Seorang Kaisar Wanita.

Seorang Kaisar Wanita.
Dia kembali


__ADS_3

Malam dengan bintang bintang yang ber gemerlap indah di langit langit yang gelap ini sungguh sebuah pemandangan yang indah untuk di saksikan.


Li Ying bersama sang mentri pertahanan Song Xuanren kini melangkahkan kakinya dengan begitu santai menuju kediaman Li.


Langkah kaki kedua orang itu begitu santai dan sama sekali tidak sedang terburu-buru. Mungkin, mereka saat ini tengah menikmati suasana indah di malam hari selagi berjalan untuk sampai ke tempat tujuan.


Song Xuanren secara diam diam melirik ke arah Li Ying. Sepanjang perjalanan, gadis kecil itu tidak pernah berhenti untuk tersenyum lembut.


Tidak hanya senyum lembut, namun Song Xuanren juga bisa melihat adanya sebuah tekat seorang pejuang yang terpancar di kedua mata hitam segelap malam itu.


Teringat akan kejadian pertarungan tadi, Song Xuanren pun sengaja batuk kecil untuk menarik perhatian Li Ying. “Hei gadis kecil, aku ingin menanyakan sesuatu hal kepadamu!” Ucapnya.


Mendengar suara Song Xuanren, Li Ying pun menoleh dan berkata. “Silahkan saja mentri Song bertanya, tidak perlu sungkan kepada gadis kecil ini! ” Sahutnya, yang mempersilahkan sang mentri pertahanan itu untuk bertanya.


Song Xuanren pun mengangguk, kemudian ia kembali menatap lurus kearah jalan seraya berkata. “Aku dengar kau sempat menawarkan sebuah pekerjaan kepada berandalan itu... ” Ia berhenti untuk sesaat, sudut matanya melirik kesamping untuk melihat ekspresi di wajah Li Ying yang sampai saat ini masih terlihat begitu tenang. “.... Mengetahui kalau mereka adalah orang jahat, lalu mengapa kau harus membantu mereka?! ” Tanyanya dengan sedikit nada kesal.


Dalam hati Song Xuanren berfikir bahwa berandalan tak berguna seperti itu sama sekali tidak layak untuk di beri sebuah peluang!!


Namun, sepertinya Li Ying memiliki pemikiran yang jauh berbeda dari sang mentri pertahanan itu.


Nyatanya, kini gadis kecil itu menghela nafasnya dengan ringan lalu berkata. “Menurutku, manusia pada dasarnya adalah baik!... ” Ia menatap kearah Song Xuanren kemudian tersenyum. “.... Namun, mereka cenderung di buta kan oleh keinginan keinginan duniawi hingga tersesat jalan. ” Ucapnya dengan tutur kata yang begitu baik dan lemah lembut.


Li Ying mendongakkan kepalanya, menatap kearah rembulan dengan bintang bintang yang mengelilinginya. “Manusia buruk karena keinginan mereka, namun keinginan keinginan itu tidak di dasari dengan kerja keras..... andaikan mereka mau menerima tawaran ku, mungkin aku bisa mendidik mereka menjadi orang yang lebih baik! ” Ucapnya lagi.


Mendengar setiap perkataan Li Ying. Song Xuanren serasa ingin sekali tertawa, namun disaat yang bersamaan ia juga ingin menangis. “Apakah hanya aku yang merasa kalau gadis kecil ini..... sungguh tidak normal? ” Gumamnya dengan lesu di dalam hati.


Song Xuanren akui kalai sifat Li Ying ini adalah sebuah sifat yang baik, bahkan sifatnya melebihi kata baik.


Namun haruskah sifat sebaik dan sebijak itu berada di dalam diri seorang gadis kecil?.... mengapa bukan berada di dalam dirinya saja?.... dengan begitu ia tidak akan merasa malu jika harus bertukar pikiran dengan Li Ying seperti saat ini.


Karena tidak ingin lagi membahas masalah yang telah berlalu itu, Song Xuanren pun memilih untuk mengganti topik pembicaraan.


Kebetulan ia juga memiliki satu lagi pertanyaan yang sangat ingin ia tanyakan. “Berbicara tentang mendidik seseorang, aku jadi penasaran siapakah yang telah mendidik mu selama ini.... ” Ia menatap kearah Li Ying dengan sebuah tatapan penuh arti. “.... Aku yakin kalau sahabatku, Li Ho hanya bisa memanjakan putri putrinya!.... sedangkan nyonya besar Li hanya perduli dengan kakakmu!.... ” Ucapnya dengan terus terang namun masih menggantung pertanyaannya.


