
SELAMAT MEMBACA 🙏🙏🙏🙏
"Apa ini?? Kenapa kamarmu sangat berantakan??, uhuk uhuk, bau apa ini?? Demiii tuhan.. kamarmu tertutup tumpukan pakaian. Bagaimana kamu bisa hidup seperti ini??"
Bukan hanya kakak ku Carrey (di baca : Kerri) yang mengatakan hal seperti itu padaku tapi mamah juga, aku tidak tau kenapa.. aku tidak pernah bisa menjaga barang barang tetap bersih, bukannya aku sengaja. Aku hanya terlalu malas untuk membersihkan semuanya setiap saat, entah bagaimana.. semua pakaian itu menumpuk.
Mamah akan memberitahuku bahwa memiliki anak perempuan itu, seperti memiliki tumpukan sampah tak berkesudahan di dalam rumah, dan tidak peduli apa yang kamu lakukan untuk membersihkannya, sampah itu.. akan ada lagi. Maksudku... aku.. tidak begitu buruk, tapi sepertinya aku memiliki sedikit masalah dengan kebersihan. Bagini, aku seorang beauty blogger, jadi aku harus selalu menyelesaikan dandananku dengan cepat, tapi.. jika fanss ku tau apa yang ada di belakang kamera.. mereka akan sangat ketakutan. Misalnya.. ada beberapa peralatan makan yang tidak dicuci berbulan bulan, dan kantong sampah berserakan di ruangan. Aku akan membuangnya.. tapi aku selalu teralihkan sesuatu. Mamah dan kakaku yang akhirnya mengepel dan membersihkan tempatku. Hemmm bahkan pemikiran harus membersihkannya membuatku kesal.
#######
"📞Thomas~~.. kamu keluar hari ini??............ Emm begitu.... oke, tolong pake maskermu ya, kamu harus berhati hati. Aku tahu aku bukan dokter, tapi ya.. emm aku khawatir......... oke sampai jumpa"
Aku selalu senang jika mengobrol dengan pacarku Thomas, ya.. walaupun bukan sesuatu yang penting. Tapi dia membuatku seperti anak kecil lagi, aku berharap bisa menemuinya, tapi...
"Heh, saranku, sebelum mengkhawatirkan orang lain, mungkin kamu bisa mengurus dirimu sendiri lebih dulu Jenny?? Kamu mungkin seorang beauty blogger terkenal, dan sedang jatuh cinta. Tapi jika pacarmu dan fansmu tau sekotor apa dirimu, mereka akan berpaling dari mu Jenny! Percaya pada kata kata ku" Hah.. kakakku kembali mengoceh.
"Uuhh, kalau kamu memang ahlinya Carry, mana pacarmu ha?? Tolanglah.. aku tidak begitu buruk. Aku bersih bersih.. kadang. Oke, begini saja, 2 minggu kamu dan mamah berlibur, aku bisa menjamin rumah akannn sangatt bersih!!" Ucapku menantang kakakku
"Oohh.. aku berani bertaruh, kamu bahkan tidak akan bertahan sehari. Tapi.. baiklah, aku ingin melihatnya, bagaimana si malas Jenny membersihkan rumah. Ok deal, kamu.. mungkin ingin mulai dengan tumpukan peralatan makan 1 minggu yang lalu disana. Melihatnya saja membuatku mual" aaahhh... nada mengejek dan memerintah kakakku ini lagi. Aku tak suka mendengarnya.
"Huh.. hemm bukankah penerbanganmu sebentar lagi?? Sebaiknya kamu pergi" ucapku berdalih
Beberapa menit kemudian, mamah dan kakakku sudah berada didepan pintu mengucapkan selamat tinggal, sembari memasuki taxi mereka.
Hari itu, mamah dan kakakku pergi untuk menginap di rumah saudara kami selama 2 minggu. Yang berarti hari hari penuh ketenangan, tampa rengekan, ocehan, tampa kakak yang menyebalkan yang selalu memaksaku bersih bersih. Aku bisa melakukan apapun yang kuinginkan. Yeyyy.. ini baru namanya kebebasan hidup, hore!!!
