
Pria itu kini mulai melirik sekitarnya, otaknya yang licik itu berusaha memikirkan sesuatu agar ia dapat kabur dari sini dengan aman.
“Ikut denganku, cepat!!” Ucapnya, yang memberi perintah kepada pelayan tadi.
Kemudian, ia pun melangkahkan kakinya pergi menuju kamar gadis kecil ‘miliknya’. Karena jika ia ingin kabur, maka istri masa depannya pun juga harus ikut bersamanya.
Dan saat ia telah sampai, pria itupun segera masuk dan melangkahkan kakinya ke arah ranjang. Melihat kalau gadis kecil itu kini tengah tertidur pulas, ia pun dengan segera mendekat dan mengangkat tubuh mungil itu untuk di bawa kedalam gendongan.
“Aku tidak akan membiarkanmu terpisah dariku!!” Bisiknya, dan itu tepat di samping telinga Li Ying.
Sedangkan Li Ying yang sedari tadi hanya berpura-pura tidur pun kini sedikit mengerutkan dahinya, jujur saja ia merasa sangat merinding dengar ucapan pria gila itu. Apalagi saat ini ia juga bisa merasakan dengan jelas kalau ada sebuah hembusan nafas yang menerpa kulit lehernya di saat pria itu mengucapkan kalimat mengerikan tadi.
“Cuih! Aku lebih baik mati daripada harus hidup bersamamu!!” Ucap Li Ying, yang bergumam dalam hati.
Pria itupun kini segera melangkahkan kakinya keluar, mendengar kalau ada sebuah keributan dari arah lain, ia pun dengan segera melangkahkan kakinya ke arah yang berlawanan untuk menghindar dari para prajurit istana yang kini sedang mengincar dirinya.
Berfikir bahwa ia masih dapat melarikan diri dengan cara melewati pintu belakang, pria itupun diam-diam menyeringai dan tersenyum dengan begitu licik. Namun saat ia baru melangkahkan kakinya keluar melewati pintu belakang, tiba-tiba pandangannya pun kini segera dipertemukan dengan sepasang mata tajam yang sedang menatap dirinya dengan tatapan mata yang begitu sengit.
“Lepaskan gadis itu!” Wang Zeming berkata dengan nada dingin, dan itu jelas adalah sebuah perintah penuh ancaman yang ia tujukan kepada pria yang kini tengah menggendong seorang anak kecil didalam pelukannya.
__ADS_1
Mendengar hal itu, pria itupun kini sedikit melirik ke arah Li Ying. Melihat wajah gadis itu yang terlihat begitu manis dengan mata yang terpejam erat, ia pun menggertak kan giginya dan berkata. “Untuk apa aku harus melepaskan anak ini, dia adalah keluargaku!” Ucapnya, yang jelas-jelas sedang berbohong. “Dan untuk dasar apa kalian melakukan semua ini? Tanpa alasan membuat kekacauan di tengah malam, dan itupun di kediaman seseorang!!” Ucapnya lagi.
Wang Zeming yang mendengarnya pun kini semakin berwajah gelap, ia bukanlah orang yang penyabar. Namun pria di hadapannya itu kini jelas sedang menentang dirinya dengan mengatakan hal seperti itu kepadanya.
“Huh, hanya itukah yang dapat kau katakan?” Ia mendengus dan berkata kepada pria itu dengan nada remeh. Kemudian, Wang Zeming pun segera mengarahkan pedang di tangannya ke arah pria tadi dan kembali berkata. “Di saat-saat seperti ini hanya ada dua hal yang dapat kau lakukan, menyerah atau mati dengan kepala yang terputus dari lehermu!” Ucapnya, yang terdengar begitu mengancam.
Namun ancaman itu nampaknya tidak membuat ia takut, pria itu bahkan tersenyum licik dan berkata. “Kau ingat membunuhku?” Ia bertanya dengan nada bicara yang juga terkesan sedang meremehkan. Kemudian, ia mengeluarkan sebuah belati kecil dan mengarahkannya ke arah Li Ying. “Kalau begitu lakukan saja, namun sebelum itu anak ini juga akan mati!!” Ucapnya, sembari menatap Wang Zeming dengan seringai keji di wajahnya.
