
SELAMAT MEMBACA đđđđ
Kuperhatikan semua kata-kata yang terucap dari mulut ibu siska selama kurang lebih 5 menit sampai akhirnya âsarah ibu sangat bangga, pertahankan nilai prestasimu yaâ
Hahâ binggo! tak tahan ku menyeringaikan ujung bibirku rasanya meledak seluruh ruang dalam isi hatiku. sudah tak heran, canggung ataupun âwowâ lagi ku mendengar akhir kata dari setiap guru-guruku. ya kalau dibilang bosan? bisa jadi. jangan salah bukannya aku sombong dengan perlakuan khusus mereka. karena memang aku tak terkalahkan dan bisa kupastikan tak kan pernah kalah! anyway aku gak peduli penilaian orang terhadapku yang jelas aku adalah ratu yang mengangkat dagu setiap aku berjalan baik di imajinasi atau kehidupan nyata. Persis seperti yang kulakukan sekarang. setiap murid ataupun guru yang berpapasan denganku pasti akan berkata âhaiâ atau âapa kabar sarahâ bahkan kadang tanda tangan. karena aku bukan cuma berlian di sekolah melainkan di rumah di manapun kakiku berinjak mereka pasti mengagumiku. Secara aku bisa ikut program apapun dan selalu meraih kesuksesan bahkan kalau mau pun kecil bagiku untuk bisa jadi artis. Tapi buat apa jadi artis selama kita bisa populer tanpa jadwal ketat iya kan? âhahâ memang hidupuku perfect dan akan selamanya perf.._ Stop! tak sempat kuselesaikan kalimat dalam hati kuhentikan langkahku ku fokuskan pada suara dua murid di belakangku.
âudah denger gak ada murid baru lohâ kata cewek ber-rok pendek kemeja terlalu ketat yang seakan-akan seragam adik SD-nya yang dia pakai atau mungkin patokan waktu jahitnya kali ya.
âoya siapa? cewek apa cowok? kalau cewek cantik gak? atau mungkin cowok yah? cakep gak? trusâŚâ sahut temannya. gila makan apa nih cewek nanya aja marathon apalagi⌠kulirik ke muka si cewek yang belepotan tangan satu pegang donat dan satunya pegang gorengan ditambah kerupuk di mejanya juga mangkok bakso, es cendol, keripik, kue, permen lolip⌠yapp! definitely tipe marathon. pikirku
âwoah woah jangan nyeruduk aja lu, dengerin gue aja ok?â potong cewek seragam ketat
âok ok okâ jawab cewek tipe marathon sambil nganggukin kepalanya berkali-kali. aku putusin dengan panggilan itu aja deh⌠hehe
âgue denger-denger sih murid baru itu pindahan dari luar negeri berhubung bokapnya pembisnis yang harus keliling dunia dengan urusannya jadi dia ngikut orang kepercayaan bokapnya untuk ngurus sekaligus tinggal sementara di Indonesia sampai selesai SMA. And super duper duper duper s*xy ganteng, cool, sekaligus golden boy di sekolahnya yang dulu!â jelas cewek seragam ketat semangat saking semangatnya sampai terengah-engah mata melotot keringat kemana-mana seakan-akan mau pingsan beberapa detik lagiâŚ
*blukk!!*
âmeri meri meri bangun mer. lu kenapa mer? jangan nakut-nakutin gue mer, bangun mer siapa yang bayarin bakso gue kalau lu pingsan? bangun mer bangun dongâŚ!â kata si tipe marathon yang nanyain temennya yang pingsan dengan pertanyaan marathonya.
âhemm kadang aku bisa juga prediksi paranormalâ pikirku
Meninggalkan dua pasangan cewek tadi yang sekarang sudah dikerumunin banyak orang tanpa peduli dengan drama remaja-remaja jaman sekarang yang berlebihan dalam menanggapi suatu masalah. Aku pun melanjutkan menuju tempat biasa makan siangku yang kubawa dari rumah. aku tak biasa makan rame-rame sambil bergosip sana-sini jadi aku hanya duduk di tempat biasa tanpa seorang pun yang duduk di meja tempatku setiap hari. bukannya aku melarang mereka untuk tidak duduk semeja denganku tapi aku hanya tipe orang yang gak peduli menghabiskan waktu untuk hal-hal tak berguna seperti bergosip tentang berbagai macam remaja cewek biasa omongin penampilan, cowok, kesukaan bahkan membahas ketika mereka gagal cinta dengan akhir dramatis kaya nangis terus tugas dari temen cewek lainnya untuk nenangin si korban. hellooo câmon!!! yap tak ada waktu buat semua itu.
selesai makan siang aku langsung menuju kelas.