######
Beberapa hari berlalu begitu saja, aku bangun, makan, melakukan tutorial make up, dan merekamnya untuk sosial mediaku, kemudian aku akan terjaga menonton film atau bermain game sampai pagi. Aku tidak keluar rumah, sama sekali tidak, dan tidak memasak, justru aku memesan makanan online, dan setelah selesai makan ku tinggalkan cucian piring di wastafel. Aku benci mandi, dan tampa mamah yang mengoceh, aku menolak untuk mandi. Maksudku.. Aku juga tidak kemana mana, jadi kenapa harus bersusah payah menghabiskan air, hanya untuk kembali memakai piama dan kembali ke tempat tidur.
Hidupku seperti ini setiap hari, level baru dalam kemalasanku bangkit dalam diriku, dan janji yang kubuat dengan kakakku melayang ke luar jendela. Jujur saja.. selama fansku melihatku cantik, siapa pedulu seperti apa kamarku, atau bahkan rumahku. Lagi pula hanya ada aku di rumah.. hehehe.
Walau Thomas masih tidak menelfonku setiap hari, saat waktu berlalu.. aku tidak bisa menghentikan diriku untuk tidak khawatir bahwa sesuatu terjadi pada pacarku. Apa ia marah padaku?? Kringgg kringgg, Ah Thomas menelfon, akhirnya...
"📞Heyy.. apa kamu baik baik saja?? Aku baru ingin menghubungimu.............. hemm.. yang ku lakukan?? Emm... hanya di rumah. Makan, menonton film, dan bermain game, kanapa?? Hemm.. apa maksudmu ingin melihatku??.............. APA??!! Kamu di depan rumahku sekarang??" Perasaan ku mulai sangan panik
Aku pun mamaksakan diriku untuk tetap tersenyum dan mempertahankan nada ramahku "📞Oh Thomas.. kapan kamu memutuskan untuk memberikanku kejutan ini??"
Saat itu aku sangat sangat panik, aku belum mandi, dan bahkan tidak mengganti piama ku 2 hari lalu, dan sekarang dia disini??!! Didepan rumahku??!! Aku tidak tahu akan menemui manusia lain hingga keluarga ku kembali. Aku tetap berusaha untuk membuat ia tetap dimobilnya untuk mengulur waktu. Aku harus bersih bersih!! Aku mulai menyembunyikan barang barang yang berantakan di lantai, ku masukkan tumpukan pakaian kebawah ranjang, dibawah sofa, di semua ruang yang bisa aku temukan sekarang. Tangan kananku mengumpulkan sampah, sementara tangan kiriku berdandan, untunglah aku seorang beauty blogger yang ahli berdandan dengan 1 tangan saja. Aku mulai berkeringat panik, dan yang membuatnya lebih buruk adalah Thomas adalah orang yang sangat menyukai kebersihan, dan jika ia melihat kondisi rumahku seperti ini, ia akan sangat ketakutan...
Setelah aku bersiap dalam beberapa menit, ku bukakan pintu depan untuk Thomas. Jantungku berdegub kencang saat ia berjalan memasuki rumah, bukan karena dia manis, tapi karena aku takut ia akan menemukan peralatan makan yang kotor disuatu tempat dirumahku...
__ADS_1
"Hai Sayang, emm.. maaf aku tidak memberitahumu sebelumnya akan datang, aku ingin mengejutkanmu. Emm... ini untuk mu" Thomas berkata sambil malu malu memberikan ku sebuket bungan mawar merah
Itu terasa seperti dalam film romantis, dan aku menerimanya malu malu. Saat aku lihat dia, jantungku bergetar, ia sungguh sangat manis..
#######
Aku begitu senang, hingga menyadari.. kami duduk di sofa dimana tumpukan sampah tepat berada di bawanya. Semakinku pikirkan apa yang ada dibawah sana, semakin aku merasa canggung. Aku tidak bisa tenang, dan akhirnya bertanya "hey, kamu.. pasti haus, biar ku ambilkan minuman ya, tunggu disini ya!" Dengan cepat aku ke dapur. Oohh... tuhannn.. semoga dia tidak mengikutiku. Keadaan dapur ku jauh lebih parah, peralatan makan menumpuk yang belum dicuci, noda kuning menutupi atas meja dari sisa makanan semalam. Jujur, ini pertama kalinya aku merasa malu atas betapa kotornya rumahku. Dengan cepat ku ambil satu satunya gelas bersih dirak piring. Aku juga mengambil sepiring kue, dan segera kembali pada Thomas. Karena aku tidak bisa membiatkannya melihat lihat rumahku.
