
Li Ying hanya bisa terdiam selama beberapa saat setelah mendengar bentakan dari ayahnya itu. Apa yang Li Ho katakan adalah sebuah bentuk kekhawatiran dari seorang ayah terhadap putrinya, mau bagaimana pun tubuh yang ia tempati saat ini adalah milik putri seseorang.
Sebenarnya ia merasa bersalah dalam hati, namun apa boleh buat jika tubuh gadis kecil ini sudah menjadi miliknya?.... tidak mungkin bukan orang yang dulunya adalah seorang kaisar yang hampir memasuki usia tua secara tiba-tiba harus bersikap selayaknya gadis kecil hanya karena permainan takdir.
“Maafkan aku, bersikap seperti itu sangatlah memalukan!!.... bahkan aku tidak tahu bagaimana caranya bersikap selayaknya wanita! ” Gumam Li Ying dalam hati.
Di sisi lain, Wang Zeming yang melihat bahwa Li Ying hanya terdiam dan melamun setelah mendapat bentakan dari ayahnya itu pun kini berkata. “Tidak perlu terlalu khawatir, aku sendirilah yang akan memastikan keselamatannya! ” Ucapnya.
Kemudian pangeran itu berdiri dari duduknya, melangkahkan kakinya mendekat ke arah Li Ying dan meletakkan salah satu tangannya di atas kepala gadis kecil itu. “Lagipula kaisar sudah memerintahkan untuk merahasiakan keterlibatan putri mu dalam masalah ini, di tambah lagi ia juga menjanjikan sebuah imbalan! ” Ucapnya lagi.
“Pangeran, kau tahu bukan bahwa aku sama sekali tidak perduli dengan imbalan apapun yang kaisar berikan!... ” Li Ho menggelengkan kepalanya, dan memasang sebuah ekspresi yang benar-benar menggambarkan ketidak setujuan. “...Putriku lebih berharga, aku tidak bisa membiarkannya untuk ikut campur dalam masalah seperti ini!! ” Ucapnya dengan tegas.
Membuat Wang Zeming mengerutkan dahinya dengan kesal dan berkata. “Kau sangat keras kepala, Li Ying adalah gadis yang sangat cerdas untuk anak seusianya!... bahkan ia dapat memberikan solusi dari sebuah permasalahan hanya dengan beberapa informasi yang ia dapat!!” Ucapnya, yang kini benar-benar mendesak perdana menteri itu.
Merasa tak terima, Li Ho pun berdiri dari duduknya dan menatap tajam kearah Wang Zeming. Namun saat ia akan membuka mulutnya untuk menolak dengan tegas, tiba-tiba pintu ruangan terbuka bersamaan dengan kedatangan seseorang.
“Kenapa kau sangat meributkannya?... jika anak itu menginginkannya maka biarkan saja! ” Ucap dari seorang wanita paruh baya yang baru saja memasuki ruangan dengan wajah dingin.
Sedangkan Li Ho yang melihat kedatangannya itupun tampak mengerutkan dahinya dengan tidak suka dan bertanya. “Untuk apa kau kesini?.... dan apa maksud perkataan mu itu tadi?! ”
“Apakah kau tidak paham, suamiku? ” Ucap nyonya besar Li yang balik bertanya. “Jika dia bisa melakukan sesuatu yang lebih berguna maka baguslah!.... setidaknya ia memiliki sedikit nilai untuk lahir ke dunia ini!! ” Ucapnya lagi, dengan tampang dingin tanpa merasa bersalah sedikit pun.
__ADS_1
Wang Zeming, sang pangeran ketiga yang mendengar ucapan kasar dari seorang ibu terhadap putrinya itupun merasa geram. “Apa-apaan itu?... apakah seorang ibu pantas berkata seperti itu?!.... perkataannya bahkan membuat ku lebih kesal! ” ia bergumam dalam hati, kemudian melirik ke arah Li Ho yang memasang ekspresi tak suka. “Penolakan dari perdana menteri adalah sebuah hal yang normal, bahkan aku sudah menebaknya sedari awal!... namun persetujuan dari nyonya besar Li ini sedikit... ”
“Tidak bisa kah kau menjaga mulutmu itu sekali saja, hah?!!! ” Bentak sang perdana menteri Li yang membuat Wang Zeming tersadar dari lamunannya.
“Apa salahnya?!! ” Nyonya besar Li menyahut dengan nada tinggi.
Kemudian melirik ke arah Li Ying dengan tatapan tajam sembari berkata. “Bukankah gadis itu yang menginginkannya sendiri?!.... jika ia ingin membuktikan bahwa dirinya itu cukup berharga, maka biarkanlah!!.... aku ingin melihat, bagaimana gadis kecil yang sok pintar sepertinya akan menyelesaikan masalah ini!!” Ucapnya, yang terkesan seperti meremehkan kemampuan Li Ying.