__ADS_1
âperkenalkan diri kamu mungkin ada hal-hal yang ingin kamu sampaikan untuk teman-teman barumuâ
âhai semua nama saya satrio tapi kalian bisa panggil saya cukup dengan iyo aja untuk informasi lainnya bisa kalian tanyakan bertahap khusus bagi cewek-cewek disini feel free untuk bertanya ataupun bersedia berpetualang denganku suatu kehormatan bagikuâ dengan nada penuh percaya diri sekaligus nada play boy. tentu bukannya risih, si pemilik suara tadi malah mendapat âohhhâ dan âawww cuteâ dari cewek-cewek juga tatapan-tatapan kagum dari dari semua yang bernafas di ruangan ini. bahkan sumpah cicak pun sempet berhenti sejenak mungkin sama untuk ngomong âawwwâ juga.
âugggghhh!!! belum apa-apa udah muakin nih cowokâ pikirku
Kupasang muka tak peduli kuperhatikan setiap detail si cowok yang berdiri di depan kelas ini. memang sih kuakui dia punya figur yang cukup menarik ditambah wajahnya yang blasteran tapi masih kebanyakan ciri indonesianya menurutku dan juga penampilan yang cukup ker__ *ting
âapa?!
apa⌠apa dia baru aja berkedip ke arahku? eww pede banget nih orang bikin aku pengen muntah aja.
âbaiklah semuanya cukup cukup. silahkan satrio kamu bisa duduk dengan sarah disanaâ kata pak narto sambil menunjuk ke arahku.
âugghh great!â kataku pelan sambil melanjutkan baca buku sejarahku.
suara si narsis di sebelah ku.
kutatap dengan mata terbelalak tanpa sudi untuk menjawab kata-kata bodohnya.
âwuih eN jangan galak-galak ntar tambah cantik, nah kalau lu tambah cantik nantinya gue gak bisa jauh dari mu, sarah iya kanâ katanya sambil berpura-pura mengingat dengan menempelkan telunjuk di pelipisnya.
âuggghâ sial! bakal jadi tahun terakhir yang sangat sangat sangat panjang!â bisik hatiku
Seperti biasa bila kelas tak ada guru ataupun pelajaran bebas. Aku biasa menghabiskan waktu di perpustakaan karena seribu kali lebih baik dari pada harus mendengarkan gaduh, gosip, tawa bahkan kelakuan cowok narsis yang selalu menggangguku 24/7. kalau mikirin cowok itu darahku mendidih karena dia sudah mengambil semua yang aku miliki mulai dari populer, guru-guru, nilai tertinggi termasuk keluargaku. iya semua anggota keluargaku menyukai satrio karena dia tinggal di rumahku yang kebetulan orang kepercayaan bapaknya adalah bapakku. beberapa kali selama hampir satu tahun ini aku menerima kejutan yang hampir membunuhku kalau saja punya penyakit jantung mungkin aku sudah tinggal nama.
__ADS_1
Betapa kagetnya ketika aku pulang sekolah setahun lalu mendapati satrio di ruang keluarga, betapa sakitnya setiap ku berjalan semua orang kini tak pernah menyapaku melainkan si narsis di belakangku yang selalu mendapat perhatian yang sepertiku dulu. hancur, sakit, benci karena setiap pelajaran yang dulunya selalu terpampang namaku untuk nilai tertinggi kini terhapuskan hanya tinggal kenangan padahal aku sudah sangat berusaha untuk mendapatkannya kembali tetapi rasanya sudah putus asa sia-sia semua usahaku yang kini hanya tinggal 3 bulan lagi sebelum usai masa SMA ku.
âhai princessâ
âtinggalin gue sendiriâ
âgak ah, gue pengen nemenin lu disiniâ
âgue males sama lu!â
âbeb, kamu gak usah ngapa-ngapain kokâ
âpergi sanaâ
âemmm gak ah disini ajaâ
âpergiâ
âeh gimana kalau kita mampir beli es krim sepulang sekolah nanti. terus habis itu lu temenin gue ke rumah adi terus abis ituâŚâ
âahhh⌠cukup stop!!!â teriakku tak tahan mendengar ocehannya lagi.
âdenger baik-baik ya satrio. gue gak mau ditemenin sama lu apa lagi nemenin lu kemana pun! juga gue bahkan gak sudi ngomong sama lu jadi stop lu ganggu dan ngancurin hidup gue lebih baik sana lu cari orang yang peduli untuk dengerin ocehan-ocehan basi lu!!!â bentakku terengah-engah sambil melotot saking benci dan marah sama cowok gak tau diri di depanku ini. tanpa sadar aku sudah membuat semua orang di dalam maupun luar perpustakaan berhenti melakukan apapun yang tadinya mereka lakukan karena kaget mendengar teriakanku yang tiba-tiba. karena selama ini aku hanyalah seorang cewek yang jarang ngomong.
Cerpen Karangan: Mella Amelia
__ADS_1
BERSAMBUNG...