Aku keluar dari dapur dengan membasa segelas jus jeruk dan sepotong kue vanilla enak dengan potongan coklat kecil diatasnya. Untungnya mamah membeli kue ini sebelum beliau pergi, atau tidak akan ada apa pun untuk dimakan Thomas saat ini.
"Rumahmu sunggu cantik Jen, sangat bersih dan beraroma bunga segar. Aku menyukainya!" Pujian Thomas membuatku bergidik, dan aku tidak bisa merasa lebih beruntung saat memutuskan untuk menyemprot parfum ruangan ke seluruh rumah semalam, atau itu akan menjadi bencana.
Suasana.. sedikit canggung, karena Thomas adalah lelaki pemalu, dan dia menghindari mataku saat aku ingin bicara. Tapi... aku tidak masalah, ia membuatku berdebar, dan perasaan kami berdua di penuhi cinta. Tidak ada yang lebih romatis dari ini hehehe.
Kami.. mulai nyaman satu sama lain, hingga aku melihat sekilas ke kaki Thomas, ada kumpulan semut yang sedang menikmati bekas permen 3 hari lalu yang kutinggalkan di sana. Oh tidakkk.. dan yang membuatnya semakin buruk, semut semut itu, menaiki kaki Thomas. Aaakkgggg.. apa yang harus kulakukan sekarang??!!
Aku berpura pura tidak ada yang salah dan tetap tersenyum pada Thomas, tapi disatu sisi aku sangat panik!! Apa yang harus kulakukan?? Tapi sebelum aku bisa menyusun rencana, Thomas mengangkat kaki untuk menggaruk.
"Ehemm, uhun uhuk, emm maaf Jen. Aku tidak tau apa yang terjadi padaku?? Ahuk.. tapi sepertinya alergi lamaku kambuh"
"Alergi apa??" Tanyaku penasaran, itu bukan karena aku kan??
"Emm ehem ya.. hehe emm ya ini agak memalukan. Tapi ya.. aku memiliki reaksi alergi parah dari kecil, saat aku berada ditempat yang penuh debu, serangga. Atau bisa dibilang tempat kotor. Ini cukup mengejutkan bahwa uhukk..uhuk uhukk ehemm" Thomas mulai batuk semakin parah, dan dia menggaruk semakin sering.
Tapi saat ku berikan tisu padanya, ia tak sengaja memegang tanganku dan kami berdua membeku.
Mata kami bertemu. dan aku tidak bisa berhenti membayangkan seperti apa di kecup olehnya.. sebelum Thomas melepas tangannya mejauh.
"Oh.. maaf Jenny"
Aku tersenyum penuh semangat, saat aku melihatnya memakan kue. Saat ia tanpa sengaja memiliki remahan coklat disisi mulutnya.
"Kemari biarku bantu Thomas" ucapku saat mengelap melutnya dengan tisu yang mmebuatnya tersedak.
Jadi.. kuberikan gelas berisi jus jeruk untuk ia minum, ku perhatikan tisu itu lebuh dekat, di mana ada remahan coklat tadi. Hanya saja.. itu.. terlihat seakan.. bergerak?? Dan saat ku lihat lebih jelas, ku sadari itu bukan coklat.. itu telur serangga...
"A.. aku minta maaf, karena aku tidak tahu sudah berapa lama kue itu berada diluar. Ta.. tapi a.. ak.. ta tapi ku rasa kue itu sudah berada disana dalam beberapa hari. Ohh Thomas maaf!!"
"Aaaaahhhhhh!!" Thomas tiba tiba berteriak, membuatku melompat kaget. Tapi saat itu ku lihat...
"Oh tuhan!!" Teriakku, ada kecoa dimulutnya dan jatuh keminumannya!!!!
