Seorang Kaisar Wanita.

Seorang Kaisar Wanita.
Rencana itu tidak cocok untukmu!


__ADS_3

Mereka berdua kini berjalan kembali ke tempat di mana Li Ying menyuruh mereka menunggu tadi. Wang Zeming yang sedari tadi di seret pun kini menepis tangan kakaknya dengan kasar, kemudian ia mendengus dan berkata. “Kenapa kau menyeret ku?!.... aku bisa jalan sendiri!! ” Ucapnya dengan ketus.


Namun sebelum Wang Yelu sempat menjawabnya, seseorang pun datang dan berkata kepada mereka. “Ada apa ini?... ” Tanyanya, yang membuat kedua pangeran itu menoleh. “.... Bukankah aku menyuruh kalian untuk menunggu dan berjaga?.... kenapa sekarang kalian malah bertengkar?! ” Tanya Li Ying lagi, dengan dahi yang berkerut.


Nampak sekali kalau gadis kecil itu kini sedang marah kepada mereka.


Melihat hal itu, Wang Yelu pun kini segera menggelengkan kepalanya. Kemudian, ia melirik Wang Zeming sekilas sebelum berkata. “Kami tidak sedang bertengkar, Ying meimei!... ” Elaknya, lalu kembali berkata. “... kami baru saja kembali setelah mencari informasi dari warga sekitar!”Jelasnya.


Kemudian, Wang Zeming pun tiba-tiba menyahut. “Apakah kau tahu? kepercayaan mereka kepada orang itu benar-benar tidak masuk akal!!.... aku bahkan masih tidak percaya bahwa mereka menyerahkan anak-anak mereka begitu saja tanpa ada rasa curiga sedikitpun!!” Ucapnya, dengan emosi yang menggebu-gebu.


Setelah mendengar hal itu, Li Ying pun kini menghela nafasnya. Kemudian, gadis itupun mendudukkan dirinya di sebuah batu besar di bawah pohon dan berkata. “Apakah di dalam dirimu itu hanya ada api?.... tenangkan lah dirimu, pangeran ketiga! ” Tegur nya, yang membuat Wang Zeming diam dan menurut.


Setelah itu, ia melirik Wang Yelu dan berkata. “Aku melihat, di dalam sana ada seorang pria yang sepertinya itu adalah tuan kaya raya yang orang-orang maksud! ” Ujarnya.


Dan Wang Yelu pun segera berkata. “Begitu kah? lalu apa yang terjadi?! ” Tanyanya, yang menuntut jawaban.


Sedangkan Li Ying yang di tanyai itupun kini melanjutkan ucapannya tadi. “Nenek itu mempercayakan cucunya untuk di rawat oleh orang itu!... dan dia menerimanya dengan senang hati. ” Ia terdiam untuk sesaat, sedikit melirik ke arah kediaman tadi lalu kembali berkata. “ Dan setelah nenek itu pergi, cucunya pun segera di bawa ke suatu tempat oleh seorang pelayan! ” Ucapnya, yang menceritakan apa yang ia lihat tadi.

__ADS_1


Mendengar hal itu, Wang Zeming pun bertanya. “Ke suatu tempat?.... Kira-kira tempat apa itu?! ”


“Aku tidak tau!” Jawab Li Ying, sembari menggelengkan kepalanya. Kemudian, ia kembali berkata. “.... Sulit untuk mengetahuinya, karena pintu masuk ruangan itu di jaga oleh beberapa orang!... dan saat aku mengelilinginya, di sana sama sekali tidak ada jendela, bahkan untuk lubang keluar-masuknya udara pun juga tidak ada!” Ujarnya, yang menjelaskan.


Kemudian, gadis itupun kini sedikit berfikir. Lalu melirik kedua pangeran itu satu persatu dan berkata. “Bagaimana kalau kalian membawaku ke sana dan berkata kepada mereka untuk merawat ku seperti yang di lakukan orang-orang?... ” Ucapnya, yang memberi usulan setelah berfikir dan mempertimbangkannya.


Mendengar usulan itu, kedua pangeran pun kini mengerutkan dahinya, dan memasang wajah bingung lantaran tidak mengerti.


“Apa maksudmu?! ” Tanya Wang Yelu.


Dan Li Ying pun menjawab. “Mereka hanya menerima anak kecil untuk di bawa, jadi sepertinya mereka tidak akan mencurigai ku karena aku juga seorang anak-anak! ” Jelasnya.


