Senja Dalam Kenangan

Senja Dalam Kenangan
Perasaan Senja


__ADS_3

*Dikamar Senja


Apa yang sudah kulakukan tadi. Duuh. Gara-gara kepala pusing kayak gini jadi ga bisa mikir. Bagaimana bisa kubiarkan Ega menciumku gitu aja sementara kami ga ada hubungan apa-apa. Ya Tuhan, apa yang terjadi dengan otakku. Sepertinya aku masih butuh istirahat. Akhirnya aku rebahan lagi dan coba memejamkan mata.


Baru beberapa menit memejamkan mata,


"Deeeekkk" panggil kak Dirga sambil membuka pintu kamarku tiba-tiba.


"Apaan sih kak, ngagetin aja" kataku langsung terbangun dan duduk seketika.


"Kata bibi tadi ada cowo yang kesini, masuk kamar kamu" kata kak Dirga menginterogasi.


"Iya, temenku ngasih roti sama flashdisk pesenanku kak. Kenapa?" tanyaku heran dengan sikap kak Dirga.

__ADS_1


"Yaa, gapapa. Kakak pikir siapa gitu orang mau ngapa-ngapain" kata kak Dirga lega.


"Yee, ya ga mungkin lah orang asing masuk kerumah kita seenaknya kak. Pasti udah kutelepon polisi kalo ada orang nerobos masuk rumah" kataku sambil menghela nafas.


"Kok udah pulang kak, tumben cepet banget kencan ke rumah kak Tiara" tanyaku heran.


"Yaa hp kakak ketinggalan dimeja makan. Kelupaan tadi habis makan langsung berangkat gitu aja. Makanya ni pulang ngambil hp sekalian mau jalan sama Tiara. Tu orangnya di dalam mobil. Katanya dia nunggu dimobil aja, dipikir kamu istirahat, jadi dia ga turun. Oh iya, dapat parsel buah dari Tiara, kakak taroh dimeja makan" kata kak Dirga panjang lebar.


"Oh, iya bilang makasih sama kak Tiara" kataku sambil kembali rebahan sambil selimutan.


Fiuuhhh, kirain kak Dirga kenapa sampe teriak-teriak ga jelas gitu. Ternyata heboh karena tadi Ega kesini. Lagian kenapa coba bibi pake bilang segala, si bibi ih. pikirku.


Oh iya, aku harus kasih kabar Ega kalo besok ga jadi pemotretan karena kondisiku masih ga memungkinkan. Aku langsung mengambil hp yang ada di sebelah bantal kemudian menghubungi Ega.

__ADS_1


"Ga, besok ga jadi pemotretan ya. Kondisiku masih lemes gini. Pengen sesi foto lagi, cuma kok kepalaku masih belum sembuh" kukirim chat ke Ega.


Ga dibalas sama Ega, ga dibaca juga chat ku. Ega lagi ngapain ya? Tu orang aneh juga. Baru kenal beberapa waktu yang lalu, jalan bareng, makan bareng, udah bilang sayang aja. Perasaan kita juga ga ada ngapa-ngapain, keluar juga cuma urusan pemotretan, bukan kencan ato jalan pdkt. Kok bisa gitu dia secepat itu sayang ma orang. Heran. Apa jangan-jangan aku cuma mau dijadiin pelampiasan aja karena dia ditinggal Lara? Tapi kan mereka udah pisah selama 7 tahun lebih, dan Ega juga bilang kalo dia udah move on dari Lara.


Aarrgggghhh, kepalaku makin pusing mikirin semua ini. Pliss Ga, jangan sampe kamu php in aku n ngasih harapan palsu ke aku. Awas aja kalo kamu sampe berani mainin perasaanku. Bakal aku bijek-bijek kamu. Awas aja pokoknya.


Aku udah mulai sayang juga ke kamu Ga. Sikapmu yang baik dan senyummu yang manis serta perhatianmu benar-benar meluluhkan hatiku dalam sekejap.


Aku ga tau kenapa bisa menyukaimu secepat ini. Dari awal aku memang tertarik karena melihat hasil fotomu yang mengagumkan. Namun setelah bertemu denganmu, aku ga hanya mengagumi hasil fotomu, tapi juga dirimu. Hhhh, cuma aku ga boleh baper dulu, ga boleh kegeeran dulu. Takutnya aku sendiri yang kecewa ato sakit hati hanya karena aku salah menanggapi perasaannya.


Tapi semoga perasaanku dan perasaannya sama. Sama-sama menyukai sebagai seorang pria dan wanita. Sebagai seorang pasangan. Bukan hanya sebagai teman atau saudara.


Semoga.....

__ADS_1


Karena benih itu mulai tumbuh dan bersemi. Benih sayang dalam hatiku yang mungkin akan berkembang menjadi cinta.


akupun kembali memejamkan mata meski belum bisa tidur karena kepala masih nyut-nyutan.


__ADS_2