Daddy James terkekeh, ia balas memeluk putrinya dan mencium puncak kepalanya.
Lindsay dan mommy Christine yang tak jauh berada di situ pun ikut terharu melihat situasi antara ayah dan anak itu. Mereka tidak ingin mendekat karena ingin memberikan ruang bagi Alea dan daddynya.
Semua hal sudah dibereskan di apartemen Gie. Alea kembali ke kamar, ia menatap sekeliling kamar yang sudah memberikannya banyak kenangan indah juga kenangan buruk itu.
''Aku akan melepas dan melupakanmu seperti aku melepas dan melupakan tuanmu. Aku tak akan meninggalkan bekas apapun disini, aku menghapus semua tentangku seperti aku menghapus semua tentang dirinya. Kita akan menjadi asing mulai dari sekarang,'' gumam Alea pada kamarnya itu dengan perasaan sedih. Tiba-tiba ia teringat akan surat yang Gie tinggalkan, ia segera membuka laci nakas tempat ia menyimpan surat tersebut. Rupanya ia melewati laci tersebut saat membereskan barang-barangnya.
Tangannya gemetar memegang surat tersebut, sekali lagi ia membukanya meskipun berat karena harus kembali terluka dengan kata-kata dalam surat tersebut tapi ia ingin membacanya untuk terakhir kalinya sebelum ia membakarnya.
"Aku pikir kau wanita baik yang tercipta hanya untukku saja ternyata aku salah kau hanyalah wanita ja-lang tak tahu diri yang tak pantas aku cintai. Aku berharap kita tak akan bertemu lagi, kalau pun kita bertemu anggap kita hanyalah orang asing! Aku membencimu wanita sialan! Sangat membencimu!''
__ADS_1
Gie C
''Jadi pria brengsek sialan itu menulis hal menyakitkan ini untukmu?''
Deg!
Alea tersentak kaget, karena tiba-tiba sang daddy sudah berada di sampingnya dan ikut membaca surat tersebut. Ia segera menghapus sudut matanya dan beralih menatap daddynya dengan gugup,'' Dad-dy?''
Daddy James mengambil surat di tangan Alea dan kembali membacanya. Tangannya terkepal, rahangnya mengeras, wajahnya merah padam, tanda bahwa ia sangat marah membaca isi surat tersebut.
''Aku akan membunuhnya! Berani sekali dia mengataimu seperti ini setelah merusak dan menghancurkan masa depanmu!''
Alea menggeleng. ''Dad-dy, tenanglah, maafkan Lea. Mungkin Lea punya salah yang tak Lea ketahui yang membuat dia jadi seperti itu. Jadi jangan mengotori tangan daddy untuk hal yang kejam. I'm fine dad, please...Aku sudah lebih baik dan bahagia sekarang. Biarkan semuanya menjadi masa lalu yang akan Lea tinggalkan,'' mohon Alea pada sang daddy.
Daddy James memejamkan matanya sejenak untuk menetralkan emosinya. Ia membuka matanya dan menatap sang putri,'' maafkan daddy, kembali membuatmu takut. Terimakasih sudah menjadi kuat sampai saat ini. Baiklah mari kita tinggalkan semuanya. Kita harus bahagia setelah ini. Kau mau membuangnya?''
Alea tersenyum dan mengangguk,'' aku akan membakarnya, dad. Jangan beritahu mommy.''
Daddy James mengangguk.
''Grey, lihat putramu, berani sekali dia menyakiti putriku, aku tidak marah padamu, tapi aku akan menutup semua akses tentang keluargaku dari keluargamu. Kita akan menjadi orang asing sama seperti sebelum kita saling mengenal. Maafkan aku, aku hanya ingin membuat putriku bahagia dan tidak ingin ia terluka karena masa lalunya dengan putramu. Aku akan merawat cucu kita dengan baik. Maafkan aku Britney,'' batin daddy James.
Setelah semuanya beres, mereka segera meninggalkan apartemen Gie dan pergi ke apartemen yang telah mereka sewa untuk sementara waktu. Mereka juga harus menunggu kedua adik kembar Alea yakni Rain dan Rian yang sedang dalam perjalanan ke Amerika.
Asisten daddy James yakni Johnson Mayer telah mengurus semuanya. Termasuk kepindahan mereka ke Trondheim jadi daddy James dan mommy Christine tak perlu kembali ke sana. Kecekatan dan kehebatan sang asisten sekaligus sahabat sang daddy tidak perlu diragukan lagi setelah puluhan tahun ikut bersama daddy James. Jadi setelah ini ia pula yang akan menjalankan usaha sang tuan di Inggris.
Berakhir sudah segala keadaan pahit Alea. Meski tak bisa mengubah masa lalu dan melupakan semua kenangan yang pernah terukir tapi setidaknya ia tak lagi berada dalam lingkungan yang terus membayanginya dengan hal buruk yang menimpanya. Ia kehilangan banyak hal, terlebih kuliahnya yang harus terhenti. Tapi ia yakin bahwa ini bukan akhir dari segalanya, badai pasti berlalu dan kebahagiaan segera menghampirinya.
__ADS_1