Alis kanan Li Ying kini terangkat selagi kedua matanya menatap kearah Song Xuanren dengan heran. “Lantas?.... ”

__ADS_1


“Lantas Siapakah guru yang Li Ho bayar untuk mengajarimu?!..... mungkin aku juga akan menyuruh guru itu untuk mendidik putraku!!” Tanyanya dengan begitu antusias.


Coba saja bayangkan jika putranya yang nakal dan sembrono itu bisa berubah seratus delapan puluh derajat seperti gadis kecil yang berjalan bersamanya saat ini.


Tidakkah itu akan membuatnya merasa senang sekaligus bangga?


Dengan begitu ia tidak perlu untuk menggigit jari di saat merasa iri dengan keberuntungan Li Ho, sahabatnya itu.


Sedangkan di sisi lain, Li Ying kini terbengong untuk sesaat. Pertanyaan Song Xuanren yang barusan itu membuatnya sedikit berfikir keras. “Apa yang harus aku katakan?..... hidup sebagai kaisar selama bertahun-tahun kemudian mati dan bereinkarnasi kedalam tubuh gadis kecil ini?!! ” Gumamnya dalam hati.


Song Xuanren yang melihat Li Ying termenung dan nampak sedang memikirkan sesuatu itupun menjadi semakin tidak sabar untuk mendapatkan jawaban. “Gadis kecil Li, bermurah hatilah dan katakan kepadaku! ” Desaknya.


Melihat hal itu, Li Ying pun tersenyum dengan begitu kaku dan berkata. “Bagaimana kalau mentri Song bertanya kepada ayahku, dia adalah orang yang tepat untuk di tanyai!.... ” kemudian ia melirik ke arah depan. “... Kebetulan kita telah sampai, Kau bisa langsung bertanya kepadanya! ” Ucapnya sambil menatap kearah pintu masuk kediaman Li.


Song Xuanren pun segera menoleh ke arah depan. Saat mengetahui bahwa mereka berdua memang telah sampai di tempat tujuan, ia pun hanya bisa menghela nafas. “Ah!... kau benar, kita memang sudah sampai! ” Ucapnya dengan terkekeh kecil.


“Sungguh aneh, bagaimana bisa di saat aku menanyakan hal yang penting jalanan ini menjadi sangat pendek?! ” Ia menggerutu dalam hati, namun kemudian tersenyum. “Tidak masalah, aku akan bertanya langsung dengan Li Ho nanti!! ” Gumamnya lagi.


Dan pada akhirnya, kedua orang beda usia itupun melangkahkan kakinya menuju pintu masuk kediaman.


“Nona kedua telah kembali!!.... Cepat, beritahu tuan dan nyonya besar bahwa nona kedua telah kembali!!! ” Ucapnya kepada yang lain.


Mendengar itu, salah satu penjaga yang lainpun segera berlari masuk demi bisa menyampaikan kabar melegakan ini kepada sang perdana menteri Li Ho.


Sedangkan Li Ying yang melihat betapa hebohnya para penjaga saat melihat kehadirannya pun menghela nafas. “Sepertinya, telah terjadi kekacauan saat aku pergi! ” Gumamnya dengan lirih.


Song Xuanren yang juga melihatnya pun menganggukkan kepala. “Sebaiknya kita segera masuk, aku yakin ayahmu saat ini pasti sangat khawatir dengan kepergian mu!” Ucapnya lalu kembali melangkahkan kakinya.


...༶•┈┈⛧┈♛𓅪♛┈⛧┈┈•༶...


Di sisi lain saat ini, Li Ho yang mendengar bahwa putri kecilnya telah di temukan pun segera pergi menuju tempat Li Ying berada.


Dalam hati ia sangat merasa lega, akhirnya putri kesayangannya itu kembali.


Dengan langkah kaki lebar yang terlihat begitu tergesa-gesa, para pelayan pun mengikuti kepergian sang tuan besar itu dari belakang.

__ADS_1


Sampai pada saat penglihatan Li Ho menangkap sosok putrinya yang kini tengah berjalan ke arahnya..... Barulah ia berlari. “Ying'er!.... dari mana saja kau?!!” Tanyanya seraya memeluk tubuh mungil putrinya itu dengan begitu erat.


