Seorang Kaisar Wanita.

Seorang Kaisar Wanita.
“Mintalah sesuatu dariku!”


__ADS_3

Mereka kini telah tiba di depan pintu gerbang istana, Li Ying yang melihat hal itupun kini melirik sekitar. Perumahan-perumahan yang ada di sekitarnya kini nampak sepi dengan pintu-pintu yang tertutup, tidak ada satu orang pun yang terlihat berlalu lalang. Sebenarnya itu adalah sebuah hal yang wajar, melihat betapa gelapnya langit malam saat ini, semua orang pun jelas sedang terlelap dalam tidurnya.


Dua orang prajurit yang berjaga di depan gerbang pun kini segera memberikan jalan, mempersilahkan mereka semua untuk masuk setelah melakukan sebuah misi yang cukup penting.


Namun di sela-sela itu, kedua prajurit itu kini diam-diam melirik ke arah Li Ying. Pancaran mata mereka menunjukkan sebuah rasa ingin tahu. Tidak banyak cerita yang mereka dengar tentang gadis kecil itu sebelum ini, namun entah bagaimana, tiba-tiba sebuah isu dan desas-desus pun mulai muncul tentangnya.


Ada yang mengatakan kalau gadis kecil itu telah menyelamatkan kaisar dari para pembunuh bayaran, ada pula orang yang bercerita bahwa gadis itu begitu cerdas hingga membuat siapapun yang melihatnya tercengang.


Pada awalnya mereka sama sekali tidak mempercayai hal itu, gadis kecil dari keluarga Li itu jelas masih seorang bayi. Semua orang tahu betul apa saja yang biasa anak-anak kecil seusianya lakukan, itu pasti tidak jauh-jauh dari permainan boneka dan semacamnya.


Akan tetapi pemikiran itu kini telah berubah. Gadis itu memang terlihat seperti anak-anak pada umumnya, begitu mungil dan lucu. Namun di saat melihat sosok gadis itu secara langsung, mereka semua pun pada akhirnya berfikir bahwa Li Ying memang berbeda dari anak-anak yang lain.


Raut wajah gadis kecil yang masih berusia lima tahun itu nampak sangat tegas dan berwibawa, kedua matanya pun memancarkan sebuah kekuatan dan ketegasan. Ia bagaikan seorang prajurit, di malam yang dingin dan larut gadis kecil itu masih tetap terjaga dan nampak siap siaga.


Kuda yang di naikinya pun berjalan melewati kedua prajurit tadi, begitu juga dengan rombongan-rombongan yang ada di belakangnya. Dan di saat sosok gadis itu mulai menjauh dari pandangan, kedua prajurit yang menjaga gerbang itupun kini saling melirik, kemudian salah satu di antara mereka pun berkata.

__ADS_1


“Apakah benar kau gadis kecil itu tadi adalah nona kedua Li?!” Tanyanya, kepada temannya itu.


Sedangkan orang yang di tanyai itupun kini sedikit terdiam, kemudian menganggukkan kepalanya dan berkata. “Aku rasa iya, namun walau sudah melihatnya secara langsung aku masih tetap tidak percaya!... Lihatlah betapa kecil dan mungilnya dia! Gadis itu masih bayi, apakah wajar jika ia ikut dalam misi seberbahaya itu?!” Ujarnya, yang benar-benar tidak habis pikir.


...༶•┈┈⛧┈♛𓅪♛┈⛧┈┈•༶...


Wang Zeming kini membatu Li Ying untuk turun dari atas kuda, gadis kecil itu hanya diam dan melirik ke arah lain. Setelah berhasil menurunkannya, pandangan pangeran itupun kini menoleh ke arah seseorang yang sedang melangkahkan kakinya mendekat.


Terlihat di sana kaisar Haocun kini sedang berjalan dengan langkah kaki cepat menuju ke arahnya, di belakangnya terdapat beberapa pengawal dan kasim kepercayaannya. Melihat hal itu, Wang Zeming pun segera memberi salam, namun sebelum punggungnya sempat membungkuk, ayahnya itupun segera mengangkat salah satu tangannya untuk memberitahukan bahwa ia tidak perlu untuk melakukan hal itu.