__ADS_1
Dalam keadaan panik Thomas segera melemparnya ke lantai, sebelum melihat ke arah gelas dan menemukan lebih banyak kecoa didalamnya. Aku tidak melihat ada kecoa saat mangambil gelas itu dan menungkan jus kedalamnya. Oh apa yang sudah kulakukan pada pacarku??
"Aahhh!!! Kecoaaa!!" Thomas berteriak sebelum menyenggol sofa yang membuat tumpukan sampah dan pakaian berhamburan keluar, aku terdiam disana, karena kaget. Tapi sebelum aku membuat alasan untuk itu, sekelompok semut dan kecoa datang menghampiri kami membawa bau busuk yang memenuhi ruangan.
"A..ah.. ah.. apa ini semua??!" Thomas berteriak saat dia mencoba melarikan diri dari para serangga.
Ia terpeleset lagi kecairan oranye yang kutinggalkan beberapa hari yang lalu.
"Thomas, sayang, tenang semua baik baik saja" ucapku dengan panik sembari menolongnya berdiri.
Tapi semua yang ku katakan tidak bisa membuatnya tenang, justeru malah ia semakin ketakutan.
"Aku tidak tahan lagi, aku tidak bisa. Kamu bilang kamu juga orang yang menyukai kebersihan sepertiku kan?? Tapi ini?? Aahh tidakk!!" Thomas berlari keluar dari rumahku dengan kecoa terbang mengejarnya dan sekelompok serangga menempel dipunggungnya.
"Tidak Thomas jangan pergi, sayang kembali. Jangan pergii!!"
#######
"Hey Jenny bangunn!! Ada apa denganmu?? Bangun sekarang juga!!"
Aku kaget dan dengan cepat membuka penutup mata, segera duduk dan menyadari aku terbangun diranjang dan badanku berkeringat,sedangkan kakakku berdiri didepatku dengan wajah kesalnya.
"Thomas!! Carry.. dimana Thomas??'
"Emm, aku baru saja kembali dari pasar dan mendengarmu berteriak dari ruang tamu. Apa kamu bermimpi sangat buruk Jenny??"
"Itu... itu semua hanya mimpi?? Aahh, itu semua terasa begitu nyata! Ku pikir Thomas benar benar putus denganku. Huh.. tapi syukurlah itu tidak nyata"
"Emm.. ah, ngomong ngomong ini kue dan jus, makanlah mumpung kamu sudah sadar. Kemudian segera mandi, karena kamu membuat seluruh rumah mejadi bau"
"Ah, segarnya!" Kuminum jus dengan cepat, terasa agak aneh, tapi tetap menyegarkan, dan persis seperti yang dibutuhkan sebelum memakan kue tampa ragu.
"Wow wow, pelan pelan Jenny, kamu makan terlalu cepat, itu mengotori wajah dan ranjangmu" kakakku berusaha membuatku makan lebih pelan. Tapi aku sangat lapar, jadi ku makan lebih cepat, tampa sisa.
"Hehe, sepertinya mimpiku membuatku lapar. Tapi kak kue ini terasa agak aneh, bukan apa apa ini enak. Tapi... dimana kamu membelinya??" Tanyaku sambil memakan sisa kue dijariku.
"Ow, aku tidak membelinya. Kulihat kue ini ada di samping kulkas, jadi kupotong satu bagian untuk kamu makan, dan jus jeruknya ku bawa dari.. oh apa ada yang sala.." tapi sebelum kakakku menyelesaikan perkataannya aku segera berlari ketoilet
"CARRYY!! KUE ITU SUDAH ADA DISANA BERHARI HARI!!" Kue berjamur itu dengan cepat terdorong, dan aky perlu.. huekkk huekkk.
Inilah mengapa aku harus mulai membersihkan diriku sendiri.
__ADS_1
Tamat.
MAAF KALAU ADA KESAMAAN NAMA, ALAMAT, WAKTU, DAN TEMPAT. CERITA INI HANYALAH FIKTIF BELAKA. JANGAN LUPA FOLLOW AUTHOR, LIKE, KOMEN YANG BANYAK, JADIKAN FAVORIT, VOTE JUGA BOLEH. TERIMA KASIH