Gadis kecil ini memang sangat berharga, bahkan sangking berharganya ia sampai memiliki keinginan untuk menjadikannya istri di masa depan nanti.
Namun, situasi saat ini benar-benar genting. Ia harus memikirkan beberapa cara agar bisa selamat dari para prajurit itu, dan salah satunya adalah mengancam mereka dengan menggunakan gadis kecil ini.
“Apakah kau tidak tau siapa aku?” Wang Zeming bertanya dengan nada penuh penekanan.
Di sisi lain, pria tadi yang mendengar pertanyaan itupun kini menaikkan salah satu alisnya. Melihat bahwa para prajurit istana kini sedang bersamanya, pemuda di hadapannya itu jelaslah bukanlah orang sembarangan.
“Aku tidak perduli dengan identitas mu!... Namun jika kau tidak membiarkanku pergi, maka nyawa anak ini akan dalam bahaya!!” Ucap pria itu, yang masih tidak ingin menyerah dengan situasi yang ia hadapi saat ini.
Namun reaksi yang di tunjukkan oleh Wang Zeming kini sungguh tidak terduga. Bukannya merasa takut dan khawatir dengan keselamatan gadis kecil ini yang menjadi sandra, pemuda itu kini justru tersenyum miring dan berkata.
__ADS_1
“Bahaya?” Pangeran itu mengulangi salah satu kata yang pria itu ucapkan, kemudian ia terkekeh kecil dan berkata. “Huh, lucu sekali!... Padahal orang yang sedang menggendong bahaya di pelukannya saat ini adalah dirimu!!” Ucapnya lagi, yang membuat pria itu kini mengerutkan dahinya dengan heran.
Dan di saat otaknya sedang sibuk mencerna ucapan Wang Zeming, tiba-tiba sebuah tendangan kuat dari kaki kecil milik seseorang pun mendarat tepat di wajahnya dan membuatnya sedikit melangkah mundur ke belakang.
Belati di tangannya pun kini juga terjatuh di tanah, Li Ying yang menendangnya tadi pun melepaskan diri dari gendongan pria itu dan mengambil belati tadi lalu menggunakannya untuk menodong balik.
“Hah! Aku sudah sangat muak denganmu, dasarnya baj*ngan busuk!” Ucapnya, yang berbicara dengan kata-kata kasar walaupun suaranya terdengar begitu manis dan terkesan kekanak-kanakan.
Pria tadi yang melihatnya pun kini membelalakkan kedua matanya dengan terkejut, sungguh tidak menyangka bahwa gadis kecil itu bisa melakukan hal seperti ini kepadanya.
“Kau?!!”
Ia membungkam kembali mulutnya, di mata bulat yang jernih itu sama sekali tidak ada kepolosan atau keluguan seperti yang ia lihat waktu pertama kali bertemu dulu.
Kini tatapannya terlihat begitu dingin dan tegas, sama sekali tidak terlihat seperti tatapan seorang anak kecil pada umumnya. Dan bahkan cara bicaranya pun juga berbeda.
“A... Apakah itu masih gadis kecil yang sama?!” Gumam pria itu yang bertanya-tanya dalam hati.
Sedangkan Wang Zeming yang melihat kejadian itupun kini tersenyum puas, sudah ia duga kalau gadis itu pasti akan melakukan sesuatu.
__ADS_1
Namun di sisi lain, para prajurit istana yang juga melihatnya itupun kini di buat tidak percaya. Mereka memang sudah tau kalau Li Ying adalah anak yang pemberani, akan tetapi saat melihat bagaimana caranya gadis kecil itu melayangkan tendangan tepat di wajah pria itu tadi, mereka pun berfikir bahwa ia sedikit tidaklah normal.
“Anak itu jelas telah menguasai ilmu bela diri, namun bagaimana itu mungkin?!!.... usianya bahkan baru menginjak lima tahun!” Ucap dari salah seorang prajurit yang bergumam dalam hati lantaran merasa begitu heran dengan kemampuan yang gadis kecil itu miliki.