
Namaku Arga Satya, biasa dipanggil Ega. Usia 25 tahun, pekerjaan sebagai photographer freelance karena aku hobi motret. kalo lagi longgar, kerjaanku hunting foto kemana aja. Dijalan, ditaman, dihutan, digunung, dipantai, dimana aja. Aku lahir, besar dan tinggal di Bandung sampai sekarang.
Senin siang,
Aku bersiap untuk keluar guna hunting foto seperti biasa. Berhubung hari ini cerah, aku bawa perlengkapan seadanya. Kamera, lensa dan tripod. Tujuanku hari ini ke stone garden. Aku ingin berburu sunset dan pemandangan alam disana. setelah kurang lebih 2 jam perjalanan, akhirnya sampai juga di stone garden. Hari ini suasananya tak begitu ramai, udaranya sangat sejuk dan pemandangannya begitu indah. Gugusan batuan alam yang eksotis dan artistik begitu memanjakan mataku. Aku berjalan menyusuri padang rumput bebatuan untuk mencari spot yang bagus sambil sesekali berhenti untuk menikmati sejenak hamparan rumput hijau yang membentang. Indah sekali pemandangannya. Langit biru, bentangan rerumputan dan bebatuan besar terlihat begitu kontras. Setelah mendapatkan mendapatkan titik yang menurutku pas untuk mengambil foto, aku mulai menyiapkan kamera dan mulai menyetingnya.
Beberapa foto sudah aku dapatkan. Aku mulai berjalan kembali menyusuri bukit bebatuan untuk mencari spot lainnya dan kembali mengambil beberapa foto.
Hmm..
Senja disini begitu indah, matahari tampak begitu hangat, apalagi hari ini cuaca cerah. gumamku dalam hati.
Sejenak kupejamkan mata dan menikmati semilirnya angin yang menerpa wajahku.
Setelah puas mengambil beberapa foto senja dan menikmati pemandangan di stone garden, aku pun bergegas untuk pulang.
__ADS_1
Sesampai dirumah, aku bergegas mandi. Selesai mandi, kucoba rebahkan badan sejenak dikasur sebelum mulai melihat kembali hasil jepretan foto di stone garden.
Baru memejamkan mata sebentar tiba tiba
drrtttttt.. drrtttttt..
Hpku bergetar, panggilan telepon masuk dari Panji. Panji adalah teman SMA ku. bisa dibilang dia sahabat baikku. lulus sekolah, dia membuka usaha coffe shop dan mengelolanya sendiri hingga sekarang.
"Halo nji" sapaku
"Halo ga, ke cafe gih, anak2 pada ngumpul nih" jawab panji
"Biasa, ada Darto, Heri, sama Anton. Lu kesini gih biar rame"
Mereka semua adalah teman2 sekolahku dulu. Bisa dibilang kami satu geng. Sekumpulan anak anak badung di kelas pada jamannya. Darto si raja nyontek, Heri si tukang tidur, Anton yang hobi makan di kelas, dan aku yang langganan bolos. Cuma Panji yang paling waras diantara kami. Dia anaknya rajin, ga neko neko dan sabar ngadepin kami semua. Dan aku paling dekat dengannya.
__ADS_1
"Oke, gua siap2 bentar. Habis ini langsung otw" jawabku
"Oke, gua tunggu" kemudian Panji menutup teleponnya.
Aku bergegas memakai jaket, ambil kunci mobil dan langsung meluncur ke cafenya Panji.
Sampai di cafe, aku langsung menuju rooftop tempat biasa kami nongkrong kalo pas lagi ngumpul seperti sekarang.
"Woy Ga, lama bet dah. lu muter lewat Sukabumi?" Darto berdiri menyapaku sambil berkacak pinggang
"Jalan santai gua, sengaja" jawabku sambil cengengesan
"Kampred emang si Ega. Suka ga nyadar diri ditungguin" timpal Heri
Kemudian kami semua tertawa. Begitulah tiap kali kami bertemu dan berkumpul, obrolan receh ga penting dan ga guna memang selalu jadi menu utama. Sambil menikmati bercangkir2 kopi capucino dan berbagai kopi lainnya memang waktu yang paling menyenangkan buat kami,
__ADS_1
terutama buat ku..
Detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam terlewati hingga ga terasa sudah tengah malam, satu persatu dari kami pamit pulang, dan terakhir, aku.