
Keesokan harinya, di pagi-pagi buta, pintu kediaman itupun di ketuk oleh seseorang. Dan tak lama kemudian, seorang pelayan pun datang dan membuka pintu.
“Siapa kalian?!” Tanya pelayan itu dengan dahi yang berkerut.
Terlihat, di hadapannya saat ini terdapat dua orang pria dengan juba hitam yang sangat mencurigakan.
“Apa yang kalian inginkan? Apakah kalian ke sini untuk meminta uang?” Tanyanya lagi, dengan tatapan mata yang penuh akan curiga.
Melihat hal itu, kedua pria berjubah hitam tadi pun kini saling melirik. Kemudian, setelah beberapa saat salah satu dari mereka pun mendekat dan berkata. “Tidak, kami tidak sedang ingin meminta uang!... ” Ucapnya, lalu ia mendorong sesuatu yang bersembunyi di balik badannya dan berkata. “... Akan tetapi, bisakah kalian menampung anak ini?... kami sudah tidak sanggup lagi untuk merawatnya, lagipula dia yatim piatu, kedua orang tuanya baru saja meninggal karena kelaparan.” Ucapnya, yang berbicara dengan terus terang.
Mereka adalah Wang Yelu dan Wang Zeming. Kedua pangeran itu kini pada akhirnya menggunakan rencana yang Li Ying usulkan. Yah, walaupun pada awalnya mereka memang sempat melakukan perdebatan yang panjang dan sengit.
Namun karena Li Ying tetap bersikeras, mereka pun pada akhirnya tidak bisa berkata-kata lagi dan memilih untuk mengiyakannya saja.
Sedangkan di sisi lain, pelayan yang bertanya tadi pun kini melirik ke bawah. Tatapan matanya kini tertuju kepada seorang gadis kecil yang nampak begitu mungil dengan wajah menggemaskan serta mata yang menatapnya dengan tatapan polos.
Melihat hal itu, pelayan tadi pun kini sedikit berfikir. Anak kecil ini terlihat sangat jauh berbeda dari anak-anak yang pernah datang ke sini sebelumnya.
Ketimbang di sebut anak dari lingkungan kumuh, gadis kecil itu lebih mirip seperti bangsawan atau anak orang kaya.
Hal itu bisa di lihat dengan jelas dari kulit putihnya yang mulus dan bersih. Walaupun pakaiannya memang tampak kumal dan sangat tidak enak di pandang, namun kondisi fisik tubuh gadis kecil nampak sangat terawat.
Merasa aneh akan hal itu, pelayan tadi pun kini kembali bertanya. “Gadis ini, apakah dia saudara kalian?” Tanyanya, yang menatap curiga kepada dua pria tadi.
Mendengar hal itu, Wang Yelu dan Wang Zeming pun menganggukkan kepalanya secara bersamaan.
__ADS_1
“Iya, itu benar!... Gadis kecil ini adalah sepupu kami!” Ucap Wang Zeming.
Kemudian, Wang Yelu pun menambahkan. “Beberapa hari yang lalu, anak ini kehilangan orang tuanya. Kami tidak bisa terus-menerus mengurusnya, apalagi kami sering berpergian ke sana ke mari dengan tidak pasti, jadi sangat mustahil untuk membawanya!” Ucapnya.
Lalu, setelah terdiam untuk sesaat dan menatap Li Ying untuk sekilas. Pangeran itupun menghela nafasnya pelan dan kembali berkata. “Kami dengar di tempat ini kalian bersedia untuk menampung anak-anak sepertinya, dan karena itulah aku membawanya kemari!” Ucapnya, dengan panjang lebar.
Bahkan ia sama sekali tidak terlihat ragu sedikitpun saat mengatakan kebohongan seperti itu, seolah-olah dirinya memang sudah terbiasa melakukannya.
Sedangkan pelayan yang tadi itupun kini sedikit berfikir. Dilihat dari mana pun, gadis kecil itu jelas adalah barang yang sangat bagus. Hampir tidak mungkin bagi mereka untuk mendapatkan anak secantik ini di lingkungan yang kumuh.
“Hem, tuan besar pasti akan sangat senang begitu ia melihat hal ini!” Gumamnya dalam hati.