Melihatnya dari atas sampai bawah, sepertinya gadis kecil itu masih dalam kondisi sehat dan baik-baik saja. Untuk sesaat Kaisar Haocun pun menghela nafasnya dengan lega, namun untuk memastikannya ia pun berkata. “Li Ying, anakku! Apakah kau baik-baik saja?... Li Ho pasti tidak akan pernah memaafkan ku jika sesuatu terjadi kepadamu!” Ucapnya, sembari berlutut untuk mensejajarkan tinggi badannya dengan tinggi badan gadis kecil itu.


Sedangkan Li Ying yang mendengar pertanyaan itupun kini sedikit mengerutkan dahinya, jujur saja ia sedikit merasa terganggu dengan salah satu kata yang kaisar itu ucapkan. “Adik b*doh, sejak kapan aku menjadi anakmu?!!” Gumamnya yang menggerutu dalam hati.


Namun, untuk menjaga sikapnya gadis kecil itupun kini tersenyum dan berkata. “Saya baik-baik saja, yang mulia... ” Ia terdiam untuk sesaat, melirik kearah kereta kuda yang didalamnya berisi anak-anak yang ia tolong. “... Akan tetapi, keadaan anak-anak itu sedikit mengkhawatirkan. Mereka telah melewati masa-masa yang berat, aku yakin selama ini mereka pasti sangat menderita!” Ucapnya, yang membuat kaisar itu kini mengalihkan pandangannya dan menatap ke arah kereta kuda tersebut.

__ADS_1


“Aku sudah membaca pesanmu, anak-anak itu pasti akan segera mendapatkan perawatan terbaik! Lalu, bagaimana dengan pria yang kau sebutkan waktu itu?” Tanyanya.


Dan Li Ying pun segera melirik ke suatu arah, menunjukkan keberadaan pria itu yang kini tubuhnya tengah terikat dan nampak tidak berdaya.


Setelah melihatnya untuk sekilas, Kaisar Haocun pun segera melirik ke arah para prajurit yang ada di sana. Mengetahui maksud yang diinginkan oleh sang kaisar, para prajurit pun menganggukkan kepalanya dan segera membawa pria itu pergi untuk di masukkan ke dalam penjara sebelum diadili keesokan harinya.


Kemudian, pandangan kaisar itu pun kini kembali menatap ke arah Li Ying. Mengetahui kalau malam kini sudah sangat larut, ia pun berkata kepada gadis kecil itu. “Li Ying, apakah kau akan langsung pulang?.... Ini sudah sangat larut, bagaimana kalau kau beristirahat di sini saja? Aku akan menyuruh para pelayan untuk menyiapkan sebuah kamar, kau bisa tidur dan beristirahat dengan tenang di sana, bagaimana?” Tawarnya.


Namun Li Ying yang merasa tidak nyaman pun kini menggelengkan kepalanya, kemudian gadis kecil itu berkata. “Terimakasih banyak, namun sepertinya aku tidak bisa!... Keluarga ku pasti sedang menunggu ku dengan cemas, terutama ayahku, aku ingin segera pulang dan menyapanya.” Ucapnya, yang hanya sekedar beralasan.


Mendengar hal itu, Kaisar Haocun pun tentunya mengerti. Ia tahu betul bagaimana sifat Li Ho, pria itu pasti sangat mengkhawatirkan putri kecilnya ini. Sebenarnya dalam hati Kaisar Haocun pun juga merasa bersalah, ia telah mengirim gadis kecil ini kedalam situasi yang berbahaya dan membuat hati seorang ayah kini menjadi sangat cemas.


Tak ingin terus-menerus menahan gadis itu, ia pun pada akhirnya menganggukkan kepala dan mengizinkannya untuk pergi. "Hem, baiklah!... Namun sebelum itu, mintalah sesuatu kepadaku!” Ucapnya, yang membuat Li Ying kini sedikit mengerutkan dahinya dengan bingung.


“Meminta sesuatu?” Gadis kecil itu mengulangi salah satu kalimat yang Kaisar Haocun ucapkan, sedikit merasa bingung dengan maksud di dalamnya.

__ADS_1


Melihat ekspresi di wajah Li Ying, kaisar Haocun pun menganggukkan kepalanya. Kemudian ia kembali berkata. “Kau telah berjasa besar, jadi mintalah sesuatu dariku, Li Ying!”


__ADS_2