
Sabtu pagi..
Jam menunjukkan pukul 6 pagi, aku bangun dan bergegas mandi kemudian sarapan dan bersiap pergi ke sekolah. Hari ini aku sedikit bersemangat karena Lara udah janji bawain aku roti bakar lagi.
Sengaja aku berangkat ga nelat supaya bisa masuk mengikuti ospek terakhir.
Sampai di sekolah, aku menuju kelas dan duduk di bangku pojok paling belakang kemudian kurebahkan kepalaku di meja sambil melihat keluar jendela.
Fiuuhh, ga terasa udah masuk SMA aja, batinku. Entah teman-teman SMP ku dulu pada kemana semua. Aku ga terlalu peduli.
Satu persatu anak-anak sekelasku mulai masuk dan duduk di bangkunya masing-masing.
"Heh, bangun lo. Bangku gue nih" tiba-tiba seseorang menepuk bahuku.
"Lah, dari kapan ni bangku punya lo?" tanyaku sambil menegakkan kepala.
"Dari pertama masuk kelas ini dudul. Lo sapa kok ga pernah liat?" tanya nya balik.
"Gue murid kelas sini juga. Cuma kaga pernah masuk" jawabku sambil berdiri dan pindah ke bangku yang ada di depanku.
"Sini kosong ato ada penghuninya juga?" tanyaku sambil duduk.
"Kosong kayaknya" jawabnya ragu.
"Gue Heri" tiba-tiba dia menepuk punggungku sambil mengulurkan tangan.
__ADS_1
"Ega" jawabku singkat sambil menjabat tangannya.
Akhirnya bel berbunyi tanda kegiatan sekolah segera dimulai.
Para senior sudah mulai masuk kelas. Dua cowok dua cewek. Mulai males nih liat muka-muka angkatan tua kayak mereka, batinku.
Tiba-tiba salah satu senior cowok menghampiriku.
"Anak baru atau gimana ya? Kok ga pernah keliatan" pertanyaan yang ditujukan ke arahku.
"Anak baru kak. Baru masuk hari ini" jawabku sambil menunduk.
"kemarin-kemarin kemana ga ada nongol?" tanya nya lagi.
"Sakit kak" jawabku singkat tanpa berani menatap si senior.
"Iya kak, makasih" kataku sambil membuka halaman buku tanpa berniat membacanya.
Hari ini acara penutupan ospek, jadi acaranya santai, hanya becanda-becanda dan maaf-maafan dari para senior. Ternyata ospeknya tak seperti yang kubayangkan, kalo tau suasananya menyenangkan kayak gini, ga perlu pake bolos segala dari kemarin-kemarin. Batinku setengah menyesal.
Kriiiiiiiinngggggg..
Bel istirahat berbunyi. Satu persatu keluar kelas menuju ke kantin untuk jajan atau sekedar nongkrong. Dan aku, masih duduk di bangku sambil menatap keluar jendela.
"Nih" tiba-tiba seseorang menyodorkan kotak makan ke arahku. Aku langsung menengok ke arahnya dan tersenyum.
__ADS_1
"Eh, kirain lupa" kataku sambil cengengesan.
"Ya engga lah. Dimakan gih" katanya sambil tersenyum. Senyumnya manis sekali, batinku.
"Lo kok tau gue disini?" tanyaku penasaran sambil mulai mengunyah roti bakar.
"Tau lah, kan gue disono" jawabnya sambil menunjuk bangku pojok paling depan.
"Astagaaa, kita sekelas? Kok gue ga tau ya lo masuk kelas tadi" kataku sambil nepok jidat.
"Ya iyalah, makanya liat sekeliling. Jalan asal jalan aja, kenalan sama semua anak sekelas biar tau temen-temen lo tu sapa aja n kayak gimana muka-mukanya" jawabnya sewot.
"Iyaaaa, makasih udah dibawain roti bakarnya. Lo makan juga gih" kataku sambil nyodorin kotak makan yang dia kasih buat aku tadi.
Akhirnya kita makan roti bakar bareng sambil ngobrol receh hingga ga kerasa bel tanda istirahat selesai berbunyi.
"Gue kesana dulu ya. Udah masuk nih" katanya sambil berlalu.
"Iya" jawabku sambil terus melihatnya berjalan.
"Sapa tuh?" tiba-tiba Heri nyamperin aku.
"Lara, temen sekelas kita" jawabku.
"Oh, kok gue ga tau ya dia dikelas sini" kata Heri sambil garuk-garuk kepala.
__ADS_1
Akhirnya acara ospek ditutup dengan permintaan maaf dari para senior sambil menjabat tangan kami satu persatu. Mulai senin pelajaran dimulai. Akhirnya masa SMA ku dimulai juga. Batinku sambil tersenyum.
Bel pulang berbunyi, kami semua keluar kelas satu persatu dan pulang kerumah masing-masing. Sampai dirumah aku langsung tidur siang tanpa menghiraukan apapun. Aku hanya ingin memejamkan mata dan mulai memikirkan masa depanku mulai dari sekarang.