Kemudian, ia tersenyum dan menyeringai di saat kepalanya kini sedang memikirkan sesuatu. “Hahaha! Jika aku menunjukkannya, dia pasti akan memberi ku uang tambahan!.... kesempatan emas seperti ini jangan sampai terlewatkan, aku harus segera membawa gadis kecil ini!!” Gumamnya lagi dalam hati.
Kemudian ia menatap dua pria tadi dan berdehem sebelum berkata. “Ekhem! Baiklah, kapan kalian akan menyerahkannya?” Ucapnya, yang bertanya.
Namun, jawaban yang keluar dari mulut kedua pria itupun membuat pelayan tadi kini sedikit terkejut.
“Sekarang!!”
“Kalian bisa membawa anak ini sekarang juga!!” Ucap Wang Yelu dan Wang Zeming secara bergantian.
Mendengar hal itu, pelayan yang tadi pun kini membelalakkan kedua matanya. Wajahnya pun nampak begitu heran dan bingung, ia sama sekali tidak menduga kalau mereka akan melepas gadis kecil ini secepat itu.
“Se.. Sekarang juga?” Ia mengulangi salah satu kalimat yang mereka katakan dengan nada ragu. “Apa kalian benar-benar akan menyerahkan anak ini kepada kami hari ini juga?!” Tanyanya lagi, untuk memastikan jawaban mereka.
__ADS_1
Dan kedua pria itupun kini sama-sama mengangguk dengan yakin.
“Tentu saja, lagipula kami akan segera pergi untuk meninggalkan desa ini.” Ucap Wang Zeming.
Kemudian, pangeran itu sedikit mendorong tubuh Li Ying dengan pelayan untuk mendekat ke arah pelayan tadi. “Jadi, tolong jaga anak ini dengan baik!.... kami akan mempercayakannya kepada kalian.” Ucapnya, kemudian segera pergi bersama dengan Wang Yelu tanpa mengatakan apapun lagi.
Melihat hal itu, sang pelayan pun kini hanya bisa terdiam dan menatap kepergian mereka dengan wajah bengong.
Dan saat ia tersadar, pelayan itupun segera berseru untuk memanggil mereka. “Eh?... Hei!!... Hei!!! Tunggu!!!... apakah kalian__”
Ucapannya terhenti, kedua pria itu kini telah menghilang dari pandangannya begitu saja. Kemudian, setelah menghela nafas panjang, pelayan itupun kini melirik ke arah Li Ying.
“Hei, kau!!” Panggilnya.
Dan Li Ying pun hanya mendongakkan kepalanya untuk menatap pelayan itu dengan raut wajah yang dibuat seakan-akan ia kini sedang meras ketakutan.
“Hei gadis kecil, siapa namamu?!” Tanyanya, dengan nada bicara yang terkesan sedikit tidak ramah.
Mendengar pertanyaan itu, Li Ying pun kini teringat akan ucapan kedua pangeran tadi yang sempat memperingatkan dirinya untuk selalu bersikap selayaknya seorang anak kecil yang dibuang.
“Cek! Rupanya berpura-pura menjadi anak kecil itu rupanya sangat merepotkan!... aku jadi harus berfikir bahkan sebelum membuka mulut dan membuat ekspresi!!” Gumamnya, yang menggerutu dalam hati.
Namun kemudian, gadis itupun kini memasang wajah takut bercampur sedikit di saat ia mulai membuka mulutnya dengan ragu-ragu. “Sa... Saya... Nama saya Li__” Ia sedikit terdiam di saat mulutnya hampir saja mengatakan namanya yang asli. “... Ma.. Maksudku, nama saya Ling Ling!” Ucapnya, yang entah menggunakan nama milik siapa.
...༶•┈┈⛧┈♛𓅪♛┈⛧┈┈•༶...
__ADS_1
Author : Halo para pembaca yang setia, sebelumnya author mau minta maaf karena udah gak up lamaaaaaaaa banget 😅.... Kalau di tanya alasannya ya kayak biasa, author ada kesibukan lain (alasan umum setelah hiatus satu abad). Eh tapi beneran deh gak bo'ong! 😣.... Dan kalaupun hiatus pasti di lanjutin kok, gak mungkin lah author ngegantung cerita🤧
Dan terimakasih banget ya untuk kalian yang udah mau nungguin up terbaru 🥰 sumpah deh kalian itu setia banget+baik hati+dermawan+rupawan, dan aku do'akan semoga sinyal Wifi terbaik selalu menyertai kalian, amin🙏