Mendengar hal itu, Li Ying pun mengepalkan kedua tangannya dan menundukkan kepalanya untuk menahan emosi. “Tidakkah aku sudah cukup bersabar?.... ucapannya itu tidak hanya merendahkan, tapi juga menghina harga diriku!! ” Geramnya dalam hati.
Sedangkan Wang Zeming yang melihatnya itu pun berfikir bahwa Li Ying kini tengah terluka dan sedang menahan tangis, apalagi kata-kata kasar itu sudah cukup keterlaluan untuk anak sekecil dia.
“Apakah kalian tidak menghargai keberadaan ku?! ” Tanya Wang Zeming dengan nada dingin serta aura kelam yang sangat mencekam.
Namun sebelum ia benar-benar keluar dari ruangan, pangeran itu terlebih dahulu melirik ke belakang dan melemparkan sebuah tatapan sinis terhadap nyonya besar Li sembari berkata. “Sangat memalukan, bahkan seekor induk anjing yang cacat jauh lebih baik darinya! ” Ucapnya yang menyindir dengan suara lirih.
Namun sindiran itu masih cukup keras untuk di dengan oleh sang nyonya besar Li!
...༶•┈┈⛧┈♛𓅪♛┈⛧┈┈•༶...
Li Ying kini dibawa masuk ke dalam kereta kuda yang mengantarnya pulang tadi, dan hal itu pun di saksikan secara langsung oleh para penjaga yang berjaga di sekitar sana.
__ADS_1
“Apakah nona kedua akan pergi lagi? namun ini sudah malam! ” Ucap seorang penjaga.
Dan hal itu membuat Wang Zeming yang semula akan menaiki kereta pun terdiam untuk sesaat dan menjawab pertanyaan itu dengan sengit. “Apakah kau punya hak untuk menanyakan hal itu?!... bahkan tuan kalian saja tidak cukup layak untuk bertanya seperti itu kepadaku!! ” Ucapnya, kemudian dengan cepat masuk dan menyuruh sang kusir untuk segera menjalankan kereta kudanya.
“Tunggu,Yang mu__”
Mereka hanya bisa terdiam di tempat sembari menatap kepergian kereta itu dengan tatapan kosong.
Dan dalam hati mereka pun bertanya-tanya, sebenarnya apa yang sudah terjadi?.... mengapa pangeran ketiga membawa pergi nona kedua dari kediaman ini sambil marah-marah?
Di sisi lain, Li Ying yang berada di dalam kereta kuda itu kini mengedipkan matanya beberapa kali setelah melihat Wang Zeming masuk dan duduk di sampingnya dengan wajah gelap.
“Kenapa kau mengedipkan matamu seperti itu?! ” Tanya Wang Zeming dengan dingin tanpa menoleh sedikit pun.
Mendengar itu, Li Ying pun berkata. “Aku tahu bahwa kau adalah tipe orang yang mudah marah, namun setidaknya cobalah untuk menyembunyikan ekspresi mu itu! ” Ucapnya, yang justru malah memberi nasihat.
Wang Zeming tampak mengerutkan keningnya dan menatap Li Ying untuk beberapa saat, kemudian pangeran itu mendengus kesal dan berkata. “Diamlah, jangan seenaknya mengomentari diriku! ” ketusnya, kemudian mengalihkan pandangannya dan menatap ke arah lain.
“Apakah kau selalu diperlakukan seperti itu? ” Tanyanya, setelah terdiam untuk beberapa saat.
Mendengar pertanyaan itu, Li Ying pun menggelengkan kepalanya, kemudian gadis itu berkata dengan santai. “Entahlah, aku tidak begitu ingat dengan hari-hari di masa lalu!... ” jawabnya, kemudian ia melanjutkan. “.... Walaupun aku tahu bahwa nyonya besar Li tidak begitu menyukaiku, tapi itu bukan masalah besar!.... sejujurnya aku tidak terlalu perduli, karena itu hanya akan menjadi beban tak penting dalam pikiranku!! ” Ucapnya lagi, yang seolah-olah ia adalah anak yang telah menghapus harapan di hatinya untuk mendapatkan kasih sayang dari seorang ibu.
__ADS_1
“Dia bahkan tidak memanggilnya dengan sebutan ibu!.... padahal anak ini begitu pintar dan berbakat, lalu mengapa nyonya besar Li sebegitu membencinya?! ” Gumam Wang Zeming yang bertanya-tanya dalam hati.
Sedangkan Li Ying yang seolah-olah mengerti dengan apa yang pangeran itu pikirkan pun tersenyum tipis, kemudian gadis itu bersandar pada dinding kereta dan memejamkan matanya sembari berkata. “Aku juga tidak begitu mengerti... ” ia membuka matanya untuk sejenak, kemudian menutupnya kembali. “... mengapa ia sampai sebegitu nya membenciku! ” Lanjutnya lagi.