“Itu tidak mungkin, Ying meimei! ” Ucap Wang Yelu.


Kemudian, Wang Zeming menambahkan. “Iya, itu tidak akan berhasil!.... alih-alih percaya, mungkin mereka akan langsung mencurigai mu dengan sekali pandang! ” Ucapnya, yang membuat Li Ying kini menaikkan salah satu alisnya dengan heran.


“Hah? Kenapa?!” Tanyanya dengan bingung. “Bukankah itu adalah rencana yang bagus?.... Dengan membawaku ke sana, maka aku pasti akan di tempatkan di tempat dimana anak-anak itu berada! ”Ucapnya, yang berusaha untuk menjelaskan agar kedua pangeran itu faham akan tujuannya.

__ADS_1


Namun, mereka berdua pun segera menggelengkan kepalanya dan membantah ucapan Li Ying tadi dengan berkata. “Rencana itu memang terdengar bagus, tapi aku yakin itu tidak akan berhasil! ” Ucap Wang Yelu, yang masih tidak yakin dengan rencana yang Li Ying buat.


Kemudian, dahi gadis itupun kini di sentil pelan oleh Wang Zeming selagi pemuda itu berkata. “Yang kakak pertama katakan itu benar!.... dilihat dari sudut manapun, kau ini memang terlihat sangat mencurigakan! ”Ucapnya, kemudian ia kembali berkata. “.... Jika kau ingin masuk ke dalam sana sebagai anak kecil, maka hal pertama yang harus kau lakukan adalah bercermin!” Ucapnya, dengan nada bicara yang begitu sarkas.


...Sedangkan Li Ying yang mendengar hal itu pun kini mengerutkan dahinya, kemudian ia mengusap dahinya yang di sentil tadi dengan salah satu tangan sembari berkata. “Apa maksud kalian?!.... di lihat dari mana pun aku ini adalah seorang anak kecil, tentu saja mereka akan percaya!.... apakah kalian berdua melihatku sebagai orang tua?!... memang di kandang hewan mana otak kalian tertinggal, hah?!! ” Ucapnya....


Dan mereka pun kini mulai berdebat.


“Anak kecil kau bilang?!.... memangnya ada anak kecil yang melakukan pekerjaan seperti ini selain dirimu?!!” Tanya Wang Zeming.


Kemudian, saat Li Ying akan menjawab, pangeran itupun segera menyela. “Diam dulu dan dengarkan aku!!.... sekarang kau coba pikir-pikir kembali, apakah dirimu ini memang terlihat seperti anak kecil?!.... cara bicaramu sama sekali tidak menggemaskan, kata-kata yang kau ucapkan dari mulutmu itu sama sekali tidak terdengar seperti ocehan anak-anak yang lugu!.... apakah kau berfikir mereka akan percaya kepadamu?.... dasar anak aneh!!! ” Ucapnya, sembari menunjuk-nunjuk kan jarinya ke arah gadis kecil itu.


Sedangkan Li Ying yang mendengar ucapan pedas dari Wang Zeming itupun kini melirik tajam dan berkata. “Anak aneh kau bilang?!... aku ini cerdas, tidak sepertimu yang waktu kecil selalu pergi dan menghilang lalu kembali dengan keadaan tubuh penuh lumpur setelah membuat kekacauan!! ” Ucapnya, yang menyerang balik pangeran itu dengan kata-kata yang tak kalah pedas.


Merasa tak terima, Wang Zeming pun kini mengulurkan kedua tangannya dan mencubit pipi gembul gadis itu lalu berkata. “Beraninya kau__ tunggu!! dari mana kau tau hal itu?! ” Tanyanya, setelah sadar akan apa yang Li Ying ucapkan.


Namun saat Li Ying akan membuka mulutnya, Wang Yelu pun segera melerai mereka berdua. “Kalian berdua, diamlah!!!... ” Serunya, dengan sedikit membentak.

__ADS_1


Setelah itu , ia melirik ke arah Wang Zeming dengan kesal lalu berkata. “Kau! Kau ini bukan anak kecil lagi!!.... kenapa bersikap seperti itu?! ” Tanyanya, kemudian ia melirik Li Ying dan kembali berkata. “Dan Ying meimei, aku tau kau merasa tidak terima!.... tapi apa yang Wang Zeming katakan itu tidak sepenuhnya salah, kau memang tidak layak untuk di sebut sebagai anak kecil! ” Ucapnya, yang membuat kedua orang itu kini terdiam.


__ADS_2