Sedangkan Li Ying hanya tersenyum lembut dan mengusap punggung perdana menteri yang kini telah menjadi ayahnya itu. “Li Ying baik baik saja, Ayah! ” kemudian ia melepaskan pelukannya dari Li Ho. “Kau tidak perlu takut, putrimu ini bisa menjaga dirinya sendiri! ” Ucapnya lagi.


Sedangkan Li Ho yang mendengarnya pun segera menatap Li Ying dengan begitu marah. “Dari mana saja kau?!!.... tidakkah kau tau bahwa semua orang begitu mencemaskan mu ha?!! ” Ucapnya dengan nada bentakkan.


Melihat itu, Song Xuanren pun segera maju dan menepuk bahu Li Ho untuk menenangkan marah sahabatnya itu. “Li Ho, kau tenanglah!.... aku tadi pertemuan dengan putri kecilmu ini di pasar.”


Mendengar ucapan Song Xuanren, Li Ho pun segera menoleh dan menatap sahabatnya itu dengan tatapan heran. “Bertemu dengannya di pasar?... ” pandangannya kini beralih untuk menatap Li Ying. “.... Apa yang kau lakukan di tempat itu sendirian?.... tidakkah kau tau di tempat ramai seperti itu sangatlah berbahaya?!!.... bagaimana jika ada yang berbuat jahat kepadamu?!! ” Tanyanya lagi dengan penuh amarah.


Walaupun yang terlihat saat ini adalah kemarahan, namun Li Ying mengerti dan tau betul kalau sang perdana menteri itu tengah mengkhawatirkan putri kecilnya.


“Ayah, tenanglah!.... putrimu ini bisa menjaga dirinya dengan baik. ” Ucap Li Ying yang dibalas dengan anggukan kecil oleh Song Xuanren.


“Melindungi diri sendiri?.... ” Tanyanya dengan penuh penekanan. “.... Lihatlah dirimu, begitu kecil dan mungil!!.... bagaimana jika kau berhadapan dengan para preman pasar?!!.... menghajar mereka dengan tangan mungil itu?!! ” Tanyanya yang benar benar merasa geram bercampur khawatir.


Song Xuanren yang mendengar itupun kembali menganggukkan kepalanya. “Iya, memang itulah yang putrimu lakukan tadi! ” Ucapnya dalam hati, namun kemudian ia berkata. “Li Ho, ini sudah malam!... biarkanlah putri kecil mu itu beristirahat, ada beberapa hal yang ingin aku bicarakan kepadamu! ”Ucapnya kepada sahabatnya itu.


Kemudian ia teringat akan sesuatu. “Ah!.... kebetulan aku juga memiliki beberapa pertanyaan kepadamu!! ” Ucapnya lagi sambil tersenyum aneh.


...༶•┈┈⛧┈♛𓅪♛┈⛧┈┈•༶...


Setelah sekembalinya Li Ying, kini Li Ho dan Song Xuanren nampak sedang duduk dan membicarakan sesuatu yang serius.


“Setelah kejadian itu, kaisar pun memutuskan untuk memperketat penjagaan di istana! ” Ucap Song Xuanren.


Sedangkan Li Ho kini nampak sedang merenungkan sesuatu. “Kau bilang anak panah itu melesat tepat ke arah kaisar, namun ada yang berhasil menghentikannya.... ” Ia berhenti sejenak dan menatap ke arah Song Xuanren dengan dalam. “.... Siapakah sosok pahlawan itu? ” Tanyanya.


Bukannya menjawab pertanyaan Li Ho, Song Xuanren kini justru malah tersenyum penuh arti. “Coba kau tebak!.... jika kau bisa menebaknya, maka koleksi lukisan panorama milikku akan menjadi milikmu!!” Ucapnya tanpa ragu.


Kini Li Ho mengerutkan dahinya, merasa heran dengan ucapan Song Xuanren barusan tadi. “Aku tak perduli dengan koleksi milikmu itu, lebih baik kau katakan saja langsung kepadaku!” Ucapnya dengan serius.


Nampak saat ini Song Xuanren menghela nafas dengan pasrah, kemudian ia berkata. “Li Ying putrimu!” jawabnya singkat.


Kerutan di dahi Li Ho semakin mendalam, dengan perasaan kesal ia kembali bertanya. “Song Xuanren, aku rasa telingaku sedikit bermasalah.... coba kau katakan sekali lagi!! ” Ucapnya untuk meyakinkan.

__ADS_1


Dan Song Xuanren pun kembali menjawab. “Orang yang menyelamatkan nyawa kaisar adalah putri kecil mu, Li Ying! ” Ucapnya dengan begitu jelas.


__ADS_2